Legenda Sang Monster

Legenda Sang Monster
Chapter 255. Kedatangan Kaisar Jia -1


__ADS_3

"Tuan Muda, akhirnya kamu kembali!" Zhang Xuan yang baru saja memasuki aula, langsung berseru menyapa Ling Tian.


"Hahaha ... Silakan duduk, Paman Zhang!" Tadinya aku akan pergi ke restoran Paman Zhang setelah selesai bertemu keluargaku. Tapi rupanya Paman Zhang telah lebih dulu datang ke sini." Ling Tian tertawa gembira menyambut kedatangan Zhang Xuan. Kemudian melanjutkan, "Bagaimana dengan urusan restoran? Apakah daging Binatang Roh tingkat empat masih tersedia di sana?"


Melihat tingkat kultivasi Zhang Xuan yang sama dengan tingkat kultivasi Ling Sheng dan Ling An, yaitu tahap kesembilan Bintang Berlian, Ling Tian berpikir bahwa Zhang Xuan telah dapat menyediakan sendiri menu dari daging Binatang Roh tingkat empat di restorannya.


"Yah ... Sekarang aku sendiri sudah bisa berburu Binatang Roh tingkat empat. Tapi sebelumnya, aku sudah dibantu oleh kedua orang tuamu untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Dan sampai saat ini, Klan Ling terus membantuku untuk mengelola restoran," jawab Zhang Xuan dengan jujur.


"Tian'er! Selain dirimu, Paman Zhang-mu jugalah yang membantu perbendaharaan kita hingga Klan Ling menjadi lebih besar lagi seperti sekarang ini," sambung Ling Sheng menambahkan.


"Hehehe ... Kalau begitu, nanti aku akan memberikan beberapa ekor Binatang Roh tingkat lima kepada Paman Zhang untuk dijual di restoran," balas Ling Tian dengan nada santai.


"Apa?!"


Bukan hanya Zhang Xuan saja, tapi seluruh anggota Klan Ling yang berada di dalam aula itu sangat terkejut dengan pernyataan Ling Tian. Jika apa yang dikatakan oleh Ling Tian adalah benar, maka kini restoran Zhang Xuan akan menjadi satu-satunya restoran di Benua Langit Tingkat Rendah yang menyediakan menu dari daging Binatang Roh tingkat lima.


"Be--benarkah itu, Tuan Muda?" tanya Zhang Xuan terbata-bata karena masih tidak percaya dengan apa yang baru saja di dengarnya.


"Tentu saja benar! Namun, itu hanya khusus dapat dimakan oleh kultivator dari tahap ketujuh Bintang Berlian dan tahapan yang ada di atasnya saja. Selain dapat memperkuat tulang serta otot-otot di dalam tubuh, daging Binatang Roh tingkat lima akan meningkatkan kultivasi dan membuat seorang kultivator menerobos ke tahap Bintang Bumi."


"Mungkin Di sini Binatang Roh tingkat lima hanyalah mitos belaka. Akan tetapi, di Benua Langit Tingkat Menengah, keberadaan mereka sangat banyak. Bahkan di beberapa kota besar yang ada di sana mengizinkan Binatang Roh tingkat lima berkeliaran bebas bersama tuan mereka di jalanan."


Ling Tian mulai menjelaskan sedikit gambaran kasar tentang keadaan Benua Langit Tingkat Menengah pada Zhang Xuan dan keluarganya.

__ADS_1


"Tian'er! Apakah kami juga sudah bisa pergi melihat-lihat ke Benua Langit Tingkat Menengah?" Ling An yang merasa tidak ingin berpisah dengan Ling Yuemeilan, segera bertanya pada Ling Tian. Sebab, sebagai seorang nenek, hanya cucunya tersebut yang akan menjadi penghibur hatinya bila Ling Tian pergi bertualang lagi.


Pertanyaan Ling An juga mewakili pertanyaan dari semua anggota klannya yang merasa sangat penasaran dengan Benua Langit Tingkat Menengah.


"Tentu saja bisa, Ibu Bos! Sebab, penguasa Benua Langit Tingkat Menengah adalah Bos-ku sendiri. Jadi, tidak akan ada seorang pun yang akan berani melarangnya." Xiaohai yang sedari tadi merasa diabaikan, langsung menyela ketika Ling Tian akan menjawab pertanyaan dari ibunya.


