Legenda Sang Monster

Legenda Sang Monster
Chapter 296. Aliansi Delapan Sekte


__ADS_3

“Jika kamu menurunkan tingkat kultivasimu ke tahap pertama Bintang Raja, itu sama saja kamu ingin menjadi karung tinju bagiku! Jadi, sebaiknya turunkan tingkat kultivasimu sampai ke tahap keempat Bintang Raja. Lalu gunakanlah juga teknik terkuatmu untuk melawanku,” ucap Ling Tian menanggapi perkataan Yan Qingshan.


“Apa?!” Yan Qingshan dan Meng Wanlian berseru secara bersamaan saat mendengar penuturan Ling Tian.


“Gu—guru! Bukankah tingkat kultivasimu hanya berada di tahap pertama Bintang Raja,” tanya Yan Qingshan dengan nada terbata. “Bila aku menggunakan tingkat kultivasi di tahap keempat Bintang Raja, itu sama halnya pertarungan yang tidak adil bagimu.”


“Aaiihh ... Ikuti saja apa yang aku katakan! Kamu akan tahu sendiri jawabannya saat telah bertarung denganku,” balas Ling Tian menggerutu.


“Yah ... Baiklah, Guru!”sahut Yan Qingshan cepat.


Baru saja Yan Qingshan hendak menurunkan tingkat kultivasinya, ia merasakan ada seseorang yang melesat menuju ke arahnya. Tak lama kemudian, sosok paruh baya telah muncul dan membungkuk memberi hormat kepadanya.


“Salam pemimpin!” ujar pria paruh baya tersebut.


“Mmm!” Yan Qingshan mengangguk pelan, lalu berkata, “Apakah ada sesuatu yang sangat penting hingga membuatmu datang menemuiku di sini?”


“Pemimpin! Pertemuan Aliansi Delapan Sekte tinggal 20 hari lagi. Aku ke sini untuk melaporkan bahwa, aku dan para tetua telah memilih sepuluh orang murid untuk ikut berpartisipasi dalam turnamen tahun ini.”


“Aahh! Aku terlalu fokus dalam meramu pil selama beberapa bulan ini, sehingga melupakan hal penting tersebut.” Yan Qingshan tersentak kaget mendengar perkataan dari sang pria paruh baya. “Kembalilah dan katakan kepada mereka semua untuk berkumpul lima hari lagi di lapangan Murid Dalam.”


“Baik, Pemimpin!” Pria paruh baya itu memberi hormat kembali kepada Yan Qingshan, kemudian langsung menghilang dari tempatnya.

__ADS_1


Setelah sang pria paruh baya pergi, Ling Tian pun bertanya, “Qingshan! Siapa dia dan apa yang dimaksud dengan Aliansi Delapan Sekte?”


“Dia adalah Jiang Su yang juga merupakan wakilku sendiri. Sedangkan untuk Aliansi Delapan Sekte adalah gabungan dari delapan sekte tingkat tujuh yang berada di wilayah utara Benua Langit Tingkat Atas ini, termasuk Sekte Cahaya Matahari milikku. Setiap tahunnya, Aliansi Delapan Sekte akan mengadakan pertemuan untuk menguji kemampuan para muridnya yang berusia di bawah 50 tahun. Para murid ini jugalah yang nantinya akan memberikan peringkat pada sekte itu sendiri,” jawab Yan Qingshan dengan menampilkan wajah cemberut.


“Lantas mengapa wajahmu tampak masam seperti itu?” tanya Ling Tian lagi dengan nada keheranan.


“Aaiihh ... Guru! Ini karena sekteku terus berada di peringkat terakhir dari Aliansi Delapan Sekte tersebut. Hal ini pula yang membuat Sekte Cahaya Matahari selalu dipandang rendah oleh sekte tingkat tujuh lainnya,” balas Yan Qingshan dengan nada lesu.


“Ciihh ... Itu mungkin dulu! Tapi sekarang berbeda karena aku berada di sini. Apakah kamu melupakan gurumu ini?” sahut Ling Tian seraya menganjurkan bibir bawahnya ke depan. “Jangan panggil aku sebagai pria tertampan di Benua Langit jika aku tidak bisa membuat sektemu menjadi peringkat pertama.”


“Hohoho ... Maaf, Guru! Maaf ....” Yan Qingshan yang semula cemberut, kini tertawa gembira setelah mengingat bahwa ada Ling Tian yang mendukungnya. Dan satu-satunya orang yang dapat membuat perubahan pada sektenya hanyalah gurunya tersebut.


