
"Aarrgghh.."
"Bedebah..! Kamu telah menyalahi aturan perang dari Benua Langit. Kamu memiliki kekuatan Bintang Berlian tetapi kamu berperang melawan para kultivator Bintang Perak dan Bintang Emas." Kaisar Ma berteriak dengan sangat marah sambil menunjuk Ling Tian.
"Hahaha.. Itulah sebabnya aku mengatakan bahwa kamu adalah Kaisar idiot. Mengapa kita harus membuang-buang waktu untuk menonton para kultivator Bintang Perak dan Bintang Emas saling bertempur..?"
"Jika aturan perang dari Benua Langit seperti itu, mungkin telah banyak korban yang berjatuhan dari pihak kami. Aku tidak mungkin membiarkan hal itu terjadi."
"Dan satu hal lagi yang perlu kamu ketahui, aku sangat tidak menyukai aturan bodoh dalam perang tersebut, sebab aku selalu melakukan hal yang menurutku itu benar." Ling Tian berkata sambil menyunggingkan senyum khasnya.
"KRAK"
"Bagus.. Bagus.. Sungguh bagus..! Kamu telah melanggar aturan perang dari Benua Langit hanya demi mengikuti egomu saja." Kaisar Ma mengepalkan tinjunya dengan sangat kuat hingga tulang pada jari-jari tangannya menimbulkan bunyi yang keras.
"Kalian semua sungguh naif dan berlagak sok suci mengikuti aturan perang dari Benua Langit. Jika aku mengikuti aturan bodoh itu, berapa banyak nyawa yang harus dikorbankan oleh kedua belah pihak dalam perang ini."
"Yaah.. Daripada banyak pasukan dari kekaisaran kami yang mati sia-sia karena mengikuti aturan bodoh tersebut, mending pasukan dari kalian saja yang mati." Ucap Ling Tian sambil mengangkat bahunya.
"Jika aku tidak memikirkan aturan itu, sejak dari awal aku sudah memerintahkan semua kultivator tingkat Bintang Berlian untuk menyerang semua pasukan dari kekaisaran Jia yang berada pada tingkat Bintang Perak dan Bintang Emas." Kaisar Ma semakin geram mendengar apa yang dikatakan oleh Ling Tian.
"Yaah.. Karena itu jugalah aku mengatakan kamu adalah Kaisar idiot." Ling Tian masih berbicara dengan mengangkat bahunya.
"Aarrgghh.."
"Katakan siapa kamu sebenarnya, hingga berani melanggar aturan perang yang telah ditetapkan sejak dulu di Benua Langit ini..?" Mata Kaisar Ma melotot menatap Ling Tian, seakan ingin menelannya.
"Hehehe.. Siapa aku..? Aku adalah Ling Tian pria paling tampan di Benua Langit ini..!" Ling Tian tertawa pelan.
"Dan saat ini, aku adalah Panglima tertinggi dari kekaisaran Jia..!" Lanjut Ling Tian lagi.
"Haaahhh.. Apakah aku tidak salah mendengarnya..? Dia menyebut namanya Ling Tian..!"
"Aahh.. Aku juga mendengarnya seperti itu. Mungkinkah dia Ling Tian yang telah di rumorkan itu..?"
"Dengan melihat kekuatannya, mungkin dia lah orangnya yang dijuluki Ling Tian sang Monster itu..!"
Semua orang dari kekaisaran Jia yang belum mengetahui bahwa pemuda di depan mereka ini adalah Ling Tian, sangat terkejut dan mulai membicarakan tentang dirinya.
Sedangkan untuk para kultivator wanita dari generasi muda, mereka hanya diam saja setelah Ling Tian menyebutkan namanya. Tetapi di mata mereka semuanya kini dipenuhi dengan bintang-bintang.
__ADS_1
"Hmmm.. Aku tidak pernah mendengar namamu itu..!" Kaisar Ma mendengus.
"Hehehe.. Sekarang kamu mendengarnya..!"
"Karena kamu adalah Panglima tertinggi di kekaisaran Jia, maka pertama-tama aku akan membunuhmu terlebih dahulu..!" Kaisar Ma mengangkat tangannya memberi tanda kepada gabungan dari 1000 kultivator tahap pertama, tahap kedua dan tahap ketiga Bintang Berlian untuk menyerang Ling Tian.
Para kultivator tersebut segera bergerak dengan sangat cepat menuju ke arah Ling Tian, kemudian langsung mengelilinginya.
Sebelum para kultivator Bintang Berlian itu menyerangnya, Ling Tian telah menghilang dari tempatnya berdiri dan bergerak dengan sangat cepat ke arah mereka semua.
Satu per satu ledakan mulai terdengar lagi seperti suara musik yang menggema di telinga semua orang yang berada di medan perang tersebut.
Beberapa kultivator Bintang Berlian itu mulai mencoba melawan dan membalas setiap serangan dari Ling Tian, tapi itu hanya sia-sia saja.
"Aaaahhhh..!"
"Aaaahhhh..!"
"Aaaahhhh..!"
Teriakan menyayat hati mengiringi suara ledakan yang berasal dari setiap tubuh para kultivator yang mencoba menghalau serangan dari Ling Tian tersebut.
