Legenda Sang Monster

Legenda Sang Monster
Chapter 259. Persiapan Pernikahan Ling Tian dan Ling Han


__ADS_3

Ketika Ling Tian dan yang lainnya sudah sampai di Kota Bulan Biru, pertemuan yang sangat mengharukan pun terjadi antara Lin Yue dan keluarganya.


Ini karena pada awalnya Lin Yue tidak berpamitan untuk pergi mengikuti Ling Tian ke Benua Langit Tingkat Menengah. Sehingga pada saat itu kakek dan kedua orang tuanya tidak mengetahui tentang keberangkatannya bersama Ling Tian.


Nanti setelah Ling Sheng dan Ling An berkunjung ke tempat Klan Lin dan memberitahukan tentang hal tersebut, barulah orang-orang di Klan Lin mengetahuinya.


"Yue'er! Kapan kamu bisa memberikan kami cucu? Aku juga ingin bermain dengannya. Lihatlah! Bahkan Kaisar Jia tidak menghiraukan semua yang ada di sini karena asik bermain-main dengan Yuemei'er." Lin Hua berbisik pelan di telinga Lin Yue ketika mereka telah berada di dalam aula Klan Lin.


"Ibu, itu ...." Ucapan Lin Yue tertahan, karena tak tahu harus menjawab apa tentang pertanyaan yang dilontarkan oleh Lin Hua kepadanya.


"Hehehe ... Tenanglah Ibu mertua. Aku akan memberikan kalian cucu yang tampan dan cantik setelah menikahi Yue'er. Selain berkunjung ke tempat ini, Ayah dan ibuku juga datang untuk membicarakan tentang pernikahan kami," ujar Ling Tian sembari tertawa kecil mendengar perkataan dari Lin Hua.


Sebelum Lin Hua menanggapi ucapan Ling Tian tersebut, Ling Yuemeilan yang berada dipangkuan Kaisar Jia sudah terlebih dahulu berbicara dengan nada sedih dan mata yang mulai berkaca-kaca, "Apakah Nenek tidak menganggapku sebagai cucunya sendiri? Aku juga adalah anak dari Ibu pertama, yang berarti aku adalah cucu kalian juga."


"Aahh! Bu--bukan ... bukan seperti itu!" ucap Lin Hua tergagap dan langsung menghampiri Ling Yuemeilan, kemudian melanjutkan, "Siapa yang mengatakan bahwa aku bukanlah nenekmu juga? Maksud nenekmu ini tadi adalah, agar Ibu pertamamu segera membuatkan seorang adik lagi untukmu. Jadi, nantinya adikmu itu bisa menemanimu bermain."


"Benarkah begitu, Nenek?" tanya Ling Yuemeilan sambil mengusap air matanya yang hendak keluar.

__ADS_1


"Tentu saja itu benar!" jawab Lin Hua tegas.


"Kalau begitu, ayo Ibu pertama! Segeralah buatkan aku adik sekarang juga untuk menemaniku bermain di sini!" pinta Ling Yuemeilan dengan nada polosnya.


Mendengar permintaan dari Ling Yuemeilan tersebut, wajah Lin Yue seketika berubah memerah dan tidak tahu harus berkata apa untuk menanggapinya. Bahkan semua orang yang berada di dalam aula hanya bisa tersenyum canggung karena tak tahu harus menjelaskan bagaimana tentang proses pembuatan anak pada Ling Yuemeilan.


"Ibu pertama, mengapa kamu hanya diam saja? Nenek tadi telah mengatakan bahwa agar kamu segera membuatkanku seorang adik. Karena demikian, aku ingin dibuatkan seorang adik laki-laki."


"Yuemei'er! Untuk saat ini, ibu pertamamu belum bisa melakukan hal itu. Sebab, proses pembuatan adikmu akan membutuhkan waktu yang sangat lama. Mungkin sekitar tiga tahun atau bahkan lebih lama lagi," kata Jia Xiulan cepat, mencoba membantu Lin Yue menjawab pertanyaan dari putri mereka tersebut.


