
Baik itu para tamu maupun orang-orang dari Paviliun Harta memiliki pemikiran yang sama. Hanya 1 orang di kota Bulan Biru yang bermarga Ling yaitu "Ling Tian Sang Monster."
Desas-desus juga mengatakan bahwa Ling Tian tinggal di rumah makan Zhang Xuan, dan daging dari Binatang Roh tingkat 3 yang di sajikan oleh rumah makan itu juga berkaitan dengan Ling Tian.
"Aku minta maaf karena tidak tahu bahwa sesungguhnya itu adalah Tuan Ling Tian." Seseorang segera memecahkan keheningan itu lalu berkata sambil memegang tinjunya dan menunduk memberi hormat ke arah ruangan Ling Tian.
"Kami juga meminta maaf kepada Tuan Ling Tian."
Satu per satu orang-orang yang berada di tempat itu segera memberi hormat kepada Ling Tian. Tidak ada lagi dari mereka yang berani memperlihatkan sikap angkuh seperti sebelumnya.
"Yaa sudahlah.." Ling Tian hanya menggelengkan kepalanya. Inilah yang di maksudkan dengan KEKUATAN YANG BERBICARA. Jika dia lemah, orang-orang tersebut pasti telah menginjak-injaknya.
"Terima kasih Tuan Ling Tian..! Kami akan kembali terlebih dahulu."
Semua orang memberi hormat sekali lagi kepada Ling Tian kemudian mereka segera berjalan meninggalkan Paviliun Harta.
Setelah semua orang telah pergi, seorang pria paruh baya segera bergegas ke ruangan Ling Tian.
"Aahh.. Tuan Ling Tian, perkenalkan namaku Dongfang Chao. Aku adalah manajer dari cabang Paviliun Harta di kota Bulan Biru ini."
"Aahh.. Ternyata Patriark Lin juga berada di sini bersama Tuan Ling Tian."
Lin Qiangda hanya mengangguk kepada Dongfang Chao.
"Hahaha.. Jangan panggil aku seperti itu, aku akan merasa menjadi sangat tua." Ling Tian tertawa mendengar Dongfang Chao berbicara sangat hati-hati kepadanya dan memanggilnya dengan sebutan TUAN.
"Aahh.. Baiklah Tuan Muda Ling Tian."
"Nah..! Seperti itu akan lebih baik. Apa yang membuat Tuan Dongfang kesini..?" Ling Tian berkata sambil tersenyum.
"Aahh.. Aku tidak berani. Jangan memanggilku seperti itu Tuan Muda..! Panggil saja aku PAMAN atau langsung menyebutkan namaku juga tidak apa-apa."
"Itu akan menjadi sangat tidak sopan jika aku memanggil namamu secara langsung, akan lebih baik jika aku memanggilmu dengan sebutan PAMAN."
"Itu terserah Tuan Muda Ling Tian saja. Aku kesini karena ingin memberikan kartu VIP ini kepada Tuan Muda, dan kami juga memberikan diskon 10% di setiap pembelian barang dari Paviliun Harta kami." Kata Dongfang Chao kemudian memberikan kartu VIP kepada Ling Tian dan mengembalikan sisa uang dari diskon tersebut.
"Terima kasih Paman."
Ling Tian mengambil kartu dan sisa uangnya lalu mengeluarkan Wurtzite Pelangi dan memainkan di tangannya.
"Kebetulan aku juga ingin bertanya kepada Paman tentang asal batu tidak berguna ini." Ling Tian terus bermain-main dengan Wurtzite Pelangi agar Dongfang Chao tidak curiga dengan pertanyaannya.
"Itu tidak sengaja di temukan oleh salah satu Tetua saat pergi mencari Ramuan Roh di Lembah Obat."
__ADS_1
"Ooo.. Apakah masih ada stok lain dari batu ini di Paviliun Harta kalian..?"
"Tidak ada lagi batu seperti itu yang tersedia di sini."
"Aahh.. Padahal batu ini sangat bagus di pakai untuk melempar kepala musuh-musuhku hingga benjol, karena batu ini sangat keras." Ucap Ling Tian dengan nada bercanda.
Lin Qiangda, Lin Yue dan Su Mei ingin tertawa melihat Ling Tian menipu Dongfang Chao. Jika dia mengetahui bahwa batu itu adalah bahan untuk membuat senjata Pusaka Tingkat Kaisar, mungkin Dongfang Chao akan langsung muntah darah karena telah melelangnya hanya dengan harga 500 ribu koin emas saja.
"Kalau begitu, baiklah Paman.. Kami akan segera pergi juga."
"Baiklah Tuan Muda Ling Tian."
Kemudian Ling Tian dan yang lainnya berjalan keluar dari Paviliun Harta lalu kembali ke kediaman Klan Lin.
Setelah sampai, Ling Tian berpisah dengan Lin Qiangda, lalu berjalan bersama Lin Yue dan Su Mei menuju ke ruangan Ling Han.
"Tian'er.. Apakah ada sesuatu..?" Ling Han yang sedang berlatih di halaman depan kamarnya, bertanya saat melihat Ling Tian berjalan ke arahnya.
"Kakak.. Aku datang kesini untuk bertanya padamu, apakah kamu akan ikut denganku pergi ke Lembah Obat..? Mungkin di sana banyak yang cocok untuk menjadi lawan berlatihmu."
"Jika seperti itu, aku pasti akan ikut denganmu." Ling Han berkata dengan gembira.
"Baiklah.. Bagaimana dengan kalian berdua..?" Ling Tian bertanya kepada Lin Yue dan Su Mei.
