MY BELOVED KNIGHT

MY BELOVED KNIGHT
MEMBAHAS RENCANA PERTEMUAN


__ADS_3

Bagi Tira, Enzo adalah kakak sepupunya yang baik, tapi Enzo yang seringkali bersikap kekanak-kanakan, jika dibandingkan dengan Alvero yang berwibawa dan lebih terlihat tenang dan bijaksana, andai saja bisa memilih, tentu saja Tira ingin pergi bersama Alvero, bukan Enzo.


Meskipun hal itu seperti yang dikatakan Alvero beberapa waktu lalu tidak mungkin dilakukan, bukan karena Alvero tidak mau membantu Tira, tapi wajah Alvero yang dikenal sebagai raja Gracetian yang kepopulerannya tidak kalah dengan artis terkenal dunia, jika sampai ada orang yang mengenalinya, justru akan membuat masalah bertambah runyam.


Andai saja Deanda tidak sedang dalam kondisi hamil, dan tidak populer seperti Alvero, rasanya Tira ingin sekali memilih Deanda yang menemaninya untuk membantunya saat ini, tapi sayangnya seperti kata Alvero, yang memungkinkan untuk mewakili keluarganya untuk berterima kasih kepada Luis dan juga membantunya mengurus segala hal yang berkaitan dengan polisi yang sudah menangkap Robin sepertinya memang hanya Enzo.


"Kamu tidak perlu khawatir. Enzo adalah orang yang selalu bisa ditempatkan dimanapun, dalam kondisi apapun. Lagipula meskipun sifat Enzo yang lebih suka bersikap tidak resmi dan seenaknya sendiri dan seringkali melupakan statusnya sebagai pangeran Gracetian, tapi Enzo adalah orang yang bisa berubah menjadi sosok yang berbeda terhadap orang lain sesuai tempat dan waktu." Alvero langsung memberikan pembelaannya terhadap pandangan Tira tentang Enzo.


Diantara semua sepupu yang dimiliki oleh Alvero, Enzo adalah yang paling dekat dengannya diantara semuanya, sehingga boleh dikata, Alvero sangat mengenal Enzo dibandingkan siapapun juga.


Di balik sifatnya yang blak-blakan, kadang terkesan sembrono dan sembarangan sebagai seorang pangeran Adavino, Alvero tahu lebih dari siapun bahwa saat sedang serius, Enzo bisa menjadi sosok yang berubah 180 derajat, dan dibalik sikapnya yang santai, Enzo adalah orang yang bertanggungjawab dan sangat perduli dengan orang yang disayanginya, rela melakukan apa saja untuk orang-orang dekatnya.


Walau Enzo tidak pernah mau terlibat dengan masalah kerajaan dan memilih untuk bekerja seperti rakyat sipil umumnya, tapi dia terus mengikuti perkembangan dan mengamati apa yang sedang terjadi dalam istana serta kerajaan Gracetian, dan tidak segan-segan ikut terlibat membela keluarga Adalvino saat dibutuhkan.

__ADS_1


Namun sejak masuknya keluarga Carsten yang merupakan keluarga terkuat lainnya di kerajaan Gracetian selain keluarga Adalvino, setelah Evan Carsten menikahi Alaya Adalvino, Enzo semakin jarang mau terlibat dengan urusan istana, karena menganggap untuk saat ini, dengan keluarga Carsten yang bergabung masuk ke dalam istana, posisi keluarga Adalvino semakin kuat.


Keberadaan Alvero sebagai raja muda yang hebat, didampingi dengan permaisuri yang cantik dan baik hati serta rendah hati, Deanda membuat kekuatan keluarga Adalvino, dan juga kerajaan Gracetian semakin tidak tergoyahkan.


Berita kehamilan Deanda yang disusul oleh Alaya menjadi berita hangat yang membuat para warga semakin emmberikan dukungan penuh pada kedua pasangan yang menjadi panutan bagi banyak orang itu.


"Bukan begitu Kak Alvero... aku hanya ingin memastikan kalau tidak ada kesalahan yang terjadi." Tira mencoba memberikan alasannya, meskipun dia merasa sedikit lega karena ada Evan yang juga akan ikut bersama mereka, yang pasti akan bisa mengendalikan kondisi dengan baik dengan kemampuannya menghadapi orang dari berbagai kalangan sebagai seorang duke dengan gelar jenderal besar Gracetian.


