Legenda Sang Monster

Legenda Sang Monster
Chapter 152. Serangan Balasan Xiao Jun


__ADS_3

Melihat bahwa banyak anggota klan Zhuge sudah berdatangan, orang-orang yang berada di sekitar tempat itu mulai lebih menjauh dari area tersebut. Mereka sangat paham bahwa masalah ini akan menjadi lebih besar lagi bila para anggota klan Zhuge telah turun tangan.


"Aahh! Bukankah itu Tuan Muda kedua dari klan Zhuge yang bernama Zhuge Liang!"


"Iya! Dia adalah anak kedua dari patriark klan Zhuge. Zhuge Liang juga disebut sebagai jenius sejati dari klan Zhuge. Lihatlah tingkat kultivasinya! Di usia yang baru sekitar 20 tahun, ia telah berada di tahap pertama Bintang Berlian."


"Aaiihh... Anak muda ini sepertinya takkan bisa melarikan diri lagi. Para anggota klan Zhuge yang mengepungnya juga memiliki tingkat kultivasi yang kuat. Mereka rata-rata berada di tahap kedelapan dan tahap kesembilan Bintang Emas."


Beberapa orang yang melihat situasi Xiao Jun merasa sangat menyayangkan apa yang selanjutnya akan terjadi pada dirinya. Mereka semua berpikir bahwa sebentar lagi Xiao Jun akan terbunuh di tempat itu.


"Tuan Muda! Apakah kita akan langsung membunuhnya di tempat ini?" tanya salah seorang anggota klan Zhuge pada Zhuge Liang.


"Hmmm... Setelah aku pikir-pikir, sebaiknya kita menangkapnya terlebih dahulu. Jika kita membunuhnya di sini, maka orang-orang akan menilai bahwa klan Zhuge kita adalah klan yang kejam dan tak berperikemanusiaan," jawab Zhuge Liang pelan dengan wajah yang dingin.


"Baiklah, Tuan Muda!"


Setelah mengatakan hal itu, anggota klan Zhuge tersebut segera berbalik ke arah Xiao Jun dan berteriak kepadanya, "Bocah! Menyerahlah secara baik-baik dan ikut ke klan kami. Dengan begitu, mungkin nyawamu bisa terselamatkan. Tetapi jika kamu melawan, maka jangan salahkan kami yang akan membunuhmu di sini!"


Semua orang yang mendengar apa yang baru saja dikatakan oleh anggota klan Zhuge tersebut, hanya bisa tersenyum kecut. Mereka semua tahu bahwa itu hanyalah sebuah alasan yang dilakukan oleh anggota klan Zhuge.


Sebab, jika Xiao Jun mengikuti kemauan mereka, itu sama saja dengan bunuh diri. Karena hukuman yang akan dia terima saat berada di dalam klan Zhuge adalah mendapatkan siksaan yang sangat berat sampai kultivasinya hancur.


Bagi seorang kultivator, mereka akan lebih memilih mati jika kultivasinya dihancurkan. Jadi, tetap saja Xiao Jun akan bernasib nahas bila ikut dibawa ke klan Zhuge.


"Maaf! Aku tak bisa mengikuti keinginan kalian. Aku akan segera kembali karena tadi aku meminta izin pada Guruku untuk keluar sebentar saja. Jika aku terlambat pulang, Guruku akan marah dan mungkin aku juga akan mendapatkan hukuman darinya," ucap Xiao Jun dengan menunjukkan wajah yang sedih.


"Bagaimana, Tuan muda?" Salah seorang anggota klan Zhuge menoleh ke arah Zhuge Liang.

__ADS_1


"Selesaikanlah dengan cepat!" jawab Zhuge Liang singkat.


"Baik, Tuan Muda!"


Setelah mendapatkan perintah dari Zhuge Liang, beberapa anggota klan Zhuge yang memiliki tingkat kultivasi di tahap kedelapan Bintang Emas segera mengeluarkan senjatanya masing-masing.


Sementara untuk anggota lainnya yang memiliki tingkat kultivasi di tahap kesembilan Bintang Emas, mereka hanya menggunakan tangan kosong saja. Sebab, mereka merasa bahwa Xiao Jun belum pantas untuk melihat kekuatan mereka yang sesungguhnya.


Jumlah para anggota klan Zhuge yang akan menyerang Xiao Jun sebanyak 10 orang. Tujuh di antaranya memiliki tingkat kultivasi di tahap kedelapan Bintang Emas dan tiga lainnya yang berada di tahap kesembilan Bintang Emas.


"Ayo, serang dia!" seru salah seorang anggota klan Zhuge memberikan aba-aba pada yang lainnya.


"Aaiihh... Sepertinya aku benar-benar akan mendapatkan hukuman dari Guru karena sudah membuat keributan di kota ini," gumam Xiao Jun dengan nada menggerutu.


Para anggota klan Zhuge tersebut segera melancarkan serangan ke arah Xiao Jun. Senjata mereka di arahkan tepat di titik-titik vital dan berbahaya pada tubuh Xiao Jun, yang bertujuan untuk mengunci serta mempersempit pergerakan yang akan dilakukan olehnya.