"Huuhh ... Mengapa harus lama seperti itu, Ibu ketiga?" tanya Ling Yuemeilan lagi dengan nada mengeluh, seraya menggembungkan pipinya.


Mendengar penjelasan dari Ling Tian, Ling Yuemeilan hanya bisa mengangguk-anggukkan kepalanya meski ia tidak mengerti maksud dari perkataan ayahnya tersebut.


Ling Sheng dan Ling An juga segera mengatakan maksud kedatangan mereka ke Klan Lin untuk mengalihkan pembicaraan tentang pembuatan anak di depan anak kecil seperti Ling Yuemeilan yang belum sewajarnya untuk mengetahui hal itu.


Akhirnya suasana canggung menjadi normal kembali dengan perbincangan tentang pernikahan Ling Tian dan Ling Han yang secara bersamaan akan diadakan dalam waktu seminggu lagi.

__ADS_1


Sementara itu, Su Mei juga berpamitan pada Ling Tian untuk kembali ke Sekte Yin Yang, yang dulunya adalah tempat dia dibesarkan. Walau ia tidak memiliki kedua orang tua lagi, namun Sekte Yin Yang lah yang sudah merawat dirinya sejak kecil. Jadi, bisa dikatakan bahwa Sekte Yin Yang merupakan rumah Su Mei.


"Mei'er, sebaiknya aku juga ikut denganmu ke sana. Sejak awal kita bersama, aku belum pernah sekalipun bertemu dengan orang-orang dari Sekte Yin Yang. Karena mereka telah merawatmu dengan baik, maka sudah sepantasnya aku mengunjungi mereka sekaligus mengundang semuanya untuk datang ke acara pernikahan kita," ungkap Ling Tian.


"Mmm ... Baiklah!" jawab Su Mei sambil mengangguk pelan.


Dengan cepat, Ling Tian dan Su Mei langsung melesat terbang ke arah Sekte Yin Yang. Begitu tiba di sana, mereka berdua terlebih dahulu menemui Wan Ying yang merupakan sahabat karib dari Su Mei yang juga adalah teman Ling Tian sendiri.


Setelah melepaskan kerinduan selama beberapa saat, dengan ditemani oleh Wan Ying, mereka pun akhirnya pergi menemui Pemimpin Sekte Yin Yang dan para tetuanya.


Ling Tian pun mengutarakan maksud kedatangannya dan mengundang seluruh anggota Sekte Yin Yang untuk datang menghadiri acara pernikahannya di Ibukota Kekaisaran Jia.


Sesudah menyelesaikan semuanya, Ling Tian dan Su Mei membawa Wang Ying ikut serta kembali ke Kota Bulan Biru ke kediaman Klan Lin.


Beberapa saat kemudian, pembicaraan tentang persiapan pernikahan Ling Tian juga telah selesai. Lin Qiangda, Lin San, Lin Hua beserta keluarga dekat mereka lainnya mengikuti Ling Tian kembali Ibukota Kekaisaran Jia.


Sementara untuk anggota Klan Lin lainnya, mereka akan menyusul besok ke Ibukota Kekaisaran Jia untuk membantu semua persiapan yang dibutuhkan di dalam acara pernikahan Ling Tian.

__ADS_1


Hari-hari terus berganti. Suasana di Ibukota Kekaisaran Jia semakin ramai dengan banyaknya kultivator yang datang. Semua orang yang mendengar informasi tentang acara pernikahan Ling Tian sangat antusias meskipun sebagian dari mereka tidak mendapatkan kartu undangan.


Mereka sudah merasa sangat bersyukur walau nantinya hanya bisa melihat Ling Tian dari kejauhan. Sebab, Ling Tian merupakan idola bagi semua penduduk di wilayah Kekaisaran Jia.


__ADS_2