“Gu—guru! Maksud Anda ....”


Sebelum Yan Qingshan menyelesaikan kata-katanya, Ling Tian sudah lebih dulu menyelanya, “Ada berapa orang di sekte ini yang tingkat kultivasinya sudah berada di tahap Bintang Kaisar?”


Yan Qingshan tertegun sejenak mendengar pertanyaan Ling Tian, karena ia masih tidak mengerti dengan maksud dari gurunya tersebut yang bertanya seperti itu. Kemudian ia pun berbicara, “Semuanya ada lima orang, termasuk diriku sendiri. Satu di antaranya sudah berada di tahap kedua Bintang Kaisar, dia adalah Jiang Su yang baru saja datang ke sini. Sementara tiga orang lainnya masih berada di tahap pertama Bintang Kaisar.”


“Apakah kamu memiliki Ramuan Roh untuk membuat Pil Sembilan Garis Suci?” tanya Ling Tian lagi.


“Ya, Guru!” jawab Yan Qingshan dengan singkat dan bersemangat. Dia akhirnya mulai mengerti dengan maksud pertanyaan Ling Tian yang sebelumnya.

__ADS_1


“Itu sangat bagus! Kalau begitu, perintahkanlah mereka semua untuk datang ke tempat ini.”


“Baik, Guru!” tandas Yan Qingshan semakin bersemangat. “Hmmm ... Tapi bagaimana dengan hal tentang menguji kekuatanmu, Guru?”


“Kita bisa melakukannya lain kali. Yang terpenting sekarang adalah meningkatkan kekuatan sekte ini. Cepatlah pergi untuk memanggil mereka semua!”


“Oke, Guru!” Yan Qingshan langsung menghilang dari tempatnya setelah berkata demikian.


Melihat kepergian Yan Qingshan, Meng Wanlian yang sedari tadi diam, akhirnya berbicara, “Muridku! Apakah kamu berniat untuk meningkatkan kultivasi dari mereka semua? Bukankah itu sangat sulit untuk melakukannya kepada orang-orang yang tingkat kultivasinya lebih tinggi darimu? Terlebih lagi mereka semua adalah kultivator tahap Bintang Kaisar.”


“Itu benar, Guru! Aku akan merasa sangat kesulitan meningkatkan kultivasi mereka semua dengan kekuatanku yang sekarang. Namun, selama ada Pil Restorasi buatanku sendiri, mungkin hal tersebut akan sedikit lebih memudahkanku untuk melakukannya,” jawab Ling Tian sembari menyunggingkan senyum khasnya.


“Hahaha ... Begitukah?! Bagaimana kalau kamu memulainya dari gurumu ini terlebih dahulu? Itu akan lebih mudah dibandingkan dengan mereka.” kata Meng Wanlian sambil tertawa senang. “Aku telah sepuluh tahun berada di tahap kesembilan Bintang Raja dan belum mampu untuk menerobos ke tahap pertama Bintang Kaisar. Jika aku berkultivasi secara normal, mungkin sekitar lima tahun lagi baru aku berhasil menembus hambatan tersebut.”


“Yakinlah, Guru! Aku akan menjadikanmu orang keenam yang tingkat kultivasinya berada pada tahap Bintang Kaisar di sekte ini. Giliran Guru akan tiba nanti setelah aku meningkatkan kultivasi dari para pilar utama di sekte kita.”


“Ooh ... Apakah kamu ingin meningkatkan kultivasi gurumu ini secara rahasia tanpa sepengetahuan orang-orang tersebut? Mungkinkah kamu mau melakukannya di ruangan tertutup dengan hanya kita berdua saja? Yah ... Baiklah, bila itu keinginanmu! Aku akan membuka seluruh pakaian saat nanti kamu hendak meningkatkan kultivasiku,” canda Meng Wanlian yang sengaja menggoda Ling Tian.


“Huuhh ... Guru! Tahukah kamu bahwa aku ini adalah seorang pria dewasa yang telah memiliki tiga istri dan satu anak?! Jadi, Guru jangan menggodaku dengan hal-hal seperti itu lagi karena aku adalah seorang pria yang sangat normal,” gerutu Ling Tian dengan nada mengeluh.


“Hahaha ... Meskipun kamu telah memiliki beberapa istri dan anak, tapi kamu tetap saja hanyalah seorang anak kecil di mata gurumu ini,” celetuk Meng Wanlian seraya tertawa terbahak-bahak saat melihat raut wajah Ling Tian dipenuhi dengan garis-garis hitam.

__ADS_1


__ADS_2