Pergerakan Xiao Jun sangat cepat, sehingga membuat para anggota klan Zhuge tak dapat mengimbanginya. Xiao jun juga berpikir bahwa jika ia membunuh semua orang itu, maka masalah ini akan menjadi lebih besar lagi dan mungkin akan melibatkan Ling Tian.


Melihat bahwa salah satu di antara mereka telah jatuh tak sadarkan diri, anggota klan Zhuge lainnya menjadi semakin marah. Mereka segera meningkatkan kekuatan dan kecepatan serangannya dengan niat menghancurkan tubuh Xiao Jun menjadi ribuan keping.


Xiao Jun berkelit dengan sangat gesit dan lincah untuk mengelak setiap serangan yang tertuju padanya. Pukulan dan tendangan serta tebasan pedang yang datang ke arahnya dapat dihindarinya dengan mudah.


"Apa yang sebenarnya kalian lakukan?" Mengapa hanya untuk mengurus seorang bocah saja kalian membutuhkan waktu yang lama? Apakah aku sendiri yang harus turun tangan untuk menyelesaikannya?" Zhuge Liang yang masih berdiri di tempatnya, berteriak marah pada anggota klannya karena belum berhasil membunuh Xiao jun.


"Itu tak perlu, Tuan Muda!" balas salah seorang anggota klan Zhuge yang memiliki tingkat kultivasi di tahap kesembilan Bintang Emas seraya mengeluarkan tombak dari Cincin Ruangnya.


Kedua anggota klan Zhuge yang juga memiliki tingkat kultivasi di tahap kesembilan Bintang Emas itu pun segera mengeluarkan senjata mereka. Wajah Xiao Jun yang semula tenang, kini tampak tegang ketika melihat hal tersebut.

__ADS_1


Bukan karena ia takut menghadapi serangan dari ketiganya yang kultivasinya juga setara dengan dirinya. Namun, itu karena Xiao Jun berpikir bahwa akan membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama untuk mengalahkan mereka semua. Jika demikian, maka ia juga akan terlambat kembali ke penginapan.


"Huufftt... Kalau begitu, sebaiknya aku segera melumpuhkan mereka semua," batin Xiao Jun pelan, kemudian langsung membalas serangan salah seorang anggota klan Zhuge yang menebaskan pedang ke arahnya.


Gerakan yang ditunjukkan oleh Xiao jun sangat cepat hingga membuat orang tersebut tak sempat menghindari serangannya. Setelah melayangkan pukulan ke wajah pemuda yang memiliki tingkat kultivasi di tahap kedelapan Bintang Emas itu, Xiao Jun pun segera merampas pedang yang ada di tangannya.


Anggota klan Zhuge yang lainnya terus menyerang dengan ganas tanpa mempedulikan salah seorang dari mereka telah tersungkur tak sadarkan diri di tanah akibat terkena pukulan keras dari Xiao Jun. Meskipun anggota klan Zhuge yang menyerang Xiao Jun tinggal delapan orang saja, tapi serangan kombinasi dari mereka masih cukup kuat.


TRANG ... TRANG


Bunyi senjata yang saling beradu pun terdengar ketika Xiao Jun mulai menangkis beberapa serangan yang sangat membahayakan dirinya. Pedang hasil rampasan yang telah berada di tangannya juga terus bergerak dengan cepat untuk melakukan serangan balasan.


Akhirnya para anggota klan Zhuge mulai tak bisa lagi mengimbangi pergerakan dari Xiao Jun. Beberapa dari mereka juga sudah ada yang terkena tusukan dan tebasan oleh pedang yang ada di tangannya.


Walaupun Xiao Jun tak memiliki niat untuk membunuh orang-orang tersebut, namun ia tetap memberikan luka yang cukup parah agar mereka tak bangkit lagi untuk kembali menyerangnya.


Ketiga anggota klan Zhuge yang memiliki tingkat kultivasi di tahap kesembilan Bintang Emas itu pun sama seperti yang lainnya. Mereka bertiga tetap kewalahan menghadapi serangan yang sangat cepat dari Xiao Jun.


Hanya dalam beberapa menit saja, satu per satu dari ketiga orang itu pun akhirnya ikut tersungkur dan terkapar tak berdaya di tanah bersama dengan yang lainnya. Tubuh mereka semua dipenuhi oleh bekas tusukan dan tebasan dari pedang yang ada di tangan Xiao Jun.


***


Terima kasih buat teman-teman yang telah memberikan LIKE dan VOTE nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis Novel ini.


Terima kasih juga buat teman-teman yang telah menghargai karya Author dengan cara memberikan TIP.


Author juga doakan semoga sehat selalu buat semua pembaca, baik itu yang suka maupun yang tidak suka dengan Novel "LSM" ini.

__ADS_1


Jika ada Typo dalam setiap chapter di Novel ini, mohon untuk di beritahukan kepada Author agar Author segera merevisinya.


__ADS_2