Ma Queen ROSE

Ma Queen ROSE
Rose: Marcellino Alltezza Lorenzo


__ADS_3

Di dalam CL Group, terlihat Adam yang tengah duduk di kursi kebesarannya sambil memainkan sebuah belati kecil di tangan. Aura wajahnya terlihat sangat berbeda, dingin dan juga gelap. Seolah ingin menunjukkan sisi lain Adam yang selama ini tidak di ketahui oleh orang luar.


"Jadi mereka ingin main-main denganku?" tanya Adam sambil menyeringai tipis. Dia baru saja mendapat laporan dari Cesar kalau tambang minyak miliknya dan milik Rose ingin di sabotase oleh salah satu perusahaan yang selama ini gencar memburu identitas mereka. Ya, baik Adam maupun Rose mereka sama-sama menutupi data diri asli dalam berbisnis di dunia hitam dimana Rose menggunakan nama Mr.X sebagai nama samaran. Sementara Adam sendiri, dia memilih menggunakan nama MA, dimana Rose bahkan tidak tahu kalau itu adalah nama samarannya.


"Maybe yes, maybe no!" jawab Cesar. "Oh ayolah Marcellino Alltezza Lorenzo, jangan terlalu lama bermain petak umpet begini. Aku sudah lelah berpura-pura menjadi orang baik, aku ingin seperti dulu lagi. Sangat membosankan setiap hari hanya berurusan dengan cecunguk bodoh seperti mereka. Come on, bro!"


Marcellino Alltezza Lorenzo, itu adalah nama lain dari seorang Adamar Clarence. Nama ini dia dapatkan setelah mengetahui kalau Zidane bukanlah ayah kandungnya. Adam sudah lama tahu kalau ayah biologisnya bernama Phillip Lorenzo, yang tak lain dan tak bukan adalah kekasih sesama jenisnya Zidane. Ya, Adam tahu segala hal yang selama ini di sembunyikan oleh pria licik tersebut. Namun dia berpura-pura tidak mengetahui apapun karena satu alasan. Ibunya. Sampai detik ini Adam masih belum berhasil menemukan dimana Zidane menyimpan mayat sang ibu. Kecelakaan yang waktu itu terjadi sebenarnya hanya alibi Zidane yang merasa kecewa karena Philippe ternyata jatuh cinta pada istri pertamanya, yaitu ibunya Adam. Atau kalian bisa menyebutnya sebagai cinta segitiga yang terjadi antara pasangan g*y dan wanita normal. Philippe Lorenzo, dia memiliki n*fsu yang sama terhadap laki-laki maupun perempuan. Jadi ketika dia diminta untuk meniduri ibunya Adam yang bernama Karina Haque, Philippe tidak sengaja jatuh hati kepadanya. Dan sialnya, Karina mempunyai perasaan yang sama seperti Philippe begitu tahu kalau Zidane bukanlah pria normal. Hingga akhirnya Philippe dan Karina berselingkuh di belakang Zidane. Mereka sering bertemu secara diam-diam kemudian melakukan suatu hubungan yang awalnya hanya di jadikan sebagai sarana menutupi jati diri Zidane sebagai seorang penyuka sesama jenis. Namun, sepandai-pandai mereka menyimpan bangkai, perselingkuhan itu akhirnya terbongkar juga. Zidane sangat marah saat tahu kalau istri dan kekasihnya telah bersekongkol untuk berkhianat. Dia gelap mata, kemudian berniat membunuh Karina. Namun di saat yang bersamaan, Karina di nyatakan hamil. Zidane tentu saja semakin murka, tapi tidak bisa melakukan apa-apa karena seluruh keluarga besarnya langsung melakukan perayaan besar-besaran untuk menyambut kelahiran pewaris dari Keluarga Clarence. Hingga pada akhirnya setelah memendam kekecewaan selama bertahun-tahun, Zidane menemukan celah untuk membunuh Karina. Namun sayangnya Philippe terlambat datang untuk menyelamatkannya. Karena secara diam-diam Zidane ternyata telah mengatur semuanya dengan sangat apik bersama kekasih barunya. Mau tidak mau Philippe hanya bisa menunggu Adam tumbuh besar untuk membalaskan dendam karena pada waktu itu Zidane mengancam akan membunuh Adam kecil jika Philippe berani mencari masalah dengannya. Tepat ketika Adam berusia delapan belas tahun, Philippe dengan sembunyi-sembunyi datang ke negara ini untuk memberitahukan segalanya. Adam syok, itu sudah pasti. Dan Adam langsung terbakar amarah saat di beritahu kalau Zidane telah menyembunyikan jasad ibunya di suatu tempat. Sebenarnya sebelum kecelakaan itu terjadi, tanpa di ketahui oleh siapapun Zidane telah menukar orang yang ada di dalam mobil dengan jasad orang lain yang mati di hari yang sama. Zidane sangat keji bukan?