"Aku juga akan ikut." Jawab Lin Yue tegas.
"Kalau begitu, ayo kita berangkat sekarang sebelum malam tiba." Ling Tian segera membawa mereka ke tempatnya karena Xiaohai selalu berada di depan kamar Ling Tian.
"Xiaohai.. Apakah kamu tahu arah menuju Lembah Obat..?" Ling Tian bertanya kepada Xiaohai melalui telepati.
"Aku tahu Bos..! Tapi penguasa di tempat itu adalah Binatang Roh tingkat 4 yang kultivasinya pada tahap ketiga Bintang Berlian. Dari dulu aku hanya berani melihat tempat itu dari kejauhan, sebab aku takut untuk mendekatinya." Kata Xiaohai dengan nada ketakutan.
"Tenanglah.. itu tidak akan menjadi masalah jika aku telah meningkatkan kultivasiku."
"Baiklah Bos.." Jawab Xiaohai dengan nada yang masih takut.
Ling Tian dan yang lainnya segera naik ke punggung Xiaohai lalu melesat ke langit bersamanya. Hanya dalam beberapa menit, mereka telah sampai di depan Lembah Obat.
"Bos.. Tempat inilah yang di namakan Lembah Obat." Xiaohai memberitahukan kepada Ling Tian bahwa mereka telah sampai.
Ling Tian langsung memeriksa Lembah tersebut dengan indera spiritualnya. Dia bisa merasakan ada beberapa Binatang Roh tingkat 2 yang berada sekitar 50 km dan Binatang Roh tingkat 3 sekitar 100 km dari tempat mereka.
"Kurangi kecepatanmu dan teruslah masuk ke dalam. Kita akan singgah jika langit telah gelap."
__ADS_1
"Baiklah Bos.."
Beberapa Binatang Roh segera bersembunyi saat merasakan aura kuat yang di lepaskan dari tubuh Xiaohai.
Karena Xiaohai telah sangat mengurangi kecepatannya, mereka hanya masuk sekitar 150 km saat langit telah berubah menjadi gelap.
Ling Tian pun segera mencari gua untuk tempat tinggal mereka sementara. Karena dia berencana untuk membiarkan Ling Han, Lin Yue dan Su Mei untuk berlatih di tempat ini.
Setelah menemukan gua yang cukup luas, Ling Tian menyuruh ketiganya untuk masuk. Sedangkan dia sendiri masih tetap berada di luar bersama Xiaohai, karena tubuh Xiaohai yang sangat besar itu tidak bisa masuk ke dalam gua.
Ling Tian kemudian mengeluarkan sebuah Apel Petir dan melemparkannya kepada Xiaohai dan berkata.. "Ini untukmu."
Xiaohai segera menangkapnya dan tanpa basa-basi langsung memasukkannya ke dalam mulutnya, sebab dia tahu bahwa itu adalah buah Apel Petir yang dapat meningkatkan kultivasinya hingga menerobos ke tingkat pertama Bintang Berlian.
"Aahh Bos.. Aku sangat menyukaimu..!" Setelah mengatakan itu, Xiaohai segera jatuh tertidur dan mengeluarkan dengkuran yang keras.
"Hmmm.. Apakah dia berkultivasi sambil tidur..?" Ling Tian terkejut saat memperhatikan energi Qi yang berputar-putar di sekitar tubuh Xiaohai.
Dia hanya menggelengkan kepalanya lalu segera memasang Formasi Penyegelan untuk menutupi dan menyembunyikan tubuh Xiaohai.
Setelah itu, Ling Tian berjalan memasuki gua dan akan membuat Pil Susu Merah dari Ramuan Roh yang telah dia dapatkan dari Paviliun Harta.
Saat dia telah berada di dalam gua, dia melihat Ling Han sedang duduk berkultivasi, sedangkan Lin Yue dan Su Mei sedang bercakap-cakap.
Melihat kedua gadis itu sangat akur, Ling Tian sangat senang. Kemudian dia tersenyum kepada mereka berdua.
Setelah itu Ling Tian segera mengeluarkan bahan-bahan untuk membuat Pil Susu Merah, lalu mengeluarkan Api Ilahi ke telapak tangannya dan memurnikan semua
bahan tersebut.
Su Mei yang telah mengetahui bahwa Ling Tian juga seorang Alkemis, tetap sangat terkejut melihat cara Ling Tian meramu pil tanpa Kuali Pil.
Saat Ling Tian telah selesai membersihkan semua kotoran yang terdapat pada Ramuan Roh tersebut, dia menambahkan inti Binatang Roh tingkat 3 dan juga menambahkan setetes Susu Stalaktit ke dalam Ramuan Roh yang telah menjadi cairan.
Selanjutnya Ling Tian segera memulai proses pembentukan pil. Beberapa saat kemudian, 3 butir Pil Susu Merah mendarat di tangan Ling Tian.
Energi yang sangat kuat terpancar keluar dari pil tersebut dan itu berbeda dari Pil Susu Merah yang di buat oleh Ling Tian sebelumnya, karena dia kini menggunakan Ramuan Roh yang telah berumur 2000 tahun.
"Aku akan meningkatkan sedikit kultivasiku, mungkin aku akan membutuhkan waktu beberapa hari." Ling Tian berkata kepada kedua gadis itu.
"Mmm.." Lin Yue dan Su Mei mengangguk bersamaan.
Ling Tian segera duduk lalu menelan 2 butir Pil Susu Merah sekaligus kemudian mulai berkultivasi.
__ADS_1
***
Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.