
Semua orang yang berada di tempat itu semakin geram ketika mendengar apa yang baru saja dikatakan oleh Ling Tian. Tak ada yang menyangka ia masih bersikap arogan meski dihadapkan dengan ancaman yang mereka tujukan padanya.
Melihat ketenangan yang ditampilkan oleh Ling Tian, beberapa orang segera mengedarkan indra spiritual mereka untuk memeriksa area sekitarnya. Hal tersebut mereka lakukan untuk memastikan apakah ada beberapa pendukung di belakang Ling Tian yang sedang bersembunyi untuk melindunginya.
Namun, setelah beberapa saat memeriksanya, mereka tak menemukan seorang pun yang sedang bersembunyi di dekat tempat itu. Dan yang membuat mereka semakin heran, Ling Tian masih tetap berdiri santai tak menunjukkan sedikit pun ketakutan di wajahnya.
"Apakah bocah ini hanya menggertak saja agar kami tak merampas Buah Roh yang ada padanya?"
Pertanyaan inilah yang berada di dalam benak mereka semua. Mereka juga telah mencoba untuk memeriksa tingkat kultivasi Ling Tian, tapi tetap saja tak ada seorang pun di antara mereka yang dapat melihatnya.
"Mengapa kalian semua masih bengong seperti itu? Apakah tak ada di antara kalian yang ingin bermain denganku?" tanya Ling Tian dengan menunjukkan ekspresi wajah yang cemberut.
"Patriark! Biar aku saja yang melakukannya!" kata seorang tetua klan Zhuge yang sedari tadi sudah tak sanggup menahan amarahnya karena merasa bahwa Ling Tian telah memandang rendah pada mereka dan seakan tak menghiraukan ancaman yang mereka tujukan padanya.
"Mmm ... Baiklah! Lakukan dengan cepat!" ujar Zhuge Changlai seraya menganggukkan kepalanya.
"Anak muda! Patriark sudah memberi peringatan padamu agar segera menyerahkan pemuda yang telah melukai anggota klan Zhuge kami. Namun, kamu tak mau mendengarkan seolah-olah tak mempedulikan ucapannya. Jika begitu, jangan salahkan orang tua ini karena telah mengirimmu bertemu dengan Dewa Kematian."
Setelah mengatakan hal tersebut, tetua klan Zhuge segera menghilang dari tempatnya dan langsung muncul dihadapan Ling Tian sambil mengayunkan tapak tangan ke arahnya.
BOOM
Tapak tangan dari tetua klan Zhuge itu tepat mengenai dada Ling Tian, hingga membuat dirinya terpental jauh dan menabrak sebuah batu besar yang membuat batu tersebut hancur menjadi serpihan halus.
"Hmph ... Inilah akibatnya karena kamu tak mau mendengarkan peringatan dari patriark kami!"
"Aaiihh ... Maaf mengecewakanmu! Pukulanmu ini hanya terasa seperti gigitan seekor semut saja. Ayo, cobalah sekali lagi!" gerutu Ling Tian yang bangkit secara perlahan dari tanah lalu berjalan dengan santai seolah tak terjadi apa-apa.
__ADS_1
Semua orang yang melihat kejadian itu sangat terkejut. Menurut mereka, meskipun tetua klan Zhuge tersebut masih menahan kekuatannya, tetapi seharusnya itu sudah cukup untuk meledakkan tubuh Ling Tian hingga menjadi ribuan keping.
Namun, kenyataannya berada di luar dugaan mereka semua. Tubuh Ling Tian masih tetap utuh dan bahkan tak ada sedikitpun debu yang menempel pada pakaiannya.
"Hmmm ... Sepertinya bocah ini mengolah teknik penguatan tubuh juga. Pantas saja ia tak mau menyerahkan Buah Roh Petir yang ada padanya," ungkap Pemimpin Sekte Tulang Abadi sembari mengerutkan alisnya.
"Yaah ... Aku juga berpikir demikian, pemimpin!"
"Jika begitu, kita tak usah bergerak dulu. Mari kita lihat sampai di mana kekuatan tubuh bocah ini!"
Sementara itu, tetua klan Zhuge menyipitkan matanya memandang ke arah Ling Tian seraya berkata dengan nada geram yang dipenuhi niat membunuh, "Aku telah meremehkanmu, anak muda! Ternyata kamu memiliki tubuh yang kuat juga. Bila demikian, sekarang aku akan mengakhirinya. Terimalah ini!"
Tetua klan Zhuge tersebut sekali lagi menghilang dari tempatnya dan langsung menyerang Ling Tian dengan kekuatan penuhnya. Pukulannya yang mengandung energi Qi sangat kuat di arahkan tepat ke wajah Ling Tian.
Dengan gerakan yang sang cepat namun masih tetap terlihat santai, Ling Tian mengangkat tangannya dan menahan tinju tetua klan Zhuge itu dengan hanya menggunakan jari telunjuknya saja.