"Sedikit lagi, Ces. Sedikit lagi aku akan kembali ke singgasana yang sebenarnya. Namun aku tidak serta merta bisa menyingkirkan Zidane begitu saja. Aku masih butuh namanya untuk merahasiakan identitas asliku!" ucap Adam dingin. "K*parat. Sebenarnya dimana dia menyembunyikan jasad Mamaku. Bagaimana bisa semuanya tersimpan dengan begitu rapat? Bahkan tidak ada satupun jejak yang bisa mengarahkan aku pada makam Mama. Brengsek!"


Cesar menghela nafas. Mungkin sebagian dari kalian berpikir kalau dia dan Adam adalah orang yang berasal dari kelompok pengusaha yang sukses di usia muda. Tapi sayang, identitas Cesar dan Adam tidak sesederhana orang-orang sejenis itu. Mereka berdua memiliki identitas lain sebagai seorang raja dari rajanya kegelapan. Philippe Lorenzo adalah seorang bandar narkoba yang jumlah kekayaannya tidak bisa terhitung. Bahkan nama besarnya bisa menjadi alasan merosotnya ekonomi dunia jika bisnis yang dia miliki sampai mengalami bangkrut. Belum lagi dengan statusnya yang sebagai seorang pangeran. Membuat kekuasaan Philippe terlihat begitu kokoh bagai tak terkalahkan. Sementara Cesar, dia di kirim secara khusus oleh Philippe agar bisa terus berada di sisi Adam. Atau kalian bisa menganggap kalau Cesar bukan hanya sekedar sahabat dan juga asisten saja, tapi dia adalah penjaga bayangan Adam. Cesar adalah orang yang paling harus di waspadai karena dia memiliki aura seorang pembunuh berdarah dingin yang tidak mengenal gender.


"Culik dan siksa saja laki-laki melambai itu, Dam. Kau mempunyai ribuan anak buah yang siap dua puluh empat jam untuk melaksanakan semua perintahmu. Tidak akan ada gunanya kau terus mengulur waktu hanya untuk mencari tahu dimana jasad Mamamu di sembunyikan!" ejek Cesar dengan sengaja.


"Kau pikir selama ini aku tidak pernah mencobanya? Bukankah waktu itu kau sendiri yang mengatur penculikan Zidane? Lalu apa hasilnya? Apa rencanamu membuahkan hasil? Tidak kan?"

__ADS_1


Kedua sisi rahang Adam mengetat. Dia sudah sangat muak dengan apa yang terjadi. Zidane benar-benar sangat rapat menutupi tentang keaslian dari hilangnya jasad sang ibu. Seolah ada rahasia lain yang masih di tutupinya agar tidak ada orang lain yang tahu.


"Ck, siapa yang tahu kalau Zidane akan selicik itu dalam membalik keadaan. Dan kau juga, kenapa kau malah datang untuk menolongnya? Untung saja saat itu aku melarikan diri tepat waktu. Jika tidak, Zidane pasti mengetahui kalau penculikan itu dilakukan oleh anaknya sendiri."


Cesar meminta Adam untuk tidak bicara lagi saat ponsel di sakunya berdering. Dia kemudian tersenyum sambil mengarahkan layar ponsel ke depan wajahnya Adam.


"Yo Dam, siapa lagi ini?"


"Angkat saja."


Adam mengangguk.


"Baiklah Tuan Marcellino, sesuai yang kau mau!" ucap Cesar kemudian menggeser tombol hijau yang ada di layar ponselnya. "Halo Nona Gheana?"


"Aku tidak mau berbasa-basi, Tuan Cesar. Seperti janjiku padamu, aku menginginkan Adam dan kau akan mendapatkan separuh saham di perusahaan ayahku. Tapi kau harus berjanji kalau rahasia ini hanya kita berdua saja yang tahu. Jika kau setuju, nanti malam kita bertemu di club. Bagaimana?"

__ADS_1


Seulas smirk muncul di bibir Adam dan Cesar saat mereka mendengar perkataan Gheana. Mereka berdua tentu saja sangat tahu siapa Gheana Lutfer yang sebenarnya. Di depan Adam memasang gaya sok tidak mau dan masa bodo, tapi di belakang menghalalkan segala cara agar tujuannya bisa tercapai. Seperti sekarang, Gheana dengan percaya dirinya menyanggupi permintaan Cesar karena berfikir Cesar ada di pihaknya. Padahal yang sebenarnya terjadi bukanlah seperti itu. Cesar mendekati Gheana atas perintah Adam karena dia tidak ingin kegilaan Gheana bisa membahayakan keselamatan calon penerus yang sedang di kandung oleh Rose.


"Oke. Kau kirimkan saja alamat club itu. Aku pasti akan datang," ucap Cesar santai.


"Baiklah. Aku tunggu!"....


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


...๐ŸŒนJangan lupa vote, like, dan comment...


...ya gengss ๐Ÿ”ช๐Ÿ”ช๐Ÿ”ช...


...๐ŸŒนIg: rifani_nini...


...๐ŸŒนFb: Rifani...

__ADS_1


__ADS_2