
Semua orang yang berada di area turnamen beladiri tersebut menjadi bersemangat ketika hendak menyaksikan pertarungan sesungguhnya dari para kultivator tingkat tinggi yang akan segera dimulai.
Sementara untuk para anggota Sekte Bintang Hitam dan Sekte Angin Barat, kini sudah berkumpul bersama saat mengetahui bahwa pemimpin Sekte mereka telah bergabung untuk bertarung melawan Ling Tian.
"Menurutku, pemuda itu akan sangat kewalahan menghadapi kedua pemimpin Sekte yang telah menggabungkan kekuatan mereka."
"Tapi sepertinya pemuda tersebut terlihat sangat percaya diri dan tak ada sedikitpun rasa takut yang nampak dari wajahnya."
"Aaiihh... Itu karena sebelumnya pemimpin Li menyerangnya hanya menggunakan tangan kosong saja. Namun, sekarang dia telah mengeluarkan senjatanya. Bukankah pemimpin Li sangat terkenal dengan teknik pedangnya yang sangat hebat?"
"Hmmm... Aku juga pernah mendengarnya. Ketika pemimpin Li telah menggunakan pedangnya, semua lawan yang pernah bertarung dengannya akan segera terbunuh secara mengenaskan."
"Yaah, ditambah lagi dengan pemimpin Ma yang juga sangat terkenal dengan teknik tongkatnya. Menurut kabar yang aku dengar, kekuatan dari pemimpin Ma dan pemimpin Li seimbang."
"Huuuhhh... Meskipun seperti itu, aku tetap yakin bahwa pemuda tersebut dapat mengalahkan keduanya. Lihat saja, dia seakan meremehkan mereka berdua dan seolah-olah pertarungan hidup dan mati ini hanya sebagai permainan baginya."
Berbagai komentar dari para penonton terdengar lagi di sekitar area turnamen beladiri. Entah siapa yang pertama memulainya, taruhan pun terjadi kembali di antara mereka.
Wajah Xiao Jun menjadi berseri-seri saat melihat orang-orang di sekitarnya telah ramai melakukan pertaruhan. Dia segera menoleh ke arah Wu Dunrui dan berkata pelan, "Paman, jika kamu percaya padaku, silakan gunakan seluruh uang Paman untuk memasang taruhan pada Guruku!"
"Hmmm...." Wu Dunrui tertegun sejenak setelah mendengar apa yang telah dikatakan oleh Xiao Jun. Kemudian ia pun mengangguk dengan penuh semangat.
Di dalam arena, Ling Tian yang masih terlihat sibuk merenggangkan tubuhnya, seketika langsung berhenti ketika mendengar hiruk-pikuk para penonton.
"Apakah kamu telah selesai?" tanya Ma Hong yang sudah bersiap di posisinya untuk menyerang Ling Tian bersama dengan Li Ming.
"Tunggu sebentar! Bersabarlah sedikit lagi! Apakah kalian tidak mendengar bahwa semua orang di tempat ini melanjutkan kembali acara pertaruhan di antara mereka?" ucap Ling Tian yang menggerak-gerakkan tangannya seraya memberi tahu keduanya agar menunggu sejenak.
"Karena ini adalah pertarungan antara hidup dan mati, aku akan ikut bersenang-senang juga bersama semuanya." lanjut Ling Tian lagi sambil tersenyum kecil.
"Lakukanlah sesukamu! Sebab, ini juga adalah pertaruhan terakhirmu. Karena sebentar lagi kamu akan menjadi mayat yang tak memiliki kuburan!" geram Li Ming dengan nada kasar.
__ADS_1
"Hehehe... Baiklah." Ling Tian tertawa lirih, kemudian berbalik memandang ke arah para penonton dan berkata dengan menggunakan energi Qi-nya, "Jika ada yang ingin bertaruh melawanku, lakukanlah sekarang sebelum pertarungan ini dimulai!"
Anggota Sekte Bintang Hitam dan juga Sekte Angin Barat segera berbisik-bisik di antara satu sama lainnya saat mendengar apa yang diucapkan oleh Ling Tian.
Lalu, seorang pria paruh baya ikut berbicara menggunakan energi Qi-nya juga, "Aku akan bertaruh denganmu sebanyak 5 miliar koin emas!"
"Aku juga akan bertaruh denganmu sebanyak 500 juta koin emas!"
"Aku pun demikian. Taruhanku sebanyak 1 miliar koin emas!"
"Yaah... Aku juga ingin bertaruh sebanyak 2 miliar koin emas!"
Para anggota kedua Sekte tersebut terus bergantian meneriakkan jumlah taruhan mereka ke arah Ling Tian. Semua penonton yang mengandalkan Li Ming dan Ma Hong pun ikut berbicara juga.
