
Grizelle dan ibunya terus melihat ke arah pintu kamar saat Ethan memberitahu kalau Rosalinda dan Adam sudah memasuki lobi hotel. Tangan keduanya saling menggenggam erat, tak sabar untuk segera bertemu dengan mawar mereka.
Tok, tok, tok
"Dia datang, Bu," bisik Grizelle dengan suara bergetar.
"Bersikaplah yang tenang, Zel. Rose masih dalam kondisi tidak mengenali siapa kita. Ibu tidak mau sikapmu membuatnya merasa tidak nyaman," sahut Liona berusaha menenangkan putrinya meski dia sendiri sudah hampir menangis.
Ethan baru membuka pintu kamar saat kedua majikannya menganggukkan kepala. Dan begitu pintu kamar terbuka, mata Ethan langsung berkaca-kaca. Gadis kecil yang dulu selalu di asuhnya kini telah menjelma menjadi seorang gadis yang sangat cantik. Bahkan gadis ini sudah mempunyai seorang suami seperti yang selalu dia idam-idamkan sejak kecil. Ya, Rose kecil selalu memiliki keinginan untuk mempunyai suami yang tampan dan kaya raya seperti daddynya. Dan sekarang do'anya benar-benar di kabulkan oleh Tuhan. Rosalinda Osmond di nikahi oleh seorang pembisnis tersukses yang ada di negara ini. Adamar Clarence.
"Selamat siang, Mom, Nenek!" sapa Adam sembari melangkah masuk ke dalam kamar.
Tatapan mata Rose terus tertuju ke arah pria yang tadi membukakan pintu kamar. Dia bahkan tidak bergeming dari tempatnya berdiri sekarang saking penasarannya dengan pria ini.
"Siapa kau?"
Nafas Ethan tercekat. Sakitnya sungguh tiada terkira di saat gadis yang dulu selalu di gendongnya tidak bisa mengenalinya lagi. Sebelum kemari, Ethan sudah di beritahu kalau ingatan Rose-nya telah di rusak paksa oleh Flyn, salah seorang anggota Grisi yang sudah lama berkhianat.
"Aku Uncle Ethan, Nona Muda. Apa kau mengingatku?" tanya Ethan dengan suara parau menahan isak.
Adam, Grizelle dan Liona harap-harap cemas menunggu jawaban Rose. Mereka sungguh sangat berharap kalau Rose bisa mengenali pamannya yang selalu mengasuhnya sejak masih bayi.
"Apa kita dulu sangat dekat?" jawab Rose kian penasaran.
Wajah pria ini pernah satu kali muncul di dalam mimpinya. Dan Rose bisa melihat hal itu ketika bertatapan mata dengan pria yang menyebut dirinya sebagai Uncle Ethan ini.
"Y-ya, k-kita dulu sangat dekat, Nona Muda. Uncle selalu mendukungmu setiap kali bertengkar dengan Oland. Kau ingat kakakmu kan?"
"Tidak!"
Jawaban singkat Rose membuat wajah semua orang pias. Namun mereka cukup maklum karena sekarang Rose bisa di artikan sedang sakit. Ya, sakit. Sakit yang bisa membuat hati semua orang terbakar amarah.
"Ekhm Honey, tidak menyapa Mommy dan Nenek dulu?" tanya Adam mencairkan suasana yang sedikit tidak nyaman.
Rose langsung melangkah masuk ke dalam kamar. Dia lalu menatap lama ke arah ibunya Rolland, terkejut saat ada getaran tak biasa di hatinya.
"Aku harus memanggilmu apa?" tanya Rose mencoba untuk menerima. "Maaf jika aku masih bersikap kaku. Aku benar-benar tidak bisa mengingat siapa kalian."
Greepp
__ADS_1
Grizelle langsung memeluk tubuhnya Rose saat gadis ini tidak lagi memperlihatkan aura permusuhan. Bagi Grizelle, tidak masalah kalau Rose masih belum bisa mengingatnya, yang terpenting Rose tidak memberinya jarak untuk bisa menyentuh. Tujuh belas tahun. Tujuh belas tahun Grizelle hidup dalam kesakitan menanggung perasaan rindu. Bisa kalian bayangkan betapa bahagianya dia sekarang setelah sempat ada penolakan saat sedang berada di rumah sakit.
"Rose, anak Mommy, Mommy sangat merindukanmu, Nak. Mommy selalu menunggumu pulang selama tujuh belas tahun. Mommy, Daddy, Oland, Nenek, Kakek, Uncle Ethan, Uncle Priston dan juga Kak Dante, semua orang terus menunggumu setiap hari. Maafkan kami ya karena tidak bisa menemukanmu. Jangan marah lagi ya sayang, Mommy mohon!" ucap Grizelle sambil terisak-isak.
Entah kenapa dada Rose terasa begitu sesak ketika merasakan pelukan ini. Matanya tiba-tiba saja memanas melihat wanita tua yang kini tengah mengelus pipinya.
"Ini Nenek, Rose. Nenek Liona," ucap Liona menimpali. "Kau cantik sekali, sayang."
Zel, jangan memaksa Rose untuk mengingat nama-nama keluarga kita. Ibu khawatir dia akan kembali memberontak kalau kau terlalu menekannya seperti ini. Bersikaplah seolah tidak pernah terjadi apa-apa. Biarkan Rose mengingat kita semua dengan sendirinya.