"Hah?!"


Mendengar jawaban dari Xiaohai, Zhang Xuan dan semua anggota Klan Ling yang berada di dalam aula langsung tersentak kaget. Bahkan ada di antara mereka yang melompat dari tempat duduknya.


Mereka semua sudah sangat terkejut setelah mendengar bahwa Ling Tian telah menjadi penguasa di Benua Langit Tingkat Menengah. Namun, mereka juga dikejutkan dengan seekor anj1ng yang dapat berbicara.


"Tian'er! Si ... siapa anj1ng itu? Me ... mengapa dia dapat berbicara?" tanya Ling Sheng tergagap.


"Hehehe ... Dia adalah Xiaohai, Ayah! Ini merupakan bentuk dari transformasinya setelah menjadi Binatang Roh tingkat lima. Sedangkan yang di atas punggungnya adalah Xiaohou. Dia juga merupakan Binatang Roh tingkat lima," jawab Ling Tian sembari tertawa lirih.


"Apa?!"


"Mungkinkah dia adalah Xiaohai si Elang Petir Hitam yang gagah perkasa itu, Tuan Muda?" Zhang Xuan bertanya dengan nada canggung.


Xiaohai yang mendengar pertanyaan dari Zhang Xuan tersebut, segera membusungkan dada dan mengangkat kepalanya tinggi-tinggi untuk memperlihatkan sikap kerennya di hadapan semua orang.


"Ya! Itu memang dia," ucap Ling Tian singkat.

__ADS_1


"Tapi mengapa dia menjadi anj1ng buruk rupa seperti ini?" tanya Zhang Xuan lagi masih dengan nada canggungnya.


Seketika sikap Xiaohai langsung berubah setelah Zhang Xuan melayangkan pertanyaannya kembali pada Ling Tian. Dengan geram, dia pun berteriak marah, "Zhang Xuan! Wajahmu yang sangat jelek. Seluruh keluargamu juga sangat jelek. Beraninya kamu mengatakan pria tampan ini adalah buruk rupa!? Jika saja aku tidak mengingat hubunganmu dengan Bos, maka ...."


PLETAK


Sebelum Xiaohai melanjutkan kata-katanya, sebuah pukulan yang cukup keras telah mengetuk kepalanya.


"Aduuhh ... Kakak Besar! Dia yang lebih dulu menghinaku. Seharusnya kepala orang itu yang kamu pukul," ratap Xiaohai dengan nada sedih.


"Ciihh ... Mengapa aku harus memukulnya bila yang dikatakannya adalah benar?" balas Kera Salju sambil mencibirkan bibirnya ke arah Xiaohai.


Meski tingkah Kera Salju dan Xiaohai terlihat lucu di depan mereka, namun Zhang Xuan serta semua anggota Klan Ling tak ada yang berani untuk tertawa.


Setelah mendengar sendiri penjelasan dari Ling Tian tentang kedua Binatang Roh tersebut, mereka pun sedikit mengerti bahwa tingkat kultivasi milik Xiaohai dan Kera Salju telah berada sangat jauh di atas mereka.


Karena Binatang Roh tingkat lima sudah memiliki tingkat kultivasi paling rendah berada di tahap pertama Bintang Bumi.


"Hehehe ... Kakek dan Nenek tidak perlu takut terhadap Paman Xiaohai. Jika Paman Xiaohai nakal, maka Paman Xiaohou akan memberikan hukuman padanya," ujar Ling Yuemeilan seraya tertawa kecil di atas pangkuan Ling An.


Mendengar nada polos dan lucu milik Ling Yuemeilan, semua orang pun akhirnya tertawa lepas hingga membuat suasana di dalam aula menjadi riuh.


"Hmmm ... Sepertinya Ayah dan Ibu juga sudah menuju ke sini. Sebaiknya aku keluar untuk menjemput mereka," ungkap Jia Xiulan ketika merasakan aura Kaisar Jia dan Permaisuri melesat menuju ke arah kediaman Ling Tian.

__ADS_1


"Mmm! Kalau begitu, mari kita pergi bersama untuk menyambut mereka," jawab Ling Tian sambil menganggukkan kepalanya pelan.


"Sebaiknya kita semua harus keluar untuk menyambut kedatangan Kaisar dan Permaisuri," sahut Ling Sheng yang langsung berdiri dari tempat duduknya.


__ADS_2