Legenda Sang Monster

Legenda Sang Monster
Chapter 60. Mencari Alasan Untuk Berperang


__ADS_3

Keesokan harinya saat pagi telah tiba, Ling Tian berjalan keluar menuju halaman istana yang sangat luas di ikuti oleh yang lainnya.


Ling Tian melihat bahwa Kaisar dan Jia Xiulan telah berada di tengah-tengah sekian banyak orang yang berkumpul di halaman itu. Di tempat tersebut juga banyak Binatang Roh yang menjadi tunggangan semua orang.


"Aahh.. Akhirnya kamu datang..! Kita akan segera berangkat ke perbatasan dengan semua orang ini." Kaisar berkata sambil tersenyum.


Orang-orang yang tidak mengenali Ling Tian, sangat terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Kaisar.


"Siapa pemuda ini..?"


"Kaisar mengatakan bahwa kita semua belum bisa berangkat karena dia masih menunggu seseorang. Apakah pemuda ini yang dari tadi ditunggu oleh Kaisar..?"


"Aahh.. Coba kalian lihat lencana yang dipakai oleh pemuda itu..! Bukankah itu lencana Panglima tertinggi..?"


Semua orang yang berada di tempat itu mulai berbisik-bisik dan mempertanyakan tentang Ling Tian.


"Perkenalkan, dia adalah Ling Tian yang akan menjadi pemimpin dalam perang ini..!" Kaisar berkata sambil mengangkat tangannya ke arah Ling Tian.


"Haahh..! Apakah dia Ling Tian Sang Monster yang di rumorkan itu..?"


"Aahh.. Dia tidak terlihat seperti seorang Monster..!"


"Wajahnya juga sangat tampan dan tampak seperti manusia biasa..!"


"Mungkinkah rumor itu semuanya bohong..?"


Orang-orang itu sekali lagi berbisik-bisik membicarakan tentang Ling Tian.


"Mereka semua adalah para kultivator tingkat tinggi dari Akademi Naga Azure, dari setiap Klan dan juga dari setiap Sekte yang berada di Ibukota kekaisaran. Semuanya berjumlah sekitar 500 ribu orang." Penasehat mulai berbicara menggantikan Kaisar.


"Sebagian dari kultivator generasi muda telah berangkat sejak kemarin bersama para Tetua yang membawa mereka untuk membantu para prajurit yang telah tinggal di perbatasan."


"Karena masalah waktu, aku hanya akan memperkenalkan bahwa ini adalah Kepala Akademi Naga Azure yang bernama Zhaoyang Hong." Lanjut penasehat tersebut.


"Dia adalah Guruku..!" Jia Xiulan menambahkan.


"Salam kenal Gurunya Tuan Putri..!" Ling Tian menunduk memberi hormat. Dia mengatakan seperti itu karena tidak tahu harus memanggil dengan sebutan apa kepada Zhaoyang Hong.


"Hahaha.. Panggil saja aku Pak Tua Hong atau Kakek Hong..!" Zhaoyang Hong terkekeh mendengar Ling Tian memanggilnya Guru Tuan Putri.


"Baiklah.. Sudah saatnya kita berangkat..!" Kaisar berkata lalu melompat ke atas tunggangannya yaitu seekor Gagak Berkaki Tiga yang panjangnya sekitar 50 meter dan kultivasinya berada pada tahap kesembilan Bintang Emas.


Semua orang juga segera melompat naik ke atas tunggangan mereka.


"Kwaaakkk"


Xiaohai langsung muncul di depan Ling Tian dan memekik ke arah semua Binatang Roh yang berada di tempat itu.

__ADS_1


Seketika tubuh semua Binatang Roh tersebut gemetar ketakutan dan menundukkan kepala mereka kepada Xiaohai.


Semua orang yang melihat hal itu, sangat terkejut dengan apa yang terjadi pada tunggangan mereka.


