
Kenapa ada lukisan baroness Eliana di sini? Apa sebenarnya hubungan antara baroness Eliana dan tuan Theo? Apa mungkin mereka sebenarnya memiliki hubungan darah… ibu dan anak? Apa mungkin begitu?
Ernest bertanya-tanya dalam hati sambil memandang ke arah lukisan itu, untuk memastikan bahwa dia tidak sedang salah menerka bahwa itu adalah sosok Eliana ketika masih muda.
Meskipun sejak Eliana kehilangan gelar dan statusnya sebagai permaisuri dan baroness miliknya karena semua ekjahatan yang pernah dilakukannya, tapi sampai saat ini Ernest masih saja terbiasa menyebutnya dengan sebutan baroness Eliana.
Sebelum ada bukti nyata, aku tidak boleh sembarangan berasumsi terhadap kasus ini.
Ernest kembali berkata dalam hati, sambil mengamati sekeliling pigora yang membingkai lukisan yang tampak bersih dan terawat, tapi sebenarnya, terlihat jelas kalau lukisan itu bukanlah lukisan baru, dan sebelum dirawat dengan baik, tampak kalau lukisan itu pernah menjadi barang yang tidak terawat dengan baik.
Mata Ernest sedikit menyipit begitu melihat ada sesuatu yang berbeda di bagian kiri lukisan itu.
Jika diamati, warna bagian dinding yang ada di balik lukisan itu, di bagian sebelah kiri, tampak warnanya lebih gelap, membuat tangan Ernest langsung terulur ke arah pigora itu dan menyentuhnya.
Tangan Ernest sedikit menggerakkan bagian kiri pigora itu ke samping kanan untuk bisa melihat dengan lebih jelas, apa yang membuat dinding di bagian belakang pigora itu tampak lebih gelap.
Ernest langsung menahan nafasnya begitu melihat bagaimana setelah dia menggeser pigora itu ke samping kanan, dia melihat dengan jelas bahwa di balik lukisan itu terdapat lemari besi yang bodinya tertanam pada dinding di belakang lukisan itu.
Lemari besi yang berada dalam posisi terkunci itu membuat Ernest harus kembali melakukan aksinya untuk membobol kunci tersebut.
Setelah beberapa detik fokus pada kunci lemari besi itu, pada akhirnya Ernest kembali berhasil membukanya dengan mudah.
Begitu pintu lemari besi terbuka, Ernest bisa melihat tumpukan benda-benda berharaga beruap uang tunai dan batangan emas murni yang tersimpan di bagian atas rak lemari besi itu.
__ADS_1
Sedangkan di bagian bawah rak itu, tampak tumpukan berkas yang tertata rapi dalam beberapa map.
Melihat itu, dengan gerakan cepat namun hati-hati, Ernest mulai mengambil map itu dan membukanya satu persatu.
Beberapa diantara map-map itu berisi tentang surat-surat berharga, berupa sertifikat beberapa bangunan dan juga tanah yang dimiliki oleh Theo, surat-surat kontrak kerjasama antara Theo dengan rekan-rekan bisnisnya, juga surat akta pernikahan dan juga kelahiran anak-anaknya.
Berkas-berkas ini memang berkas-berkas penting sehingga layak untuk disimpan dalam lemari rahasia. Tapi, aku belum bisa menemukan hal yang membuktikan hal yang berkaitan dengan baroness Eliana, dan memberikan info tentang apa hubungan tuan Theo dengan baroness Eliana.
Ernest berkata dalam hati dengan tangannya yang masih sibuk membuka berkas-berkas itu.
Ernest langsung menghentikan gerakan tangannya, dengan mata yang membesar begitu dia membuka map terakhir dalam lemari besi itu, yang posisinya terletak di bagian paling bawah dari lemari besi itu.
“Ini….” Ernest bergumam pelan sambil menjauhkan tubuhnya dari lemari besi itu, dan meletakkan map yang dia pegang ke atas meja, dan tangannya menelusup masuk ke balik jaket kulit berwarna hitam yang dikenakannya, dan mengambil handphonenya.
Di dalam map terakhir yang dipegang Ernest, tampak adanya kertas yang menunjukkan bahwa Theo masih berhubungan dengan salah satu panti asuhan dengan cukup intens, dan itu merupakan panti asuhan tempatnya dibesarkan.