"Tenang saja Tira, seperti kata kakakmu Alvero, Enzo adalah orang yang paling tepat untuk bertemu dengan Luis. Ditambah lagi ada bantuan Evan di dekatnya. Tadi... Ernest sempat menyampaikan kecurigaannya kepada Luis sebagai peneror lain padamu. Evan dengan jiwa militer yang mendarah daging di tubuhnya pasti akan membantu menyempurnakan pengamatan Ernest pada Luis, meskipun Ernest tidak ada bersama kalian nanti." Deanda akhirnya ikut angkat bicara, berusaha menenangkan Tira, seolah Deanda tahu dengan ebgitu pasti kalau keingingan Tira adalah agar Ernest selalu berada di dekatnya, termasuk untuk urusan pertemuannya dengan Luis nanti.


"Hai Tira. Apa tugasmu sudah selesai tepat pada waktunya?" Enzo yang sudah berada di dekat mereka langsung menyapa Tira dan menanyakan tentang tugasnya yang menjadikan itu sebagai alasan agar kemarin dia bisa keluar dari mansion dan bertemu secara pribadi dengan Ernest.


"Aku dengar ada panggilan dari pihak kepolisian. Setelah menemui dosenmu, kita akan ke kantor polisi." Enzo berkata sambil mengambil posisi duduk di samping Tira yang sedang memandang ke arahnya.

__ADS_1


"Hah... cukup cepat juga mereka bertindak terhadap kasus ini. Sekarang sudah mau memanggilku sebagai saksi. Tapi sebaiknya memang begitu, supaya masalah ini segera selesai, dan aku bisa hidup tenang kembali." Tira berkata pelan seolah pada dirinya sendiri.


"Pastikan mereka memberikan hukuman yang setimpal pada pelaku Enzo, karena seperti kata Ernest, Robin juga bukan berasal dari keluarga biasa-biasa saja. Latar belakang kalurga Robin yang cukup kaya dan berpengaruh, aku harap tidak mempengaruhi penilaian polisi dalam menjatuhkan hukuman nantinya, apalagi kalau sampai keluarganya turun tangan dengan melakukan hal buruk lewat pintu belakang." Alvero berkata sambil melihat ke arah Enzo.


"Kalau sampai hal seperti itu terjadi, sepertinya kita perlu menunjukkan identitas kita sebagai keluarga kerajaan Gracetian..."


"Jangan Kak Enzo... itu sama saja dengan membuatku harus keluar dari kampus itu." Tira langsung memprotes usul dari Enzo.


"Lho kenapa? Kenapa kamu yang tidak bersalah harus keluar dari kampus? Bukannya Robin yang harusnya pergi dari kampus? Aku tidak percaya kalau pemerintah Amerika tidak turun tangan dalam kasus ini kalau sampai mereka dengar bahwa salah satu warganya sudah berani melakukan teror pada penduduk asing, yang merupakan putri Gracetian, bahkan sepupu dari raja Alvero." Dengan sikap santai Enzo langsung menjawab protes dari Tira.


"Dan kalau sampai itu terjadi, semua orang tahu siapa aku sebenarnya, apa menurut Kak Enzo hidupku di kampus akan tenang? Jelas-jelas aku tidak akan lagi bisa hidup normal karena itu. Padahal sejak awal Kak Enzo tahu kalau aku pergi kuliah di Amerika, agar bisa merasakan kehidupan normal seperti gadis biasa." Tira berkata sambil menarik nafas panjang, merasa tidak nyaman saat membayangkan bagaimana repotnya dia jika sampai orang-orang di kampus tahu tentang siapa dia sebenarnya.


Tira yakin teman-temannya, bahkan dosen atau pegawai kampus lainnya, tidak akan mungkin bisa bersikap seperti biasanya lagi jika mereka tahu tentang siapa dia sebenarnya.

__ADS_1


"Enzo, sepertinya aku tidak setuju kalau sampai pemerintah Amerika harus tahu tentang kasus ini. Ini juga akan menjadi berita tidak mengenakkan untuk Tira yang harus hidup seperti di istana, tidak bisa lagi bebas seperti semula. Untuk saat ini, kita ikuti dulu bagaimana perkembangan kasus teror ini. Aku juga ingin Tira bisa menikmati kehidupan masa kuliahnya dengan tenang." Alvero berkata sambil melirik ke arah Deanda yang di sampingnya tampak Cladia yang duduk dalam pelukan suaminya.


__ADS_2