Xiaohai segera membusungkan dadanya dan mengangkat kepalanya tinggi-tinggi seakan mengatakan dia adalah Bos di antara semua Binatang Roh itu.


"Elang keren, aku akan ikut denganmu." Jia Xiulan berkata kepada Xiaohai.


Xiaohai mempertahankan posenya sambil mengangguk-anggukkan kepalanya ke arah Jia Xiulan.


Dengan cepat, Jia Xiulan melompat naik ke atas punggung Xiaohai. Ling Tian hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya melihat tingkah Xiaohai tersebut.


Dia kemudian melompat juga ke atas punggung Xiaohai di ikuti oleh Ling Han dan yang lainnya.


"Kwaaakkk"


Dengan menghentakan kakinya, Xiaohai segera melesat ke langit dengan cepat tetapi dia tidak menggunakan kecepatan penuhnya karena Binatang Roh yang lainnya pasti akan tertinggal jauh di belakangnya.


Kemudian Kaisar dan yang lainnya segera mengikuti di belakang Xiaohai. Perjalanan ke perbatasan yang seharusnya ditempuh Xiaohai selama 5 hari dengan kecepatan penuhnya, kini menjadi seminggu karena ikut menyamakan kecepatannya dengan Binatang Roh lainnya.


Selama di atas punggung Xiaohai, Ling Tian menelan Pil Susu Violet untuk menaikkan tingkat kultivasinya. Saat mereka sampai di perbatasan pun Ling Tian tidak turun dari punggung Xiaohai dan terus melanjutkan berkultivasi.


Tidak ada yang berani mengganggu Ling Tian karena Jia Xiulan telah mengatakan kepada Kaisar bahwa Ling Tian sedang berkultivasi. Ling Han dan yang lainnya juga terus berada di dekatnya untuk melindunginya.


Xiaohai yang tahu bahwa Ling Tian sedang berkultivasi, membawa Ling Tian menjauh dari kerumunan orang dan mencari tempat yang sepi agar Ling Tian berkultivasi dengan tenang.


Setelah 4 hari lagi berlalu, ledakan teredam terdengar dari dalam tubuh Ling Tian. Energi yang sangat kuat segera berputar-putar di sekitar tubuhnya.


Merasakan hal itu, Ling Han dan yang lainnya segera menjauh dari Ling Tian karena takut terkena dampak dari kekuatan energi tersebut.


Beberapa saat kemudian, energi yang sangat kuat tersebut kembali masuk ke dalam tubuh Ling Tian. Itu menandakan dia berhasil menerobos ke tahap kedua Bintang Berlian. Kekuatannya kini setara dengan kultivator tahap kelima Bintang Berlian.


Ling Tian membuka matanya lalu tersenyum kepada yang lainnya. Kemudian dia memanggil mereka untuk naik ke punggung Xiaohai dan pergi menuju perkemahan Kaisar.


Saat mereka sampai, Ling Tian melihat semua orang hanya duduk santai di dalam Formasi. Dia kemudian melompat turun dari punggung Xiaohai dan berjalan ke arah perkemahan Kaisar.


Ling Tian mengangkat jarinya dan menyentuh Formasi tersebut dengan santai.


"BAM"


Ledakan terdengar bersama hancurnya Formasi tersebut. Semua orang yang melihat apa yang di lakukan oleh Ling Tian sangat terkejut sehingga rahang mereka hampir jatuh ke tanah.


"Hehehe.. Maaf telah mengagetkan kalian semua..! Aku tidak sengaja melakukannya. Mungkin karena Formasi ini sangat lemah, sehingga hanya dengan sedikit sentuhan saja itu telah membuatnya hancur." Ling Tian berkata sambil menggaruk-garuk kepalanya.


"Memangnya kami buta, hingga kamu bisa seenaknya mengatakan bahwa tidak sengaja melakukannya."


"Formasi ini mampu bertahan dari serangan kultivator tahap pertama Bintang Berlian, dan kamu mengatakan itu sangat lemah..!"

