Ma Queen ROSE

Ma Queen ROSE
Rose: Kebahagiaan Semua Orang


__ADS_3

Di markas Queen MA, terlihat Rose yang tengah asik bermanja dengan sang ibu. Entahlah, rasa ini sangat sulit untuk di jelaskan. Dia yang awalnya merasa asing dengan orang-orang ini mendadak jadi ingin selalu dekat seolah tidak ada jarak di antara mereka. Sepertinya janin yang ada di dalam perutnya sangat menyukai kehangatan seperti ini.


"Sayang, sejak tadi Mommy perhatikan kau terus saja tersenyum. Ada apa, hm?" tanya Grizelle sembari mengusap rambut panjang putrinya. Dia merasa sangat puas karena seharian ini Rose tidak berhenti bermanja kepadanya.


"Aku tidak tahu kenapa, Mom. Yang aku rasakan sekarang hanyalah kebahagiaan. Itu saja," jawab Rose jujur.


"Owh, Mommy pikir karena apa."


"Sepertinya anakku suka berada di antara kalian. Aneh kan?" tanya Rose. Dia lalu manatap ibu dan neneknya secara bergantian.


Liona, Greg, Grizelle, Drax dan yang lainnya langsung tersenyum lucu mendengar pertanyaan yang terucap keluar dari mulutnya Rose. Tidak heran kenapa bayi yang sedang di kandungnya merasa seperti itu. Karena semua orang yang ada di sini adalah keluarganya. Jadi wajar saja kalau si jabang bayi merasa nyaman. Namun karena di awal hubungan mereka dengan Rose tidak terlalu baik, mereka sedikit maklum kalau perempuan ini merasa ada yang aneh dengan perubahan sikap tersebut.


"Rose, apa kau sudah memberitahu Rolland tentang kehamilanmu?" tanya Drax. "Daddy yakin kakakmu pasti akan sangat bahagia jika mendengar secara langsung darimu."


"Em, aku lupa untuk memberitahu Rolland, Dad. Tadi aku sibuk menenangkan Mona, jadi lupa kalau Rolland belum aku kabari!" jawab Rose yang baru ingat kalau saudara kembarnya belum di beritahu tentang kabar membahagiakan ini. "Ya sudah kalau begitu aku telfon dia sekarang saja ya?"


"Biar itu menjadi tugasku saja, Rose. Kau cukup duduk dengan tenang di sana sembari menunggu Oland menjawab panggilan dariku!" ucap Ethan yang langsung mengambil tindakan ketika melihat Rose yang ingin beranjak dari sisi ibunya.


"Baiklah ... Uncle."


Ethan sedikit kaget saat Rose tiba-tiba memanggilnya uncle dengan suara yang begitu lembut. Hatinya seketika berdesir, teringat dengan masa-masa ketika Rose masih kecil dulu. Drax yang melihat keharuan di mata Ethan segera menepuk bahunya pelan. Dia kemudian tersenyum sambil menganggukkan kepala.


"Sabarlah. Aku yakin sebentar lagi Rose pasti akan mengingat semua kebersamaan kalian dulu. Beri dia waktu, ya?" bisik Drax.


"Aku bahkan tak pernah sesabar seperti saat sedang menantikan hari itu tiba, bos. Rose, dia gadis kecilku yang sangat manis. Sampai aku mati aku akan terus menunggunya," sahut Ethan penuh harap.

__ADS_1


"Ya. Kita semua sama-sama menantikan hari itu tiba, Ethan. Semoga saja itu tidak lama lagi."


Ethan mengangguk. Setelah itu dia segera menghubungi nomornya Rolland sembari memperhatikan Rose yang tengah mengusap-usap perutnya.


"Halo Uncle, ada apa? Semua baik-baik saja kan?"


Pertanyaan penuh nada khawatir langsung terdengar di telinga Ethan begitu panggilan tersambung. Dia tersenyum, kemudian menyalakan tombol loudspeaker agar semua orang bisa mendengar suara Rolland.


"Kami semua baik-baik saja, Land. Tapi ada seseorang yang sangat ingin bicara denganmu. Kau punya waktu tidak?" tanya Ethan seraya melihat ke arah Rose. Dia lalu memberikan ponsel pada Rose saat gadis kecilnya itu mengulurkan tangan.


"Rolland, apa kau sedang sibuk?" tanya Rose tak sabar.


"Tidak, Rose. Aku hanya sedang meninjau proyek yang sedang kukerjakan bersama Adam. Ada apa? Kau ingin bicara apa padaku?"


Rose tersenyum. Lagi-lagi dia mengusap perutnya dengan penuh sayang sebelum memberitahukan kehamilannya pada Rolland.


Tak terdengar suara apapun dari dalam telepon begitu Rose mengatakan kalau dirinya sedang hamil. Drax yang melihat hal itupun tak kuasa untuk tidak tersenyum. Dia tahu kalau putranya pasti tidak bisa berkata-kata begitu mendengar kabar baik tersebut.


"Land, aku hamil. Apa kau tidak mau memberi ucapan selamat untukku?" tanya Rose setengah merajuk karena saudara kembarnya tidak memberikan respon apapun terhadap kehamilannya.