"Wooaahh, banyak juga yah yang ingin bertaruh denganku! Baiklah, aku akan melawan kalian semua. Paman, ini seluruh uang taruhanku!" Ling Tian segera melemparkan sebuah Cincin Ruang kepada Wu Dunrui.
Cincin Ruang tersebut melayang dengan sangat cepat dan berhenti tepat di depan Wu Dunrui.
"Mmm...."
"Hmmm... Bagaimana kalau kita mulai saja pertarungannya? Aku telah menyelesaikan masalah pertaruhanku." tanya Ling Tian ketika berbalik ke arah Li Ming dan Ma Hong.
"Seandainya kami tahu bahwa kamu memiliki uang sebanyak itu, kami akan langsung saja membunuhmu. Sebab, setelah kematianmu, uang tersebut akan menjadi milik kami berdua," ujar Li Ming dengan nada menyesal dan juga dengan tatapan serakah.
"Hehehe... Maaf karena telah mengecewakan kalian berdua! Baiklah, saatnya kita bermain-main sejenak untuk menyenangkan hati para penonton."
Setelah mengatakan hal tersebut, Ling Tian seketika menghilang dari tempatnya. Dengan menggunakan Teknik Langkah Dewa Naga, dia langsung menyerang ke arah Li Ming dan Ma Hong.
Melihat bahwa Ling Tian telah menerjang ke arah mereka, kedua pemimpin Sekte besar itu segera berpencar dan membalas serangan Ling Tian dari sisi yang berbeda.
Gerakan yang mereka tunjukkan sangat cepat, sehingga para penonton tidak bisa lagi menyaksikan jalannya pertarungan tersebut. Hanya bunyi dari getaran udara yang berfluktuasi terdengar keluar mengiringi setiap serangan yang mereka lancarkan.
__ADS_1
Hanya dalam beberapa saat saja, pertarungan itu telah berpindah ke atas udara. Senjata Li Ming dan Ma Hong terus melakukan serangan ke bagian tubuh Ling Tian yang terlihat terbuka dan memiliki celah.
Namun, sangat disayangkan bahwa senjata mereka tidak bisa mengenai sedikitpun tubuh Ling Tian yang terus bergerak lincah dan sangat cepat untuk menghindari setiap serangan yang tertuju padanya.
Tongkat baja Ma Hong menyerang ke arah bagian bawah dari tubuh Ling Tian. Sedangkan pedang Li Ming terus menyerang ke arah bagian atas tubuhnya.
Setiap serangan dan pertahanan yang ditampilkan oleh keduanya juga terkombinasi dengan sangat baik.
"Mati!" teriak Li Ming ketika pedangnya akan menebas kepala Ling Tian.
Menatap pedang yang telah mendekati lehernya, dengan sangat cepat Ling Tian menundukkan sedikit tubuhnya untuk mengelak serangan tersebut.
Melihat hal itu, Ma Hong seakan mendapatkan kesempatan ketika mengetahui posisi Ling Tian yang kurang menguntungkan. Tongkat baja di tangannya juga ikut bergerak memukul tepat ke arah pinggang Ling Tian.
Tapi, sama seperti sebelumnya. Ling Tian masih sangat mudah berkelit dari serangan tongkat baja milik Ma Hong dengan cara memutar tubuhnya di atas udara. Pertarungan mereka pun berlangsung semakin sengit.
Beberapa Master Formasi termasuk Wu Dunrui langsung bergerak untuk memasang Formasi Pelindung, agar area turnamen beladiri tidak hancur berantakan akibat dampak dari pertarungan ketiga kultivator tingkat tinggi tersebut.
"Ayo, lebih ganas lagi! Apakah hanya ini kekuatan yang kalian bangga-banggakan sebelumnya. Bagaimana kalian akan membunuhku jika serangan kalian saja tidak dapat mengenai tubuhku?" seru Ling Tian di sela-sela pertarungan mereka.
"Hahaha... Omongan kalian berdua ternyata hanya bualan belaka saja. Bukankah sebelumnya kalian sangat bersemangat ingin menghancurkan dan melenyapkan aku?"
"Aaiihh.. Bila hanya seperti ini, otot-ototku belum renggang seluruhnya."
Suara Ling Tian menggema di atas area turnamen beladiri. Kadang sesekali terdengar tawa mengejek yang keluar dari mulutnya.
***
Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.
Terima kasih juga buat teman-teman yang telah menghargai karya Author dengan cara memberikan Tip.
__ADS_1
Author juga doakan semoga sehat selalu buat semua pembaca, baik itu yang suka maupun yang tidak suka dengan Novel "LSM" ini.
Jika ada Typo dalam setiap chapter di Novel ini, mohon untuk di beritahukan kepada Author agar Author segera merevisinya.