
Semua orang di area Turnamen sangat terkejut melihat 2 orang berdiri di atas punggung Bangau Air yang sedang berada di udara, sekitar 300 meter di atas kepala mereka.
Yang lebih mengejutkan lagi salah seorang di antara kedua orang tersebut bertanya, siapa yang telah membunuh anaknya..?
Tubuh Zhang Xuan seketika gemetaran, wajahnya berubah pucat saat melihat kedua orang yang berada di atas punggung Bangau Air itu.
Ling Tian yang dapat merasakan bahwa ada sesuatu yang tidak beres terjadi pada Zhang Xuan, segera berbalik ke arahnya.
Mata Zhang Xuan tidak pernah berkedip saat terus menatap ke arah kedua orang itu.
Ling Tian dengan cepat berpindah ke tempat Zhang Xuan, kemudian menepuk bahunya sambil mengalirkan Qi yang sangat nyaman, hingga membuat Zhang Xuan berubah menjadi tenang kembali.
"Bicaralah Paman Zhang..!" Ucap Ling Tian dengan menyunggingkan senyum khasnya.
"Tuan Muda Ling, itu adalah Guruku. Ayah dari He Jun, pemimpin Sekte Gelap Malam." Kata Zhang Xuan pelan.
Tiba-tiba.. Mata orang yang mempertanyakan siapa pembunuh anaknya itu segera melihat ke arah mereka karena mendengar apa yang di katakan oleh Zhang Xuan.
Meskipun Zhang Xuan berkata pelan, tetapi di telinga kultivator yang memiliki kultivasi tingkat tinggi, itu terdengar sangat jelas.
"Xuan'er..! Ternyata kau ada di sini. Aku sudah lama membantu Jun'er untuk mencarimu, tetapi tidak pernah menemukanmu. Sekarang aku melihatmu di sini, apakah kematian Jun'er ada kaitannya denganmu..?" Mata pemimpin Sekte Gelap Malam menyipit, mencoba menyelidik ke arah Zhang Xuan.
Zhang Xuan hanya diam dan tidak tahu harus menjawab apa tentang pertanyaan dari mantan Gurunya itu.
Pandangan semua orang kini mengikuti arah tatapan mata pemimpin Sekte Gelap Malam, yang tertuju pada Zhang Xuan dan Ling Tian.
"Sepertinya ini akan sangat merepotkan." Ling Tian membatin.
"Ooo.. Itu sebenarnya tidak ada hubungannya dengan Paman Zhang." Kata Ling Tian tenang.
"Siapa kamu..? Dan mengapa kamu mengatakan ini tidak ada hubungannya dengan dia..?" Alis Pemimpin Sekte Gelap malam itu mengernyit.
"Itu karena aku yang telah membunuh anakmu." Kata Ling Tian lagi.
Seketika semua orang tercengang mendengar apa yang di katakan oleh Ling Tian.
__ADS_1
"Hahaha.. Anak kecil seperti dirimu sangat berani berkata bahwa telah membunuh anakku. Apakah kamu mempunyai kekuatan untuk membunuhnya..?" Pemimpin Sekte Gelap malam tertawa sambil mencibir ke arah Ling Tian.
"Aku telah jujur mengatakan itu kepadamu, tapi kamu tidak mau percaya. Huuuhhh.. Apakah aku harus memungut tubuh anakmu yang telah aku hancurkan hingga berkeping-keping itu, dan membawanya ke hadapanmu agar kamu bisa percaya dengan apa yang telah aku katakan..?" Ling Tian berkata santai sambil mengangkat bahunya.
"Bangs4t..! Aku He Jing akan mengubah namaku menjadi anjing jika aku tidak menghancurkanmu menjadi ribuan keping." Tubuh pemimpin Sekte Gelap malam bergetar karena marah.
"Yue'er..! Segera bawa mereka berlindung ke tempat Kakek. Di sini akan sangat berbahaya, dan ini akan sangat merepotkan bagiku. Aku tidak akan percaya diri untuk melawannya jika kalian masih ada di dekat sini."
Wajah Lin Yue menjadi sangat gugup mendengar ucapan dari Ling Tian. Selama ini dia tidak pernah melihat bahwa Ling Tian akan seserius ini jika menghadapi lawan-lawannya.
Dia hanya mengangguk dan kemudian segera membawa Zhang Xuan, Ling Han, Wan Ying dan Su Mei ke tempat Klan Lin berada.
Ling Han sebenarnya tidak ingin pergi karena ingin bertarung bersama Ling Tian. Hatinya tidak tenang melihat Adiknya itu menghadapi bahaya seorang diri.
