Legenda Sang Monster

Legenda Sang Monster
Chapter 170. Pil Terbaik Sepanjang Masa


__ADS_3

Acara pelelangan pun berlangsung kembali. Beberapa barang yang di lelang selanjutnya tak ada lagi yang menarik perhatian Ling Tian, karena menurutnya semua itu hanyalah item biasa saja.


Kini tibalah saatnya yang ditunggu-tunggu oleh para tamu yang juga menjadi item terakhir dari acara pelelangan tersebut, yaitu Pil Awan Bening dengan efektivitas 91%. Semua orang tampak terlihat sangat antusias menantikannya.


Melihat hal itu, Ning'er pun menjadi lebih bersemangat memimpin acara pelelangan. Tanpa menunggu lebih lama lagi, seorang petugas segera berjalan ke atas panggung dengan membawa sebuah kotak yang berisi botol pil kecil di dalamnya.


"Baiklah, para tamu sekalian! Kini kita telah sampai pada acara puncak dalam pelelangan ini. Seperti yang telah kalian ketahui, item terakhir yang akan di lelang oleh Asosiasi Harta Kuno kami adalah Pil Awan Bening dengan efektivitas 91%."


"Pil ini sangat berguna bagi kultivator yang tingkat kultivasinya telah berada pada tahap Bintang Bumi. Sebab, dengan hanya menelannya, kultivasi pun akan meningkat dengan sangat cepat."


"Ini adalah pil terbaik yang pernah ada dan ini juga hanya satu-satunya di Kota Primordial. Kalian takkan pernah menjumpainya lagi di kota-kota lainnya."


"Jika ada di antara kalian para kultivator tingkat Bintang Bumi yang mengalami kemacetan dalam kultivasi, pil inilah sebagai solusinya."


"Baiklah, mari kita saksikan bersama pil terbaik sepanjang masa yang telah dibuat sendiri oleh ketua Asosiasi Alkemis yaitu, Tuan Yun Feilong!"


PPFFTT


Ling Tian tiba-tiba langsung menyemburkan teh yang masih ada di dalam mulutnya ketika mendengar perkataan Ning'er saat mempromosikan pil buatan Yun Feilong.


"Hmmm... Pil terbaik sepanjang masa?!" ucap Ling Tian pelan dengan nada sedikit mencibir seraya menoleh ke arah Yun Feilong.


"Aaiihh... P-pemimpin! Jangan menatapku seperti itu!"


Yun Feilong hanya bisa tertunduk lesu dengan wajah canggung saat mendengar perkataan Ling Tian yang seakan mengolok-oloknya. Sementara Dugu Changfeng yang masih berada di dalam ruangan mereka, memandang ke arah Ling Tian dengan wajah yang tampak keheranan.


Ia tak mengerti mengapa Ling Tian seolah-olah menghina pil buatan Yun Feilong yang merupakan pil terbaik yang pernah ada. Bahkan di Ibukota kekaisaran, Dugu Changfeng hanya pernah sekali saja melihat Pil Awan Bening dengan efektivitas 89%.


Bisa dibilang, bahwa Asosiasi Harta Kuno lah yang pertama kalinya melelang Pil Awan Bening dengan efektivitas 91%. Hal ini juga belum pernah terjadi di tempat pelelangan manapun.


Di atas panggung pelelangan, Ning'er mengambil botol kecil yang berada di dalam kotak itu. Dengan gerakan yang sangat hati-hati, ia membuka penutup botol tersebut secara perlahan-lahan. Aroma pil seketika menyebar di dalam aula. Aura yang dipancarkannya pun terasa sangat kuat.


Ning'er kemudian bergerak sangat cepat untuk mengeluarkan pil tersebut dari dalam botol dan memperlihatkannya kepada para tamu. Namun hanya sekitar 2 detik saja, ia langsung memasukkannya kembali karena takut esensi dari pil itu akan berkurang jika terlalu lama berada di luar botol.


"Wooaahh... Itu benar-benar Pil Awan Bening dengan efektivitas yang melebihi 90%. Aku dapat merasakan energi Qi dalam tubuhku bergejolak hanya dengan menghirup aromanya saja."


"Hmmm... Untungnya aku telah menyimpan uangku khusus untuk bersaing mendapatkan pil ini!"


"Ciihh... Bukan kamu saja yang seperti itu. Aku tak membeli apapun dari barang yang di lelang sebelumnya karena sengaja mempersiapkan untuk bersaing memperebutkan pil itu."

__ADS_1


"Hmph... Mari kita lihat siapa sebenarnya yang akan berhasil memenangkannya."


Berbagai tanggapan serta komentar dapat terdengar jelas dari orang-orang yang berada di dalam aula. Sementara untuk para tamu yang berada di dalam ruangan khusus, mereka semuanya juga berniat tak akan melepaskan kesempatan untuk mendapatkan Pil Awan Bening tersebut.


"Baiklah, Tuan-tuan! Lelang untuk pil ini akan segera dimulai. Untuk harga awalnya adalah...."


"Aku akan menawarnya sebanyak 5 miliar koin emas!"


Sebelum Ning'er menyelesaikan kalimatnya, seorang tamu sudah terlebih dahulu meneriakkan penawarannya dengan nada bangga.


"Apa?! Hanya dengan nilai seperti itu kamu mau mengambil pil tersebut. Jangan mimpi! Aku akan menaikkan harganya menjadi 10 miliar koin emas."


Melihat antusias yang sangat besar dari para tamu, wajah Ning'er menjadi lebih berseri-seri. Ia hanya diam dan membiarkan mereka mulai bersaing memperebutkan Pil Awan Bening itu.


