
"Xiaohai, kembalilah ke wujud aslimu!Sudah saatnya kita pergi!" Seru Ling Tian pada Xiaohai yang masih mengagumi wajahnya di batu cermin.
"Aahh... Siap, Bos!" Xiaohai tersentak kaget ketika mendengar Ling Tian memanggilnya. Lalu dengan cepat dia pun kembali kebentuk tubuh aslinya.
Ling Tian dan Xiao Jun melompat ke atas punggung Xiaohai, kemudian mereka pun segera meninggalkan hutan tersebut.
"Menurut Peta, kota yang terdekat dari hutan ini berjarak sekitar 25.000 km. Mari kita bergegas menuju ke sana!"
"Hahaha... Baik, Bos! Aku juga ingin mencoba kecepatan terbaru dari tingkat kultivasiku yang sekarang." Xiaohai tertawa gembira, kemudian dengan menggunakan kecepatan penuhnya, dia segera melesat ke arah yang ditunjukan oleh Ling Tian.
Kecepatan Xiaohai kini menjadi berkali-kali lipat dari kecepatannya yang sebelumnya saat tingkat kultivasinya masih berada di tahap Bintang Berlian.
"Yuhuuu... Ini sangat menakjubkan, Bos!" Xiaohai bersorak gembira di atas udara sambil terus mengepakkan sayapnya dengan sangat cepat.
"Hehehe... Sekarang aku sudah bisa mengalahkan kecepatan terbangmu itu, Bos!" Xiaohai tertawa lirih dengan nada mengolok-olok Ling Tian.
"Huuhh... Itu karena kamu memang jenis Binatang Roh spesialis di bagian penerbangan. Jika saja aku juga memiliki sayap sepertimu, kamu bahkan tidak akan bisa melihat bayanganku saat melaju di udara." Keluh Ling Tian dengan wajah cemberut.
"Hahaha...."
Xiaohai hanya tertawa mendengarkan keluhan Ling Tian tersebut, sambil terus melesat dengan kecepatan penuhnya tanpa mempedulikan Ling Tian yang akan mengomelinya.
Hanya dalam waktu dua hari saja, mereka bertiga telah sampai di bagian wilayah sebuah kota yang terlihat lebih besar dari wilayah Kota Seribu Bunga.
Xiaohai segera meluncur ke tanah dan langsung mengubah dirinya ke bentuk tubuh kecilnya yaitu seekor anjing berwarna hitam pekat.
Dengan berjalan sambil membusungkan dadanya, Xiaohai mengikuti Ling Tian dan Xiao Jun ke arah pintu gerbang kota yang sangat ramai dengan para kultivator berlalu-lalang.
Sebuah ukiran indah dan cukup besar bertuliskan "Kota Lima Warna" terpampang jelas di atas pintu gerbang tersebut.
"Halo, Nona! Perkenalkan namaku Xiaohai, yang juga dijuluki sebagai pria tertampan di Benua Langit." Xiaohai menyapa beberapa kultivator wanita yang ditemuinya.
"Aahh! Anjing jelek itu ternyata bisa berbicara dengan menggunakan bahasa manusia!" Salah seorang kultivator wanita tersentak kaget setelah mendengarkan apa yang telah diucapkan oleh Xiaohai.
Seluruh kultivator yang berada di tempat tersebut juga sangat terkejut ketika mendengar Xiaohai berbicara dengan nada menggoda kepada beberapa kultivator wanita yang berpapasan dengannya.
Tatapan mata semua orang kini tertuju ke arah Xiaohai yang sedang mencoba menyunggingkan senyumnya, berusaha untuk mencontohi apa yang biasa dilakukan oleh Ling Tian.
Melihat tingkah Xiaohai tersebut, Ling Tian hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya, kemudian berjalan menjauh bersama Xiao Jun.
__ADS_1
Mereka berdua berpura-pura seakan tidak mengenali Xiaohai, dan terus saja berjalan mengikuti para kultivator yang sedang memasuki kota itu.
"Bos, tunggu aku!" Tanpa menghiraukan tatapan aneh semua orang yang tertuju padanya, Xiaohai bergegas menuju ke arah Ling Tian dan Xiao Jun.
Ling Tian lebih mempercepat langkah kakinya untuk menghindari kejaran dari Xiaohai.
"Bos, Jangan tinggalkan aku!" Xiaohai berlari sambil berteriak memanggil Ling Tian.
"Woah! Anjing jelek dan seram ini dapat berbicara. Jun! Apakah kamu mengenalnya?" Tanya Ling Tian dengan mengerutkan keningnya dan masih terus berpura-pura tidak mengenali Xiaohai.
"Aku juga tidak mengetahuinya, Guru! Mungkin anjing ini telah salah mengenali kita." Jawab Xiao Jun dengan nada keheranan.
"Oohh... Kalau begitu, mari kita tinggalkan saja dia di sini dan tak usah mempedulikannya lagi!" Ling Tian berbalik dan melanjutkan perjalanannya memasuki kota tersebut.
"Aahh... Bos! Jangan berpura-pura tidak mengenaliku!" Xiaohai berkata dengan wajah cemberut, sehingga membuat para kultivator yang melihatnya langsung tertawa terbahak-bahak karena merasa sangat lucu dengan tampilan wajahnya itu.
"Jun! Apakah kamu mendengar sesuatu? Sepertinya ada sebuah suara yang terus saja memanggilku." Tanya Ling Tian pelan.
"Hmmm... Mungkin itu hanya perasaanmu saja, Guru!"
"Yaah... Jika memang seperti itu, mari kita abaikan!"
"Bos, maafkan aku! Mulai saat ini, aku akan menutup mulutku rapat-rapat dan tidak akan mengganggu para gadis lagi." Xiaohai berkata dengan nada sedih sambil menggosok-gosokkan kepalanya di kaki Ling Tian.