Tetapi Ling Tian dengan sangat cepat melambaikan tangannya hingga Ling Han terpental ke arah Zhang Xuan yang telah siap menangkapnya, lalu berlari membawanya mengikuti Lin Yue ke tempat Klan Lin.
"Ayah..! Izinkan aku membalaskan kematian adikku." He Mang berkata dengan nada memohon kepada He Jing.
"Baiklah.. Tapi jangan dulu bunuh dia, aku akan menyiksanya hingga dia sendiri merasa ingin mati tetapi tidak bisa melakukannya."
"Iya Ayah..!"
Beberapa orang yang berada dekat dengan Ling Tian segera menjauh darinya karena tidak mau ikut terlibat.
Setelah agak dekat dengan Ling Tian, He Mang yang masih berada di udara, segera mengepalkan tinjunya dan memukulkannya ke arah Ling Tian.
Melihat itu, Ling Tian hanya tersenyum lalu melambaikan tangannya.
"BOOM"
Kabut darah segera menyebar di udara di ikuti oleh daging yang hancur berkeping-keping jatuh ke tanah.
Meskipun telah berjauhan dari Ling Tian, semua orang yang berada di situ masih melihat dengan jelas apa yang di lakukannya.
Pemuda yang penampilannya mirip orang pedesaan itu, dengan hanya melambaikan tangannya telah meledakkan tubuh kultivator tahap kedelapan Bintang Emas.
__ADS_1
"Monster." Inilah sekarang yang berada di dalam benak semua orang itu.
Mereka tidak pernah menyangka bahwa pemuda yang masih berusia sekitar 16-17 tahun itu bisa sekuat ini. Pantas saja gadis super jenius seperti Lin Yue akan mendengarkan semua yang di katakan oleh pemuda tersebut.
Ling Tian yang tidak mengetahui apa yang di pikirkan oleh semua orang yang berada di area Turnamen itu, tetap memperlihatkan ketenangannya. Saat ini, dia hanya mewaspadai 1 orang saja yang masih berada di punggung Bangau Air, yaitu He Jing.
"Arrgghh..!"
Melihat tubuh anaknya yang di ledakkan hingga berkeping-keping oleh Ling Tian, mulut He Jing mengeluarkan raungan yang sangat keras karena marah.
Energi yang sangat kuat dari kultivator tingkat kedua Bintang Berlian segera terpancar dari tubuhnya.
Dia langsung melesat dengan sangat cepat bersama Bangau Air menuju ke tempat Ling Tian berada.
Ling Tian yang telah siap, segera menggunakan Langkah Dewa Naga untuk menghindari serangan dari kedua mahluk itu. Kemudian dia dengan cepat memutar tubuhnya dan meluncurkan pukulannya ke arah perut Bangau Air.
"BOOM"
Tubuh dari Bangau Air tersebut meledak. Sedangkan untuk He Jing, dia dengan sangat cepat berkelit menghindari kekuatan ledakan dari tubuh Bangau Air, kemudian langsung menyerang kembali ke arah Ling Tian.
Kemampuan He Jing sangat kuat. Kultivasinya telah berada di puncak tingkat kedua Bintang Berlian, dan sedikit lagi akan menerobos ke tingkat ketiga Bintang Berlian.
Ling Tian juga mengetahui itu, bahwa kekuatanya yang sekarang masih sedikit rendah dari He Jing. Tetapi Ling Tian tidak akan menyerah begitu saja. Dia segera menggunakan kekuatan penuhnya untuk bertarung mati-matian bersama He Jing.
"BAM"
Saat tinju mereka bertemu, terdengar suara ledakan yang keras. Tubuh Ling Tian terdorong mundur hingga 10 meter, sementara He Jing sendiri hanya mundur sekitar 5 meter saja. Itu telah menunjukkan bahwa kekuatan He Jing masih lebih di atas dari kekuatan Ling Tian.
Ling Tian terus memaksakan potensi dari kekuatan tubuhnya. Dengan kecepatan penuh dari Langkah Dewa Naga, dia bergerak sangat cepat dan tidak pernah berhenti menyerang He Jing.
Sekarang semua orang hanya bisa melihat bayangan mereka berdua yang sedang bertarung. Kecepatan Ling Tian dan He Jing tidak bisa lagi di ikuti oleh penglihatan dari semua kultivator yang berada di situ.
Mereka hanya bisa menunggu siapa dari salah satunya yang akan terkena serangan dari pertarungan antara kedua kultivator tingkat tinggi tersebut.
He Jing adalah kultivator pertama yang sangat tangguh, dari semua kultivator yang pernah di hadapi oleh Ling Tian.
__ADS_1
***
Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.