"15 miliar...."


"16 miliar...."


"20 miliar...."


PPFFTT


Ling Tian sekali lagi menyemburkan teh dari mulutnya ketika mendengar harga pil tersebut telah mencapai 20 miliar koin emas. Sedangkan untuk Yun Feilong sendiri, ia sedari tadi masih tetap tertunduk lesu tanpa berani mengangkat kepalanya.


"Ciihh... Kali ini kami takkan membiarkan kau mengambilnya. Kami dari Sekte Tulang Abadi akan menaikkan harganya menjadi 35 miliar koin emas!"


"Kami juga dari klan Jiu akan menaikkan tawarannya menjadi 37 miliar koin emas!"


"Jika begitu, kami pun dari Sekte Pedang Harmoni akan meningkatkan harganya menjadi 38 miliar koin emas!"


"Klan Zhuge kami menawarkan 40 miliar koin emas!"


"Ternyata kekayaan kalian hanya seperti itu?! Pil terbaik sepanjang masa cuma dihargai sangat kecil oleh kalian semua. Baiklah, aku akan mengambilnya dengan 50 miliar koin emas! Sebaiknya kalian menyerah saja jika sudah tak mampu membelinya," ucap Ling Tian dengan nada mengejek berniat memanas-manasi orang-orang tersebut.


"Ciihh... 50 miliar masih terbilang kecil bagi klan Han kami. Aku akan menaikan harganya menjadi 53 miliar koin emas!"


"54 miliar...."


"55 miliar...."

__ADS_1


"57 miliar...."


"Hehehe... Lihatlah aku membantu untuk menaikkan harga pilmu, saudara Yun! Yaah... Itu memang pantas disebut sebagai pil terbaik sepanjang masa. Ayo, bergembiralah!" Ling Tian tertawa lirih sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.


Namun, bukannya merasa senang, wajah Yun Feilong malah menjadi semakin masam ketika mendengar Ling Tian memuji pilnya. Melihat keadaan temannya tersebut, Dugu Changfeng semakin kebingungan. Ia sebenarnya ingin bertanya pada Yun Feilong, tapi situasinya tak memungkinkan.


"62 miliar...."


"64 miliar...."


"67 miliar...."


Mendengar nilai pil itu sudah melebihi harga teknik beladiri Tingkat Langit kelas tinggi miliknya, Ling Tian hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya saja. Dalam hatinya ia bertanya-tanya, bagaimana kalau seandainya pil miliknya yang dijual dalam pelelangan tersebut? Kira-kira berapa harga yang akan ditawarkan oleh orang-orang itu?


Tetapi bila Ling Tian menjualnya ke pelelangan, pasti harga pil buatan Yun Feilong menjadi lebih sedikit dari yang sekarang dan mungkin orang-orang tak lagi mempedulikan pilnya tersebut.


Walaupun harga pil telah mencapai 67 miliar koin emas, namun masih banyak orang yang menginginkannya. Sebab, hal yang terpenting bagi seorang kultivator adalah meningkatkan kultivasinya. Jika kultivasi mereka menjadi tinggi, maka kekuatan klan atau Sekte mereka akan lebih berpengaruh lagi dan juga akan semakin ditakuti oleh lawan-lawannya.


Ketika harga pil sudah mencapai 78 miliar koin emas, beberapa orang akhirnya mulai menyerah karena tak mampu lagi untuk bersaing memperebutkannya.


Namun, tiba-tiba seorang pria paruh baya yang berada di dalam aula segera berdiri dari kursinya dan berkata dengan nada sedikit ragu-ragu, "Aku tak mempunyai uang sebanyak itu. Aku hanya mempunyai 2 tangkai Rumput Roh Bintang. Jika saja pil tersebut bisa ditukarkan dengan...."


"Ciihh... Meski Rumput Roh Bintang sangat langka, tapi belum ada satu pun orang yang dapat meramunya menjadi pil." Sebelum pria paruh baya itu melanjutkan kalimatnya, pemimpin Sekte Tulang Abadi sudah terlebih dahulu memotong pembicaraannya.


Mendengar apa yang baru saja dikatakan oleh pemimpin Sekte Tulang Abadi, pria paruh baya tersebut hanya bisa duduk kembali ke kursinya dengan wajah yang tampak lesu.


Di dalam ruangan, Ling Tian dengan cepat mengedarkan indra spiritualnya untuk memeriksa pria paruh baya itu. Tingkat kultivasinya hanya berada di tahap kedua Bintang Bumi.


Jika Ling Tian menyuruh Yun Feilong untuk memberikan pil yang di lelang tersebut kepadanya, pasti ia akan menjadi sasaran oleh orang-orang yang berniat untuk merebut pil itu.


"Saudara Meng! Tolong bawa ke sini orang yang baru saja berkata bahwa ia mempunyai Rumput Roh Bintang padanya," ujar Ling Tian sambil menoleh ke arah Meng Hu.


"Baik, Pemimpin!" jawab Meng Hu singkat dan langsung berjalan keluar dari ruangan tersebut.


***


Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.


Terima kasih juga buat teman-teman yang telah menghargai karya Author dengan cara memberikan TIP.

__ADS_1


Author juga doakan semoga sehat selalu buat semua pembaca, baik itu yang suka maupun yang tidak suka dengan Novel "LSM" ini.


Jika ada Typo dalam setiap chapter di Novel ini, mohon untuk di beritahukan kepada Author agar Author segera merevisinya.


__ADS_2