BOOM
Tubuh dari tetua klan Zhuge tersebut seketika meledak menjadi seperti bubur daging. Kabut darah segera menyebar di udara di sekitar tempat Ling Tian berada. Tak ada seorang pun yang menyangka bahwa tetua klan Zhuge yang memiliki tingkat kultivasi di tahap kelima Bintang Bumi, akan mati dengan keadaan yang sangat mengenaskan seperti itu.
Ling Tian sekali lagi melambaikan tangannya dengan santai untuk mengambil Cincin Ruang dari tetua klan Zhuge tersebut, kemudian ia segera memeriksanya di depan semua orang.
"Hehehe ... Ternyata seorang tetua dari klan besar cukup kaya juga!"
Orang-orang dari klan Zhuge, Sekte Tulang Abadi serta Sekte Tangan Baja, memandang ke arah Ling Tian dengan tatapan terkejut dan seakan tak percaya dengan apa yang baru saja mereka lihat. Pemuda yang hanya berusia sekitar 21-22 tahun di depan mereka ini, ternyata memiliki kemampuan yang sangat kuat.
"Ayo! Siapa lagi selanjutnya yang ingin bermain denganku?" tanya Ling Tian dengan nada bersemangat.
__ADS_1
Zhuge Changlai mengepalkan tinjunya erat-erat seraya menggeretakkan giginya karena menahan amarahnya. Tanpa menunggu perintah dari Zhuge Changlai, ketiga tetua yang tersisa dan juga memiliki tingkat kultivasi di tahap kelima Bintang Bumi itu segera mengelilingi Ling Tian.
Tak ada lagi di antara mereka bertiga yang meremehkan kekuatan Ling Tian. Ketiganya dengan cepat mengeluarkan senjata mereka dari Cincin Ruangnya masing-masing.
"Kalian berdua, bunuhlah dia! Aku akan menghancurkan Formasi Pelindung ini dan mengambil pemuda yang telah melukai Tuan Muda kedua serta anggota klan kita lainnya!" kata Salah satu tetua klan Zhuge yang juga seorang Master Formasi.
"Aaiihh ... Jangan membuang-buang energimu dengan sia-sia untuk menghancurkan formasi buatanku. Formasi itu takkan bisa dihancurkan meskipun oleh kultivator tahap ketujuh Bintang Bumi. Sebaiknya kamu juga ikut bermain bersamaku agar permainannya sedikit menyenangkan." Ling Tian berkata dengan nada mengeluh seraya menggelengkan kepalanya.
"Apaaaa?! Mustahil! Itu tak mungkin! Formasi terkuat yang ada di Kota Primordial ini adalah Formasi Pelindung yang digunakan untuk melindungi kota dan itu juga hanya bisa menahan serangan dari kultivator tahap keenam Bintang Bumi." Pemimpin Sekte Tangan Baja yang sedari tadi diam, akhirnya berbicara dengan nada tak percaya.
"Huuhh ... Aku malas menjelaskan kepada kalian semua yang hanya memiliki pengetahuan seperti seekor katak di dalam sumur." gerutu Ling Tian.
Di dalam Formasi Pelindung, Wei Ziqing segera menoleh ke arah Xiao Jun yang sejak awal terlihat tampak tenang-tenang saja. Untuk mengobati rasa penasarannya, ia pun bertanya dengan nada setengah berbisik, "Apakah benar apa yang baru saja diucapkan oleh Tuan Muda, bahwa Formasi Pelindung ini dapat menahan serangan dari kultivator tahap ketujuh Bintang Bumi?"
"Hmmm ... Aku juga tak tahu, Paman Wei! Tapi, jika Guru sudah berkata demikian, percaya sajalah! Sebab, Guru tak akan pernah berbohong jika itu menyangkut hal-hal yang berbahaya seperti situasi yang sedang kita alami sekarang."
Mendengar apa yang tadi diucapkan oleh Ling Tian, tetua klan Zhuge yang hendak menghancurkan Formasi Pelindung itu pun segera mengurungkan niatnya dan berkata dengan nada geram, "Kalau begitu, pertama-tama kami bertiga harus membunuhmu terlebih dahulu!"
"Hehehe ... Bukannya tadi aku sudah mengatakan, bahwa sebaiknya kamu juga ikut bermain bersamaku! Ayo, cepatlah! Sebelum aku bosan dan kehilangan kesabaran." Ling Tian tertawa lirih seraya menggerak-gerakkan tangannya menyuruh ketiga tetua klan Zhuge itu untuk segera menyerangnya.
***
Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.
Terima kasih juga buat teman-teman yang telah menghargai karya Author dengan cara memberikan TIP.
Author juga doakan semoga sehat selalu buat semua pembaca, baik itu yang suka maupun yang tidak suka dengan Novel "LSM" ini.
__ADS_1
Jika ada Typo dalam setiap chapter di Novel ini, mohon untuk di beritahukan kepada Author agar Author segera merevisinya.