Mendapat teguran dari sang ibu, Grizelle buru-buru menghapus airmatanya. Dia tidak ingin putrinya sampai merasa tidak nyaman jika dia bersikap cengeng seperti tadi.
"Em Rose, kau sudah sarapan belum? Mau Mommy pesankan makanan tidak?"
Adam yang melihat istrinya bersikap tenang pun merasa lega. Dia tadi merasa cukup tegang, khawatir kalau-kalau Rose akan kembali menolak untuk menerima kehadiran mertuanya sebagai orangtua kandung. Tapi untunglah kekhawatirannya itu tidak terjadi. Adam benar-benar sangat lega sekarang.
"Tadi pagi aku dan Adam sudah sarapan di kost," jawab Rose canggung. Dia bingung harus memanggil ibunya Rolland dengan sebutan apa.
"Panggil senyamanmu saja, sayang. Mommy tidak ingin memaksa," ucap Grizelle yang paham kalau putrinya sedang merasa canggung.
Rose mengangguk. Dia menoleh ke samping saat merasakan kehadiran seseorang di sebelahnya. Bola mata Rose lagi-lagi bertatapan dengan mata si Uncle Ethan. Dia langsung memekik kesakitan saat kepalanya seperti di hantam benda tumpul dengan sangat kuat.
"Honey!" teriak Adam kaget.
"Rose!" pekik Grizelle dan ibunya terkejut melihat Rose yang kini sudah jatuh terduduk di lantai.
Brraaakkkk
Di saat yang bersamaan, tiba-tiba saja pintu kamar hotel di dobrak oleh seseorang. Muncul Resan yang datang sambil membawa sebotol obat di tangannya.
"Permisi, Nona kami butuh obat ini!" ucap Resan saat dirinya di hadang oleh pria berwajah datar.
"Siapa kau hah! Berani-beraninya masuk kemari dengan cara yang sangat tidak sopan. Sudah bosan hidup ya!" teriak Ethan lantang.
Resan mendengus. Dia langsung melayangkan satu pukulan ke arah pria di depannya ketika melihat sang nona semakin kesakitan.
"Urusan kita belum selesai. Tunggu setelah aku memberikan obat ini pada Nona kami!" ancam Resan kemudian segera berlari menghampiri nonanya yang terus menjerit kesakitan. "Tuan Adam, tolong bantu Nona meminum obat ini."
"Kau siapa?" tanya Liona curiga.
__ADS_1
"Saya anak buah Nona Rose. Sekarang cepat berikan obat ini padanya sebelum hal buruk terjadi!"
Adam yang mendengar kata tersebut tanpa pikir panjang segera mengambil sebutir obat lalu di masukkan ke dalam mulutnya. Grizelle yang tanggap pun segera mengambil air minum. Dia lalu memberikannya pada Adam kemudian membantu mengangkat kepala putrinya.
"Telan obatnya, sayang. Pelan-pelan saja ya."
"S-sakiittt!"
Rintihan cucunya membuat mata Liona berkilat marah. Dia nampak mengernyit bengis sambil menggeretakkan gigi. Ethan yang melihat hal tersebut pun tidak tinggal diam. Dia langsung mengirim pesan pada Priston agar semua pria yang masih tertinggal di Negara N segera datang kemari. Ini adalah perang besar-besaran. Dan tujuan mereka adalah Flyn, bajingan yang sudah membuat kesayangan semua orang menderita seperti ini.
"Tidak apa-apa, ada kami di sini. Jangan takut," bisik Adam sambil menciumi keningnya Rose yang sudah di banjiri keringat dingin.
"Sakit, Dam. Sakit!" lirih Rose dengan bibir gemetar.
"Iya aku tahu, Hon. Sudah ya, jangan bicara dulu. Aku, Mommy, Nenek dan yang lainnya akan menjagamu dengan baik. Jadi kau bisa istirahat dengan tenang."
Jangan tanya bagaimana hancurnya hati Grizelle melihat putri kesayangannya kesakitan begini. Sebagai bagian dari Organisasi Grisi, Grizelle tentu tahu betapa menderitanya Rose ketika serpihan ingatan itu di paksa muncul. Itu sama rasanya dengan menarik daging segar dari hujaman pedang yang di penuhi gerigi. Wajarlah jika Rose-nya sampai terkapar tidak berdaya.
"Pindahkan ke ranjang Mommy-nya saja, Dam. Tubuhnya Rose bisa sakit jika di biarkan seperti ini," ucap Liona ketika melihat sang cucu sudah terlelap karena efek dari obat yang dia minum.
Adam mengangguk. Dengan di bantu oleh Resan, dia membawa Rose ke atas ranjang. Adam kemudian mengusap wajahnya hingga memerah ketika menyaksikan wajah istrinya yang begitu pucat seperti tidak memiliki aliran darah.
Brengsek! Aku akan mencabik-cabik tubuhmu, Flyn. Aku bersumpah untuk itu.
๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น
โ Hayo... siapa yang udah baca tentang si belalai gajah?? Sakit perut gk kalian?? Wkwkwkw... yuk lah mampir ke chanel emak. kisah PESONA SI GADIS DESA sangat asik lho. Kuy lah mampir
Jangan lupa di sana ada giveawaynya juga lho..
...๐นJangan lupa vote, like, dan comment...
...ya gengss๐ช๐ช๐ช...
...๐นIg: rifani_nini...
...๐นFb: Rifani...
__ADS_1