MY BELOVED KNIGHT

MY BELOVED KNIGHT
BAHKAN DOSEN IKUT MENGGODA MEREKA


__ADS_3

Tentu saja aku tahu. Aku tahu banyak hal, dan mungkin semua hal tentang putri, yang orang lain tidak atau belum pernah tahu. Sebelum berangkat ke Amerika waktu itu, aku dengan sengaja mengumpulkan semua informasi apapun tentang putri, agar aku tidak melakukan kesalahan saat berada di dekat putri dan membuat putri kecewa padaku. Aku tahu semua hal, termasuk makanan dan minuman yang disukai maupun dibenci oleh Putri.


Ernest berkata dalam hati sambil tersenyum ke arah Tira yang tampak masih mengunyah coklat yang tadi diberikan oleh Ernest untuknya.


Coklat yang ternyata benar-benar berhasil memperbaiki mood Tira yang sempat buruk tadi.


Bahkan dengan Ernest memberikan coklat itu padanya, membuat Tira merasa hatinya melambung tinggi, dan merasa besar kepala, karena dengan coklat yang diberikan Ernest padanya, Tira jadi berpikir bahwa perasaan Ernest pada Angel tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan perasaan Ernest padanya.


Hal itu membuat Tira sejenak lupa bahwa tindakan Ernest juga mungkin dia lakukan karena mereka sedang berakting untuk memancing emosi peneror itu, hanya sekedar akting, tidak lebih.


Tanpa sadar saat ini Tira menganggap apa yang dilakukan Ernest untuknya betul-betul berasal dari hati Ernest.


“Selamat pagi, maaf hari ini saya sedikit terlambat karena ada hal yang harus saya selesaikan di kantor rektor.” Suara sapaan dan permintaan maaf dari dosen pengajar yang merupakan seorang dekan di yang baru saja memasuki ruangan dengan langkah-langkah lebar dan sedikit bergegas membuat lamunan Tira buyar seketika.


(Rektor merupakan jabatan tertinggi di kampus yang sudah familiar didengar oleh masyarakat. Rektor merupakan pemimpin perguruan tinggi baik negeri atau swasta yang menjabat selama lima tahun.


Rektor mengatur penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kegiatan lain. Rektor juga akan melakukan pembinaan terhadap dosen, mahasiswa, tenaga penunjang akademik, dan tenaga administrasi.

__ADS_1


Dekan adalah Kepala Fakultas di sebuah perguruan tinggi. Dekan adalah pemimpin administratif sekaligus pemimpin tertinggi di fakultas).


Ah, aku sungguh seperti orang hilang akal, sudah berani menganggap apa yang dilakukan Ernest padaku tadi berasal dari hatinya, bukan sekedar akting.


Tira berkata dalam hati sambil mendesah pelan, membuat Ernest yang terus memperhatikannya sedari tadi jadi mengernyitkan dahinya.


Apa mood putri berubah jadi jelek lagi ya? Semoga saja tidak. Rasanya tidak rela jika meliaht wajah putri terlihat tidak bahagia.


Ernest berkata sambil bersiap mengikuti mata kuliah hari ini dan menebak-nebak kembali apa yang sudah terjadi pada Tira lagi.


Akan tetapi begitu dosen epngajar itu teringat tentang foto-foto yang kemarin malam di upload di mesia sosial kampus, dia langsung menyungingkan senyum gelinya.


“Sepertinya pelajaran hari ini harus saya ubah menjadi bagaimana cara untuk mendapatkan inspirasi dalam menuliskan lirik lagu romantis.” Perkataan dari dosen itu langsung disambut dengan tawa para mahasiswa yang lain.


“Kalau begitu, ajari kami Pak, untuk bisa menjadi penulis lagu romantis.” Salah satu mahasiswa terdengar langsung menyelutuk begitu mendengar perkataan dari dosen pengajar mereka pagi ini.


“Boleh juga. Bagaimana kalau kita mulai dari mahasiswa yang duduk paling depan ini. Siapa namamu anak muda?” Dosen itu bertanya sambil pandangan matanya menatap lurus ke arah Tira dan Ernest, membuat mereka semua tahu siapa yang sedang dimaksudkan oleh dosen itu, meskipun sebenarnya saat ini hanya mereka berdua yang duduk di bangku paling depan.

__ADS_1


“Ernest dan Tira Pak.” Sebuah sahutan yang diucapkan secara kompak dan bersama-sama langsung terdengar bergemuruh di tengah-tengah ruang kelas itu.


“Oke balau begitu…. Ernest, apa kata-kata romantis dalam otakmu yang bisa kamu jadikan sebuah lirik lagu berbau romantisme antara pemuda pemudi? Mungkin kamu bisa mulai memikirkannya sambil memandangi wajah Tira.” Pertanyaan dari dosen itu membuat kelas jadi heboh seketika itu juga, sedang Ernest, hanya bisa menyunggingkan senyum dengan sikap pasrah, dan mulai memikirkan dengan cepat untuk dapat menjawab pertanyaan dari dosen itu.


# # # # # #


“Huft….” Ernest langsung menarik nafas lega begitu kelas berakhir, setelah sepanjang pelajaran hari ini, dia menjadi bulan-bulanan akibat godaan dari dosen pengajar dan teman-teman kuliahnya.


“Wah… sepertinya kalian benar-benar akan menjadi couple goals, jika kalian terus mempertontonkan hal-hal romantis di depan banyak orang.” Anna yang baru saja datang mendekat ke arah Ernest dan Tira setelah dosen epngajar pergi meninggalkan kelas itu berkata sambil menepuk bahu Tira dari arah belakang.


“Kamu belum benar-benar menjadi pasangan.” Tiba-tiba saja Tira mengucapkan kata-kata yang membuat Ernest mau tidak mau langsung menoleh ke arahnya dengan wajah terlihat serius.


Apa maksud perkataan putri barusan? Apa itu hanya sekedar ucapan untuk memancing peneror itu, atau dia benar-benar mengharapkan untuk kami berdua pura-pura menjadi pasangan kekasih?


Ernest berkata dalam hati dengan mata melirik ke arah Anna yang tampak melebarkan kedua bola matanya setelah mendengar kata-kata Tira barusan.


“Kalau begitu… kenapa tidak kamu terima saja pernyataan cinta Ernest, Tira? Supaya kalian resmi menjadi pasangan kekasih idola di kampus ini.” Perkataan Anna yang sengaja diucapkan dengan suara cukup keras sehingga bisa didengar oleh banyak orang di ruangan itu, membuat secara bersamaan Ernest maupun Tira memandang ke arah Anna dengan mata terlihat melebar, tidak bisa menutupi rasa kaget mereka atas kata-kata yang diucapkan oleh Anna barusan.

__ADS_1


__ADS_2