Tubuh Kaisar Ma bergetar keras melihat semua hal itu. Dia terus menggeretakkan giginya karena menahan amarah yang sangat besar dari dalam dirinya.
Matanya menjadi merah seperti seorang Iblis karena terus-terusan melotot ke arah Ling Tian.
Kabut darah terus bertebaran di udara setiap kali Ling Tian melayangkan pukulan dan tendangan ke arah para kultivator kekaisaran Ma tersebut.
Semua orang dari kekaisaran Jia hanya menjadi seperti penonton yang sangat bersemangat melihat pertunjukan yang ditampilkan oleh Ling Tian.
Wajah Kaisar Jia tidak lagi terlihat murung, dia kini tersenyum tenang mengamati pertarungan itu dari jauh.
Zhaoyang Hong dan para kultivator Bintang Berlian dari kekaisaran Jia juga sangat bersemangat, tetapi mereka tidak pernah melepaskan kewaspadaannya sedikitpun untuk terus menjaga dan melindungi seluruh pasukan kekaisaran Jia.
Jika saja ada gerakan berbahaya dari kultivator Bintang Berlian milik kekaisaran Ma, yang berniat menyerang ke arah pasukan kekaisaran Jia, maka mereka akan segera menghalau serangan itu.
Kaisar Ma menoleh ke arah 50 kultivator kekaisarannya yang berada pada tahap keempat Bintang Berlian. Dia ingin memerintahkan mereka untuk ikut membantu menyerang Ling Tian, tetapi dia masih terlihat ragu-ragu karena belum ada satupun kultivator Bintang Berlian dari kekaisaran Jia yang bergerak.
"Apakah kekaisaran Jia masih memiliki kartu AS yang mereka sembunyikan di lengan bajunya, sehingga hanya membiarkan pemuda tersebut bertarung sendirian saja..?" Pertanyaan ini muncul di dalam benak Kaisar Ma.
__ADS_1
Jika kekaisaran Jia masih memiliki seseorang yang sangat kuat seperti Ling Tian, maka itu akan sangat membahayakan bagi kekaisarannya.
Suara ledakan tersebut membuat Kaisar Ma tersentak dari lamunannya.
"Yang Mulia..! Mungkin aku perlu turun tangan untuk membunuh pemuda tersebut." Salah satu Tetua yang memiliki kultivasi pada tahap kelima Bintang Berlian mulai berbicara.
"Kalian bertiga adalah kartu AS kekaisaran Ma dan belum saatnya untuk beraksi. Salah seorang di antara kalian akan menghadapi Zhaoyang Hong, dan sisanya akan membantu untuk menghancurkan seluruh pasukan kekaisaran Jia." Kaisar Ma bergumam sambil masih menggeretakkan giginya.
"Tapi jika salah satu dari kami tidak bergerak, maka semua kultivator kita yang sedang bertarung dengan pemuda itu akan..."
Sebelum salah satu Tetua tersebut menyelesaikan kalimatnya, suara ledakan berturut-turut dan sangat cepat itu terdengar lagi di telinga semua orang.
Setelah beberapa saat, suasana di medan perang tersebut menjadi sunyi sekali lagi.
"Aahh.. Aku sebenarnya juga masih bisa meledakkan seluruh tubuh kalian hanya dengan melambaikan tanganku saja, tetapi aku ingin melakukan sedikit pemanasan sebelum pertarungan yang sesungguhnya dimulai."
"Hehehe.. Dan aku juga ingin terlihat keren seperti Xiaohai." Ling Tian berbicara kepada tumpukan daging yang telah hancur berkeping-keping itu.
"Kwaaakkk"
Xiaohai yang mendengar apa yang telah dikatakan oleh Ling Tian tersebut, segera membusungkan dadanya lalu memekik ke arah langit dan mengangkat kepalanya tinggi-tinggi, sehingga membuat semua Binatang Roh yang berada di tempat itu langsung menundukkan kepalanya.
"Apaaaaa..!"
Kaisar Ma tersentak kaget mendengar perkataan Ling Tian, dia mengira bahwa Ling Tian telah mengeluarkan seluruh kekuatan penuhnya untuk mengalahkan 1000 kultivator Bintang Berlian dari kekaisarannya.
"Dia mengatakan bahwa masih bisa mengalahkan mereka hanya dengan melambaikan tangannya. Apakah kultivasinya berada pada tahap kelima Bintang Berlian..?" Kaisar Ma membatin dengan nada panik.
"Baiklah.. Sudah saatnya kita serius..! Apakah kalian akan menantangku satu per satu, ataukah kalian semua akan datang bersama..? Itu tidak akan menjadi masalah bagiku." Ling Tian berkata sambil menunjuk ke arah 3 Tetua di samping Kaisar Ma, yang memiliki kultivasi pada tahap kelima Bintang Berlian.
Semua orang yang berada di tempat itu sekali lagi sangat terkejut, termasuk orang-orang dari kekaisaran Jia.
"Apakah Monster itu sedari tadi hanya bermain-main dengan para kultivator dari kekaisaran Ma tersebut..?" Pertanyaan inilah yang berada di benak semua orang kekaisaran Jia.
***
Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.
Jika ada Typo dalam setiap chapter di Novel ini, mohon untuk di beritahukan kepada Author agar Author segera merevisinya.
__ADS_1