Beberapa lembar dari kertas itu menunjukkan adanya tanda terima dari pihak panti asuhan, atas sumbangan besar dari Theo kepada panti asuhan itu.
Selain itu tampak adanya beberapa lembar foto lama, yang menunjukkan kehidupan masa lalu Theo selama berada di panti asuhan itu, dan diantara beberapa foto itu, terdapat sosok Eliana ketika masih muda, saat berkunjung dan melakukan kegiatan amal di panti asuhan itu.
Beberapa foto memang menunjukkan bagaimana Eliana yang tampak memeluk sosok anak panti asuhan yang menurut pengamatan Ernest kemungkinan adalah Theo di masa kanak-kanaknya.
Akan tetapi untuk memastikan bahwa Theo memiliki hubungan dekat dan tidak biasa dengan Eliana tentunya tidak bisa hanya dengan foto-foto itu, yang beberapa diantaranya juga menunjukkan bagaimana Eliana yang juga pernah memeluk anak lain, meskipun di sebagian besar dari foto itu menunjukkan momen dimana Eliana terlihat bersama Theo.
__ADS_1
Apa aku sudah salah paham dengan hubungan mereka? Mungkin saja… hubungan antara baroness Eliana dan tuan Theo, hanya sekedar hubungan antara donatur dan penghuni panti asuhan. Tapi apa arti dari lukisan itu? Apa mungkin itu adalah lukisan dari baroness Eliana dan pangeran Dion ketika masih bayi? Tapi rasanya tidak mungkin tuan Theo menyimpan sebuah lukisan yang tidak ada hubungannya dengan dia, dan bahkan menjadikannya sebagai penutup dari lemari yang berisi barang-barang berharganya, membuat lukisan itu memiliki kesan juga benda yang sangat berharga untuknya.
Ernest berkata sambil berusaha untuk menemukan petunjuk lain.
Setelah Ernest mengembalikan semua berkas itu, Ernest berdiri kembali tepat di depan lukisaan itu dan menatap lurus ke arahnya, mengamatinya dengan baik, meskipun dia tetap tidak bisaa menemukan adanya petunjuk lain.
Ernest hampir saja menyerah untuk dapat menemukan petunjuk lain sampai dengan niat sekedar ingin tahu, Ernest meraih lukisan itu, dan melepaskannya dari paku tempatnya tergantung.
Bertepatan dengan Ernest menarik lukisan itu dan menjauhkannya dari dinding, tiba-tiba beberapa amplop tampak berjatuhan ke lantai.
Amplop-amplop putih yang ternyata disimpan dengan cara diselipkan di bagian belakang pigora dari lukisan itu.
Melihat itu dengan gerakan cepat Ernest menggoyang-goyangkan lukisan itu sehingga beberapa amplop lain berjatuhan kembali dari arah belakang pigora tersebut.
Setelah itu, dengan sengaja Ernest membalikkan lukisan itu, dan lagi-lagi, matanya terbeliak melihat bagaimana di bagian belakang lukisan, dimana sudah tidak adalagi amplop-amplop yang tersimpan di sana, ternyata terdapat sebuah tulisan yang baginya sangat aneh.
Gadis yang cantik tapi sarat dengan kesedihan dan penyesalan. Aku berharap lukisan ini bisa membuatnya berpikir ulang untuk tidak melakukan hal yang mungkin akan disesalinya di kemudian hari. Aku harap sampai akhir dia tetap membawa bayi tampan itu dalam dekapannya, dan tidak membuangnya, seperti yang dia katakan sebelum aku melukisnya, sebagai kenangan terakhirnya bersama putra pertamanya Theo William sebelum mereka berpisah.
Untuk sahabat baikku Eliana,
Tgl xx, bulan xx, tahun xxxx
Setelah termangu beberapa detik, karena tulisan tersebut, Ernest mengembalikan posisi lukisan it uke tempatnya setelah sebelumnya mengambil foto dari tulisan yang tertera di bagian belakang lukisan yang sepertinya dituliskan oleh orang yang sudah melukis Eliana dan bayi tampan yang tampak menggemaskan yang ternyata benar adalah Theo.
__ADS_1