
"Bibi, ayo berdiri..! Mulai sekarang, semuanya akan baik-baik saja." Ucap Lin Yue sambil menunduk dan membantu Ling An berdiri.
Mata semua orang yang berada disitu segera tertuju pada Lin Yue, setelah mendengar apa yang di katakannya. Berbagai pertanyaan muncul di benak mereka.
Mereka semua ingin maju untuk bertanya tetapi tidak ada yang bergerak, sebab mereka melihat Patriark telah berjalan mendekati Lin Yue. Sebelum Patriark akan mengajukan pertanyaan, Ling An yang telah berdiri berkata kepada Lin Yue.
"Yue'er.. apakah yang sebenarnya telah terjadi pada Tian'erku..? Dan apakah benar semuanya akan baik-baik saja..?"
"Aku tidak tahu apa yang telah terjadi pada Ling Tian. Tapi satu hal yang aku tahu, mulai sekarang tidak akan ada lagi di kota Daun Wangi ini ketiga Klan yang telah menyerang Klan Ling." Ucap Lin Yue tersenyum sambil memegang kedua tangan Ling An.
Lin Yue juga menceritakan kepada mereka bahwa Ling Tian hampir memusnahkan Klan Ji karena telah memprovokasinya.
"Apaaaaa..!"
Semua orang yang berada disitu berteriak karena sangat terkejut mendengar apa yang di katakan oleh Lin Yue. Tubuh mereka bergetar antara senang dan tidak percaya dengan apa yang di katakannya.
**
Di langit, di atas kediaman Klan Jiang..
"Kwaaakkk.. Kwaaakkk.."
Suara keras dari pekikan Elang mengagetkan semua orang yang berada di dalam Klan Jiang.
"Bos.. Sisakan para wanita dan anak-anak, jangan membunuh semuanya." Suara telepati dari Xiaohai terdengar dengan nada ketakutan mencoba memperingatkan Ling Tian.
"Hm.."
Hanya itu yang terdengar keluar dari mulut Ling Tian, kemudian mereka meluncur dari langit dengan sangat cepat menuju ke bawah.
"BOOM.. BOOM.. BOOM.."
Suara ledakan keras di iringi teriakan kematian, terdengar bersamaan dengan bangunan-bangunan yang roboh di sepanjang jalan yang mereka lewati.
"Li.. Li.. Ling Tian, ja..ja..jangan bunuh aku..!" Suara Jiang Feng yang sangat ketakutan terdengar memohon.
__ADS_1
"Ling Tian, tolong ampuni kami.." Kata Patriark Klan Jiang, yaitu Ayah Jiang Feng.
"BOOM.. BOOM.."
Ling Tian tidak melihat ke arah mereka berdua dan hanya mengayunkan tangannya meledakkan tubuh mereka berdua.
Ling Tian terus bergerak dan meledakkan semua kultivator pria yang mencoba melawan atau yang berlari bersembunyi. Tidak ada sedikitpun belas kasihan darinya, dan yang tercermin di matanya hanyalah api kemarahan.
Setelah 5 menit, Klan Jiang di selimuti kabut darah dari ribuan mayat yang tidak lagi memiliki tubuh yang utuh karena hancur berkeping-keping. Tidak ada satu bangunan pun yang terlihat berdiri, semuanya telah rata dengan tanah. Yang tersisa di Klan Jiang hanyalah para wanita dan anak-anak.
"Dasar Iblis..! Dasar Monster..! Kamu pantas di katakan seperti itu. Semoga Dewa membalasmu dengan lebih kejam lagi atas apa yang telah kamu lakukan ini."
Para wanita dan anak-anak melempari Ling Tian dengan apapun yang mereka pegang, tetapi itu semua tertahan oleh energi Qi yang keluar dari tubuhnya. Dia pun kemudian berkata..
"Jika kalian menyentuhku, mungkin aku akan memberikan sedikit pengampunan. Tetapi jika kalian menyentuh keluargaku, hanya satu kata untuk kalian.. KEMATIAN."
Ling Tian tidak mengambil apapun yang berada di Klan itu. Dia segera melesat ke langit bersama Xiaohai menuju Klan Wang dan Klan Bai yang telah bersekongkol dengan Klan Jiang untuk menyerang Klan Lingnya.
Kejadian yang sama seperti apa yang telah dialami oleh Klan Jiang, terjadi juga kepada kedua Klan tersebut. Ling Tian tidak mengambil apapun dan dia juga hanya menyisakan para wanita dan anak-anak.
Hanya dalam beberapa menit saja, Ling Tian telah menghilangkan ketiga Klan itu dari kota Daun Wangi. Kemudian dia segera kembali ke Hutan Bambu Hijau di dalam kediaman Klannya bersama Xiaohai.
Ling Tian yang merasakan tatapan dari mereka semua, tidak mempedulikannya. Dia turun dari punggung Xiaohai dan berjalan menuju ke arah Patriark Klan Ling dan berkata..
