Legenda Sang Monster

Legenda Sang Monster
Chapter 301. Tak Ada Teknik Bela Diri Yang Sempurna


__ADS_3

“Gu—guru! Apakah benar-benar ada Teknik Bela Diri Tingkat Dewa?” tanya Yan Qingshan terbata, seraya perlahan berdiri dari tanah.


Meskipun ia sangat terkejut dan juga sangat penasaran, tetapi Yan Qingshan tidak berani bertanya tentang di mana Ling Tian mendapatkan teknik tersebut, karena itu merupakan rahasia pribadi dari gurunya sendiri.


“Tentu saja!” jawab Ling Tian sembari tersenyum, lalu melanjutkan, “Mengapa kamu bertanya seperti itu? Mungkinkah kamu meragukan perkataan pria tertampan di Benua Langit ini?”


“Bu—bukan begitu, Guru! Di sini, Teknik Bela Diri Tingkat Dewa hanyalah mitos. Bahkan Teknik Bela Diri Tingkat Saint yang tidak lengkap hanya ada beberapa saja dan itu pun cuma dimiliki oleh sekte nomor satu,” sahut Yan Qingshan cepat. “Seandainya ada Teknik Bela Diri Tingkat Saint yang lengkap, mungkin para leluhur dari sekte nomor satu tersebut belum akan mati sekarang dan menjadi abadi karena tingkat kultivasi mereka berhasil menembus keabadian milik seorang kultivator Saint.”


Sebenarnya kultivator tingkat Saint tidaklah abadi. Mereka memiliki usia 100.000 tahun lamanya. Namun, orang-orang menyebutnya abadi karena mempunyai umur yang sangat panjang.


Hanya para kultivator Tingkat Dewa sajalah yang benar-benar memiliki keabadian sesungguhnya karena usianya yang tak terhingga. Tetapi, mereka juga dapat terbunuh jika saling bertempur dengan lawan yang lebih kuat.


Mendengar penjelasan Yan Qingshan, akhirnya Ling Tian mengerti bahwa sejak jutaan tahun yang lalu, ternyata belum ada seorang pun lagi di seluruh Benua Langit yang kultivasinya mencapai tingkat Saint.

__ADS_1


Sebelumnya ia berpikir bahwa pengetahuan yang didapatkannya dari Api Ilahi tentang peradaban manusia di Benua Langit sedikit melenceng. Menurut Ling Tian, manusia akan terus menciptakan perubahan seiring dengan perkembangan zaman.


Namun, apa yang diketahuinya dari Api Ilahi ternyata masih berlaku walaupun itu sudah jutaan tahun berlalu. Hingga kini, belum ada satu kultivator di Benua Langit yang mampu menciptakan teknik tingkat Saint-nya sendiri.


“Hmmm ... Apakah masih ada rahasia yang belum kamu ungkapkan kepadaku? Apakah dunia ini hanya sebatas Benua Langit saja?” tanya Ling Tian pada Api Ilahi melalui kesadaran spiritualnya.


Hal ini merupakan pertanyaan yang sudah sejak lama ada di benak Ling Tian. Tapi ia tidak mempersoalkannya karena dulu Ling Tian masih tinggal di Benua Langit Tingkat Menengah dan belum memiliki kekuatan yang cukup untuk mencari tahu semua itu.


Api Ilahi di dalam tubuhnya hanya diam saja, seakan tak mendengar pertanyaan dari Ling Tian. Ia tetap tak bergerak seolah-olah sedang tertidur.


Melihat Ling Tian yang sekali lagi termenung bersama pikirannya sendiri, Yan Qingshan segera bertanya kembali, “Guru! Apa nama teknik yang baru saja Anda berikan kepadaku?”