"A-ah, maaf-maaf. Aku terlalu kaget mendengarnya sampai lupa untuk mengucapkan selamat padamu, Rose. Jangan marah ya, aku benar-benar tidak sengaja tadi."


Meski tahu kalau Rolland tidak akan bisa melihat, Rose terlihat menganggukkan kepala untuk memaklumi keterkejutannya. Wajar, karena bukan hanya Rolland saja yang kaget begitu mengetahui kabar kalau dirinya tengah berbadan dua. Bahkan Adam saja sampai bersikap seperti orang linglung dengan membiarkannya tidur sendirian di dalam kamar.


"Rose, adikku sayang. Selamat untuk kehamilanmu, ya. Aku berharap Tuhan akan mengabulkan segala do'a-do'a baik yang di tujukan untukmu dan juga calon anakmu nanti. Em, ngomong-ngomong kau ingin hadiah apa dariku? Selagi mampu, aku pasti akan berusaha memenuhinya."

__ADS_1


"Aku tidak menginginkan apa-apa, Land. Doakan saja agar aku bisa secepatnya mengingat masa lalu yang sudah hilang dari ingatanku. Mungkin keajaiban ini adalah hadiah paling berarti jika di bandingkan dengan apapun. Karena sekarang kalian adalah orang-orang penting di dalam hidupku!" jawab Rose seraya tersenyum samar.


Semua orang merasa sangat amat terharu atas ucapan Rose. Memang benar kalau sekarang yang paling berharga adalah ingatan milik Rose yang sudah di hapus paksa oleh Flyn. Andai Tuhan benar-benar mengabulkan keinginannya, mereka semua pasti akan merasa sangat sangat amat bersyukur. Bagaimana tidak! Di dalam ingatan Rose yang sudah hilang itu tersimpan memori kebersamaan mereka dulu. Waktu demi waktu yang terlewati, semuanya terasa begitu berharga dan membahagiakan bagi semua orang. Dan mereka sangat berharap kalau Rose bisa kembali mengingat kenangan bersama mereka dulu.


"Land, kau baik-baik menjaga hati dan perasaan Brenda ya. Dia sangat tulus dengan perasaannya, dan aku rasa Brenda adalah satu-satunya gadis yang paling pantas untuk menjadi istrimu. Auranya kuat dan sikapnya sangat lembut kekanakan. Tapi aura yang seperti itulah yang paling cocok jika di pasangkan dengan pria ber-aura keras sepertimu. Aku yakin kalian berdua pasti akan hidup dengan sangat bahagia jika bisa saling menjaga perasaan!" ucap Rose yang tiba-tiba saja menyampaikan sesuatu yang pernah muncul di dalam mimpinya.


"Sesuai yang kau inginkan, Rose. Aku janji aku akan menjaga Brenda dengan sangat baik. Oh ya, nanti saat Dantian Group berulang tahun kau dan Adam harus datang ke Negara N ya karena di sana nanti aku akan mengumumkan pertunanganku dengan Brenda. Sekaligus mengumumkan pada dunia kalau mawar di keluarga Osmond telah kembali. Mereka semua harus tahu kalau Rosalinda Osmond itu masih hidup!"


Mata Grizelle nampak berkaca-kaca saat mendengar keinginan putranya yang ingin mengumumkan kalau saudari kembarnya telah di temukan. Dan yang lebih membahagiakan lagi, tidak ada raut penolakan di wajah Rose saat mendengar ucapan Rolland. Sungguh, kehadiran calon cucunya membuat hubungan yang tadinya terasa begitu asing menjadi hubungan yang begitu hangat. Grizelle bersumpah akan memberikan yang terbaik setelah cucunya terlahir ke dunia.


"Terserah kau ingin melakukan apa, Land. Karena sekarang yang aku inginkan hanya keselamatan dari bayiku. Ya sudah, aku matikan dulu panggilannya. Aku lelah," ucap Rose sambil menutup mulutnya yang ingin menguap.


"Ya sudah, kau jangan lupa untuk selalu berhati-hati ya. Ingat, sekarang ada nyawa lain yang sedang tumbuh di dalam rahimmu. Kau harus berpikir dua kali jika ingin berhadapan dengan musuh. Biar Adam dan anggotamu saja yang menyelesaikan, kau jangan. Paham tidak?"


"Iya!"


Dan setelah itu Rose langsung memutuskan panggilan. Dia lalu menguap, tak kuat lagi menahan rasa kantuknya yang lebih sering datang semenjak dia hamil.


"Tidurlah, sayang. Mommy dan kami semua akan menjagamu di sini," ucap Grizelle sembari mengelus kepala Rose yang tengah menyender di bahunya. Bahagia, itu yang di rasakan oleh semua orang ketika mendengar suara dengkuran halus yang keluar dari mulutnya Rose.


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


...๐ŸŒนJangan lupa vote, like, dan comment...


...ya gengss ๐Ÿ”ช๐Ÿ”ช๐Ÿ”ช...

__ADS_1


...๐ŸŒนIg: rifani_nini...


...๐ŸŒนFb: Rifani...


__ADS_2