"Aaiihh... Sekarang aku juga akhirnya dapat mengenalinya, Guru!"
GUK ... GUK
Xiaohai dengan sangat terpaksa menirukan suara anjing yang sedang menggonggong, agar Ling Tian dan Xiao Jun tidak mengacuhkannya lagi.
"Ayo, kita cari penginapan terlebih dahulu!"
Setelah mengatakan hal tersebut, Ling Tian segera bergegas memasuki kota untuk menghindari tatapan aneh dari semua orang yang berada di tempat itu.
Beberapa saat kemudian, mereka bertiga pun telah sampai di depan sebuah penginapan yang sangat besar dan luas.
"Maaf, Tuan! Penginapan ini tidak mengizinkan tamunya untuk membawa masuk binatang peliharaan ke dalamnya." Seorang penjaga segera menghentikan Ling Tian.
"Hmmm... Bolehkah aku bertanya? Apakah ada penginapan lain di kota ini yang mengizinkan untuk membawa masuk hewan peliharaannya?"
__ADS_1
"Setahuku, tidak ada satupun penginapan yang mengizinkannya, Tuan!"
"Oohh... Kalau begitu, segeralah panggil pemilik tempat ini! Katakan padanya bahwa aku akan membeli penginapannya." Ling Tian berkata dengan nada sedikit tidak senang karena merasa bahwa Xiaohai telah dilecehkan.
Penjaga tersebut tertegun sejenak mencoba memahami apa maksud dari perkataan Ling Tian. Setelah itu, dia pun tersentak kaget kemudian berkata dengan terbata-bata, " Ma-maaf, Tuan! Aku akan segera pergi memanggil pemilik penginapan ini."
Lalu penjaga itupun berlari masuk ke dalam. Selang beberapa menit, penjaga tersebut kembali lagi ke depan penginapan bersama dengan seorang wanita paruh baya berusia sekitar 40 tahun.
"Maaf, Tuan! Perkenalkan, namaku Xiu Rong. Aku adalah pemilik penginapan ini. Mungkin penjaga telah salah paham dengan apa yang baru saja dikatakannya tadi."
"Hehehe... Tidak apa-apa, Bibi! Namaku adalah Ling Tian. Ini adalah Xiao Jun, dan anjing ini adalah Xiaohai. Kami ingin menyewa 3 kamar di penginapan Bibi."
"Tetapi karena penjaga mengatakan bahwa semua penginapan di kota ini tidak mengizinkan hewan peliharaan masuk ke dalamnya, maka sekalian saja aku membeli penginapan ini."
"Apakah Bibi akan menjualnya kepadaku? Katakan saja berapa harganya, aku akan langsung membayarnya." Ling Tian berkata santai sambil menyunggingkan senyum khasnya.
"Maaf, Tuan Ling! Aku tidak menjual penginapan ini. Jika kalian bertiga ingin tinggal dan menginap di sini, aku akan mengizinkannya dan Tuan Ling juga adalah orang pertama yang aku bolehkan membawa hewan peliharaan ke dalam penginapan, karena aku belum pernah melakukan hal seperti ini sebelumnya."
Xiu Rong tidak berani dengan gegabah untuk menghadapi seseorang seperti Ling Tian, yang hanya karena telah tersinggung tentang masalah hewan peliharaan, dia ingin membeli penginapannya tersebut.
Dia juga berpikir bahwa Ling Tian memiliki latar belakang yang kuat, sehingga berani mengeluarkan kata-kata itu kepadanya. Dan yang paling membuat Xiu Rong sangat terkejut adalah karena dirinya tidak bisa melihat tingkat kultivasi Ling Tian.
Seharusnya, dengan kultivasinya yang telah berada di tahap pertama Bintang Bumi, Xiu Rong dapat melihat tingkat kultivasi para kultivator yang berada dibawahnya meskipun mereka menggunakan sebuah teknik untuk menyembunyikan tingkat kultivasinya.
Jadi dia lebih memilih mengambil kesimpulan bahwa tingkat kultivasi Ling Tian lebih tinggi darinya, walaupun itu tidak akan masuk diakal pikiran oleh semua kultivator, karena melihat usia Ling Tian masih sangat muda yang hanya sekitar 20-21 tahun.
"Kalau begitu, aku ucapkan terima kasih kepada Bibi karena telah mengizinkan Xiaohai ikut tinggal di penginapan ini bersamaku dan Xiao Jun." Ling Tian memegang tinjunya lalu memberi hormat kepada Xiu Rong.
"Aaiihh... Jangan di permasalahkan lagi, Tuan Ling! Mari kita segera masuk ke dalam dan membiarkan kalian bertiga untuk memilih ruangannya masing-masing." Xiu Rong kemudian berbalik dan membawa masuk Ling Tian, Xiau Jun serta Xiaohai ke dalam penginapannya.
Xiaohai yang sedari tadi kesal karena merasa sangat dilecehkan, kini berjalan dengan membusungkan dadanya sambil mendengus ke arah penjaga.
Jika saja dia tidak berjanji kepada Ling Tian untuk menutup mulutnya rapat-rapat, mungkin sejak tadi dia sudah mengeluarkan makian kasar kepada Xiu Rong dan penjaga penginapannya.
***
Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.
Terima kasih juga buat teman-teman yang telah menghargai karya Author dengan cara memberikan Tip.
__ADS_1
Author juga doakan semoga sehat selalu buat semua pembaca, baik itu yang suka maupun yang tidak suka dengan Novel "LSM" ini.
Jika ada Typo dalam setiap chapter di Novel ini, mohon untuk di beritahukan kepada Author agar Author segera merevisinya.