
Adam tercengang heran begitu mendengar laporan Resan kalau Mona hampir mati bunuh diri dengan cara menelan racun. Dia bertanya-tanya mengapa kejadiannya bisa bertepatan dengan mimpi istrinya yang menyebut kalau Mona mati? Aneh, tapi ini benar-benar nyata. Untung saja tadi neneknya Rose langsung meminta Resan untuk menghubungi anggota yang berada di markas Queen MA. Jika tidak, habislah semua usaha istrinya dalam melindungi Mona selama ini. Bisa di pastikan kalau Rose akan sangat hancur jika saja anak buahnya terlambat datang ke kamar Mona.
"Apakah mungkin mimpi yang di alami oleh Rose adalah sebuah firasat yang di kirim oleh Tuhan? Tapi kenapa bisa begitu? Rasanya tidak masuk akal," gumam Adam bingung.
"Tentu saja itu sangat masuk akal, Adam," sahut Liona yang sejak tadi memperhatikan Adam. Dia kemudian berjalan mendekat. "Bisa kita bicara sebentar?"
"Bicara apa, Nek?" tanya Adam sambil menatap serius ke arah neneknya Rose yang kini sudah duduk di sebelahnya. Di susul oleh Kakek Greg yang langsung melayangkan tatapan tajam ke arahnya.
"Jangan memandangi istriku. Kau sudah punya istri sendiri kan?" omel Greg tak terima. Dia lalu merengkuh pinggang Liona dengan sangat posesif.
"Greg, hentikan kegilaanmu dulu. Sekarang bukan waktunya untuk bercanda!" tegur Liona.
"Tapi," ....
"Hmmmm."
Greg langsung patuh begitu Liona menghembuskan nafas berat. Dia tak lagi bicara apapun lagi karena tahu kalau istrinya sedang dalam mode serius.
"Adam, kau tahu Elea bukan?"
"Maksudnya Aunty Elea?" ulang Adam memastikan.
"Iya," jawab Liona. "Dia mempunyai kemampuan yang tidak sembarang orang bisa memiliki. Elea sangat istimewa, dia mampu melihat kejadian masa depan dari orang-orang yang berada di sekelilingnya."
__ADS_1
Adam terperangah. Luar biasa. Baru kali ini Adam melihat secara langsung rupa dari orang yang mempunyai kemampuan seperti itu. Bahkan pemilik dari kemampuan ajaib tersebut adalah orang terdekat dari istrinya. Adam beberapa kali memang pernah mendengar tentang orang-orang sejenis ini, tapi dia tak pernah menganggapnya sebagai suatu kebenaran. Tapi sekarang? Oh Lord, this is amazing.
"Dulu saat Rose hilang, kami semua sudah berada di ambang keputus-asaan. Sebelum kecelakaan naas itu terjadi, Elea sebenarnya sudah mendapat sebuah firasat kalau Grizelle akan kehilangan salah satu dari anaknya. Tapi anehnya dia tidak bisa melihat dengan jelas siapa di antara Rose dan Rolland yang akan pergi meninggalkan kami. Yang bisa dia katakan hanyalah tanda-tanda dimana saat kecelakaan itu terjadi suasana langit sedang sangat marah. Kilat dan guntur menyambar dengan sengitnya yang di sertai angin badai. Juga terjangan ombak yang begitu besar. Dan semua hal itu benar-benar terjadi, persis seperti yang dia katakan."
Jeda sejenak. Liona menarik nafas ketika terbayang kejadian mengerikan yang membuatnya kehilangan Rose selama hampir tujuh belas tahun lamanya.
"Kami semua mati-matian mencari keberadaan Rose. Tim SAR, penyelam terbaik yang ada di luar negeri, organisasi yang kami rasa mampu untuk mencari keberadaan Rose, semuanya kami kerahkan. Tapi hasilnya nihil. Rose hilang begitu saja seperti di telan bumi. Dan anehnya, Elea sama sekali tidak mendapat firasat apapun mengenai Rose pada waktu itu. Kami semua heran, bingung mengapa Elea tidak mendapat petunjuk sedikitpun dari kemampuan istimewanya itu. Hingga tak berapa lama, Elea mengatakan sebuah kabar yang sangat mengejutkan dimana dia akhirnya mendapat jawaban kenapa tidak mendapat firasat apapun mengenai keberadaan Rose. Apa kau ingin tahu yang di katakan oleh Elea?"
Glukkk
"Apa?" tanya Adam gugup.
"Rose memiliki kemampuan yang sama seperti Elea. Bahkan lebih. Ini adalah alasan mengapa Elea tidak pernah bisa melihat wajah Rose dalam mimpinya. Energi mereka bertabrakan, dan Elea kalah karena Rose mempunyai kelebihan yang jauh lebih istimewa lagi darinya," jawab Liona sambil tersenyum samar.
"Dam, Rose tidak hanya mampu melihat masa depan. Tapi dia juga mampu melihat ke masa lalu seseorang yang di rasa dekat dengan dirinya. Istrimu sangat luar biasa istimewa, Adam. Dia adalah berlian yang sangat berharga."
"A-APA????"