__ADS_1


"Dan ada apa dengan ekspresimu yang sangat menjengkelkan itu."


Banyak kultivator yang mengutuk Ling Tian di dalam hati mereka, saat melihat ekspresi wajahnya yang seakan merasa tidak bersalah setelah menghancurkan Formasi tersebut.


Wajah Zhaoyang Hong terlihat masam setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Ling Tian, sebab dialah yang telah membuat Formasi tersebut. Dia juga sangat terkejut melihat Ling Tian dengan sangat mudah menghancurkan Formasi Pertahanan yang dibuatnya


Kaisar hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya dan tidak tahu harus mengatakan apa.


"Siapa pemuda itu..? Dia terlihat sangat tampan."


"Aku juga tidak tahu karena aku baru melihatnya hari ini."


"Uwwaahh.. Aku sepertinya sedang jatuh cinta pada pandangan pertama kepada pemuda tersebut."


Beberapa kultivator wanita dari generasi muda sedang membicarakan Ling Tian. Mereka telah tiba lebih dulu di perbatasan sehingga tidak pernah bertemu dengannya, karena setelah Ling Tian sampai, dia langsung dibawa menjauh ke tempat sepi oleh Xiaohai.


"Aahh.. Coba kalian lihat kedua gadis yang berada di sisi pemuda itu..! Mereka berdua sangat cantik dan mampu bersaing dengan kecantikan Tuan Putri."


"Huuuhhh.. Betapa beruntungnya pemuda tersebut bisa berjalan bersama dengan dua keindahan itu."


Para kultivator pria dari generasi muda juga membicarakan Lin Yue dan Su Mei. Mereka merasa iri dengan keberuntungan Ling Tian.


Ling Tian dan yang lainnya tidak mempedulikan tatapan semua orang yang tertuju ke arah mereka. Dia terus berjalan menuju ke arah Kaisar.


"Salam hormat Yang Mulia..!" Ling Tian dan yang lainnya segera memberi hormat kepada Kaisar. Dan seperti biasanya, Ling Tian hanya menundukkan kepalanya dan tidak membungkuk seperti yang lain.


"Mmm.." Kaisar hanya mengangguk kepada mereka sambil tersenyum.


"Bagaimana perkembangan dan situasi yang ada di sini, Yang Mulia..?" Ling Tian berkata pelan.


"Selama beberapa hari ini, para prajurit kekaisaran Ma belum terlihat akan melakukan serangan. Mereka hanya terlihat santai di perbatasan ini. Mungkinkah ancaman mereka itu hanyalah kebohongan semata..?" Kata Kaisar dengan nada bingung.


"Kita tunggu saja selama beberapa hari lagi. Jika mereka masih terlihat santai seperti sebelumnya, maka biar kita saja yang membuat keributan." Ling Tian berkata sambil mengangkat bahunya.


"Bukankah itu berarti kita yang memulai perang ini terlebih dahulu, sehingga mereka akan memiliki alasan yang lebih kuat untuk menyerang kita." Kaisar mengerutkan alisnya.


"Aahh.. Mungkinkah ini taktik mereka..?" Penasehat segera berkata dengan nada sedikit panik.


"Hmmm.. Bisa dikatakan seperti itu. Jika kita menyerang mereka, itu akan menjadi alasan mereka agar mendapatkan dukungan dari kekaisaran lain untuk menyerang kita. Dan jika kita hanya terus duduk diam di sini, itu bisa membuat kita lengah hingga mereka dengan mudah dapat menaklukkan kita." Kata Kaisar dengan cemas.


"Tenanglah Yang Mulia..! Taktik mereka ini sama sekali tidak berguna. Bila mereka tidak menyerang, mari kita membuatkan alasan bagi mereka untuk melakukan serangan kepada kita." Ling Tian berkata santai sambil tersenyum.


***


Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.


Jika ada Typo dalam setiap chapter di Novel ini, mohon untuk di beritahukan kepada Author agar Author segera merevisinya.

__ADS_1


__ADS_2