“Aku menamakannya Teknik Pedang Gravitasi! Itu adalah teknik bela diri yang aku ajarkan pada seseorang ....” Ling Tian menghentikan sejenak kata-katanya karena mengingat Teknik Pedang Gravitasi adalah teknik yang diajarkannya pada Qing Ruan. Kemudian melanjutkan, “Aahh, sudahlah! Intinya, teknik tersebut sangat cocok dengan pedang besar dan berat yang kamu gunakan.”

__ADS_1


“Ya, Guru! Aku juga merasa teknik ini memang sangat cocok untukku. Menurutku,Teknik Pedang Gravitasi sangat sempurna dan tidak memiliki celah sedikit pun,” balas Yan Qingshan dengan nada bersemangat.


“Kamu salah! Tak ada teknik yang sempurna di dunia ini sekali pun itu adalah Teknik Tingkat Dewa. Setiap teknik bela diri pasti memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing,” jawab Ling Tian menjelaskan. “Contohnya Teknik Pedang Gravitasi itu sendiri. Kekurangannya, pergerakanmu menjadi lebih lambat karena menggunakan pedang besar dan berat. Sedangkan kelebihannya, kamu bisa menggunakan tekanan gravitasi dari teknik tersebut untuk membatasi pergerakan lawan yang memiliki kecepatan lebih baik darimu.”


“Kelebihan lainnya adalah, daya penyerapan dari Teknik Tingkat Dewa sangatlah cepat. Kamu tidak perlu lagi menghabiskan waktu selama bertahun-tahun berkultivasi hanya untuk menerobos ke tahap selanjutnya.”


“Kamu cuma membutuhkan waktu selama beberapa bulan saja untuk menyerap semua energi yang terdapat di dalam sumber dayamu sendiri, hingga membuatmu berhasil menerobos hambatan kultivasimu. Bila telah menguasai teknik itu sampai pada fase kesempurnaannya, maka kamu juga bisa bertarung seimbang dengan lawan yang kultivasinya lebih tinggi dua tingkat darimu, bahkan mungkin kamu dapat mengalahkannya.”


“Hah?!” Mulut Yan Qingshan dan yang lainnya terbuka lebar kembali saat mendengar perkataan Ling Tian. Kelebihan dari Teknik Tingkat Dewa begitu sangat menguntungkan untuk meningkatkan kultivasi mereka.


Ling Tian terus melanjutkan penjelasannya tanpa menghiraukan keterkejutan yang sedang dialami oleh semua orang. “Setiap kali kamu bisa menambahkan kelebihan dari teknik bela dirimu dan semakin memperkecil kekurangannya, maka teknik tersebut akan terus naik juga tingkatannya. Seperti halnya Teknik Tingkat Saint. Itu adalah penyempurnaan dari Teknik Tingkat Kaisar. Begitu pula dengan Teknik Tingkat Dewa yang merupakan hasil penyempurnaan dari Teknik Tingkat Saint.”


“Jadi, bila kamu dapat lebih menyempurnakan potensi dari Teknik Pedang Gravitasi tersebut dengan menambahkan beberapa gerakan yang bisa menutupi segala kekurangannya, maka tingkat dari Teknik Pedang Gravitasi akan naik melebihi Teknik Tingkat Dewa lainnya,” lanjut Ling Tian lagi.

__ADS_1


Meng Wanlian langsung berjalan menghampiri Ling Tian setelah mendengarkan semua penjelasan darinya. Dengan wajah yang penuh antusias ia pun berkata pelan, “Muridku! Apakah kamu telah membohongi kami semua dengan mengatakan bahwa kamu berasal dari Benua Langit Tingkat Menengah? Mungkinkah kamu sebenarnya berasal dari alam yang lebih tinggi dari Benua Langit ini?”


“Alam yang lebih tinggi? Apakah ada alam yang lebih tinggi lagi dibandingkan dengan Benua Langit?” Bukannya menjawab pertanyaan Meng Wanlian, Ling Tian malah balik bertanya karena merasa sangat terkejut dengan pertanyaan yang dilontarkan oleh gurunya itu.


__ADS_2