"Patriark, bawalah mereka semua keluar dari Hutan ini. Semuanya telah berakhir karena aku telah memusnahkan ketiga Klan yang menyerang Klan Ling."
"Apaaaaa..!"
Terdengar lagi teriakkan terkejut dari mereka semua. Rasa tak percaya terlukiskan dari wajah mereka, tubuh mereka bergetar karena menahan kegembiraan.
Hanya dalam beberapa menit saja sejak kedatangan Ling Tian, telah menghapuskan penderitaan mereka selama 2 bulan ini yang selalu berada dalam tempat persembunyian.
Baru setahun yang lalu dia meninggalkan Klan, kini orang yang dulu mereka anggap hanya sebagai sampah itu telah kembali dan menjadi tulang punggung mereka, serta tempat mereka bersandar. Tanpa di sadari, air mata mereka mengalir dengan sendirinya.
Ling Tian yang melihat itu semua hanya bisa menghela nafas panjang. Dia dulu membenci mereka karena telah mengucilkannya, tapi darah tetap lebih kental dari air. Sebagai keturunan Klan Ling, dia tidak mungkin akan membiarkan orang lain untuk menghancurkan Klannya.
__ADS_1
Selanjutnya Ling Tian mengeluarkan Cincin Ruang Ji Guo yang di dalamnya juga berisi Cincin Ruang milik 5 Tetua Klan Ji. Setelah mengeluarkan semua Ramuan Roh dari Cincin Ruang tersebut, dia memberikannya kepada Patriark Klan Ling.
"Di dalamnya ada sedikit uang, dan aku rasa itu cukup untuk biaya pembangunan Klan kembali."
Patriark menerima cincin itu dan memeriksanya. Dia tersentak kaget melihat isi Cincin Ruang itu, tapi dengan cepat dia menenangkan kembali emosinya. Uang di dalamnya sebanyak 40 juta koin emas, dan itu bahkan lebih dari cukup untuk membangun kembali Klan mereka.
Kemudian Ling Tian menunjuk ke arah Xiaohai dan berkata kepada Patriark..
"Dia juga akan membantu kalian semua."
"Kweeekkk.."
Xiaohai yang mendengar itu hanya bisa tertunduk lesu. Dia paling tidak suka di perintah oleh orang lain selain Ling Tian. Tetapi itu adalah perintah langsung dari Bosnya, jadi mau tidak mau dia harus menurutinya.
Ling Tian berbalik ke arah Lin Yue dan berkata.. "Yue'er..! Untuk sementara, aku akan berada di tempat ini karena aku akan menyembuhkan Ayah dan Kakakku. Jagalah Ibu selama aku di sini."
Lin Yue yang mendengar Ling Tian memanggil namanya seperti itu sangat bahagia. Dia hanya mengangguk lalu membawa Ling An keluar dari Hutan Bambu Hijau di ikuti oleh Xiaohai.
Orang-orang yang awalnya takut terhadap Xiaohai, sekarang telah berani mendekatinya karena tahu itu adalah Binatang Roh Ling Tian.
Xiaohai terus berjalan dengan kepala tertunduk, karena merasa bahwa di depan orang-orang ini, dia tidak bisa menunjukkan sikap kerennya lagi.
Setelah semua orang telah keluar dari Hutan Bambu Hijau, Ling Tian segera menemui Ayah dan Kakaknya. Pertama-tama dia memberikan pil penyembuh buatannya yang memiliki efek penyembuhan sangat cepat daripada pil penyembuh yang di jual di pasaran.
Efek dari pil itu segera terlihat meregenerasi setiap luka yang di alami oleh keduanya. Walaupun itu tidak bisa menumbuhkan kembali kaki ayahnya yang telah terputus, tetapi Ling Tian bisa melakukannya dengan menggunakan Api Ilahi.
Ling Tian segera memasukkan Api Ilahi ke dalam tubuh Ayahnya dan mulai mengontrolnya ke bagian kakinya. Daging secara perlahan terlihat tumbuh kembali dari kaki tersebut. Ling Tian membutuhkan waktu selama sehari untuk melakukannya hingga kaki Ayahnya itu kembali ke bentuknya semula.
Walaupun Ayahnya belum tersadar, tapi semua luka-lukanya telah sembuh yang membuat Ling Tian bernafas lega. Dia bermeditasi lagi selama beberapa jam untuk mengembalikan kekuatan spiritualnya yang telah terkuras.
Kini giliran Kakaknya yang akan mendapatkan perawatan darinya. Setelah kekuatan spiritualnya telah penuh lagi, Ling Tian segera membentuk kembali Dantian dan meridian Kakaknya yang hancur.
Prosesnya lebih lama dari menumbuhkan kaki Ayahnya. Dia membutuhkan waktu selama 2 hari untuk menyelesaikan semuanya, dan itu membuat kekuatan spiritual Ling Tian telah benar-benar terkuras habis.
Dia pun terjatuh dan terbaring tak sadarkan diri di samping Ayah dan Kakaknya.
__ADS_1
***
Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.