Syok, itu sudah pasti. Adam benar-benar tidak menyangka kalau istrinya memiliki sesuatu yang mungkin bisa di katakan di luar nalar. Mampu melihat masa depan dan masa lalu seseorang, tidakkah ini sangat hebat? Saking speechlessnya Adam mendengar kabar ini, dia sampai berdiri sambil mengusap wajahnya terus menerus. Benar-benar sulit di percaya. Istrinya ... oh my god, Rose ....
"Dam, Elea bilang dulu dia hampir depresi saat tahu kalau dia memiliki kelebihan seperti itu. Dan Nenek rasa Rose juga sama sepertinya. Akan tetapi dia tidak bisa menyadari karena semua ingatannya sudah di hapus paksa oleh Flyn. Hal inilah yang membuatnya menderita sakit kepala hebat setiap bayangan itu muncul. Karena dari yang Nenek tahu, efek dari obat yang di suntikan ke tubuhnya Rose tidak seperti ini. Biasanya orang yang di hapus ingatannya akan langsung mengeluarkan darah dari mulut, hidung dan juga telinga setiap memiliki keinginan untuk mengingat sesuatu. Sementara Rose, tubuhnya tidak bereaksi seperti itu bukan?" ucap Liona sambil menatap dalam ke arah Adam yang begitu syok setelah tahu kalau Rose memiliki kemampuan luar biasa.
"Maksud Nenek semua kesakitan yang di alami oleh Rose itu bukan di sebabkan oleh perbuatan Flyn? Melainkan karena serpihan gambar yang menjurus pada nasib seseorang dimana Rose tidak menyadari kalau itu akan benar-benar terjadi di hidupnya? Begitu?" tanya Adam mencoba menebak.
__ADS_1
"Kurang lebih seperti itu, Dam. Sakit kepala yang dia rasakan hanyalah efek kecil dari obat itu. Dan Nenek rasa kau perlu sedikit hati-hati pada Rose. Bisa saja dia sudah mengetahui siapa kau sebenarnya, tapi tidak dia tanggapi karena hanya menganggapnya sebagai mimpi biasa. Sekarang Nenek beritahukan satu hal padamu mengapa Elea bisa menjadi istrinya Gabrielle. Jauh bertahun-tahun sebelum mereka bertemu, Elea sudah mengetahui kalau Gabrielle ada di masa depannya. Awalnya dia tidak terlalu percaya, sampai pada akhirnya mereka benar-benar menikah. Tidakkah menurutmu kemampuan yang di miliki oleh mereka adalah bom waktu yang sangat berbahaya? Apalagi Rose. Dia memiliki dua kemampuan sekaligus. Waspadalah! Di dalam tubuhnya mengalir darah dari keluarga Ma dan keluarga Osmond. Kau harusnya tidak mempermainkan kepercayaan yang sudah Rose berikan, Adamar Clarence!" jawab Liona dingin.
Suasana di ruangan itu mendadak berubah mencekam saat Adam dan Liona sama-sama saling melayangkan tatapan membunuh. Greg yang tahu kalau istrinya sedang marah, segera mengambil tindakan dengan mengelus punggungnya perlahan. Dia tentu saja sangat tahu kalau Adam tidaklah sesederhana yang mereka lihat. Pria ini sangat misterius dengan membawa aura gelap yang begitu kuat.
"Apa ini adalah sebuah ancaman untukku, Nenek Liona?" tanya Adam dengan nada suara yang sangat berbeda.
"Anggaplah begitu kalau kau ingin," jawab Liona dengan aura penuh tekanan khas seorang jendral. "Sebenarnya aku tidak peduli dengan latar belakang yang kau sembunyikan. Aku hanya tidak ingin cucuku kenapa-napa. Dan jika hal itu benar terjadi, kau akan langsung berhadapan denganku, Adam. Fisikku boleh saja tua, tapi kau belum tentu mampu mengalahkan aku. Jika tidak percaya, cobalah sakiti Rose. Sedikit saja kulit tubuhnya tergores, kau akan kukejar sampai ke ujung neraka sekalipun. Ingat itu!"
Adam tertawa. Namun suara tawanya terdengar cukup aneh.
"Rose milikku. Sudah sejak lama aku menginginkan cucumu, Nyonya Liona Serra. Aku mengawasinya, melindunginya, bahkan mencintainya di setiap malam. Menurutmu apakah mungkin aku tega menyakitinya? Di tambah lagi sekarang dia sedang mengandung calon penerusku. Aku rasa ketakutanmu sangat tidak beralasan!" ucap Adam tegas.
Setelah berkata seperti itu Adam pergi meninggalkan kakek dan neneknya Rose. Dia berjalan menuju kamar dimana istri tercintanya masih terbaring pingsan.
Kau milikku, Rose. Selamanya akan tetap seperti itu tak peduli meski keluargamu menentang setelah tahu siapa aku sebenarnya. Kau di kirim Tuhan hanya untuk menjadi ratu di istanaku. Dan aku tidak akan membiarkan siapapun merebutmu dariku. Tidak akan!
๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น
...๐นJangan lupa vote, like, dan comment...
...ya gengss ๐ช๐ช๐ช...
...๐นIg: rifani_nini...
__ADS_1
...๐นFb: Rifani...