
"Kenapa kalian harus bingung? Kalau sampai pihak kepolisian berlaku curang, atau mungkin disuap oleh keluarga Robin, pihak kerajaan Gracetian tidak perlu bertindak. Biarkan orang-orangku yang membereskannya. Begitu salah satu perwakilan grup Xanderson pergi ke gedung putih, dengan sendirinya, orang-orang di sana akan membantu kalian, dan mereka akan bertindak tanpa harus menimbulkan kegemparan, bahkan tanpa menyebutkan tentang negara Gracetian dan status Tira sebagai putri dan sepupu Alvero." Dengan percaya dirinya Ornado berkata, seolah masalah yang terjadi sekarang ini, baginya adalah masalah kecil, meskipun sebelumnya Enzo dan Alvero membicarakan tentang 2 negara besar dan berpengaruh, Amerika dan Gracetian.
(Gedung Putih (bahasa Inggris: The White House) adalah istana kepresidenan Presiden Amerika Serikat. Gedung ini terletak di Pennsylvania Avenue di ibu kota federal Washington, DC. Gedung ini merupakan kediaman resmi presiden dan keluarganya selama masa jabatannya sebagai presiden.
Saat seorang presiden baru dilantik, presiden yang lama kemudian segera berpindah ke kediaman sipil yang disediakan pemerintah federal dan presiden baru beserta keluarga resmi menjadi penghuni baru. Gedung Putih juga berperan sebagai kantor utama tempat presiden AS bekerja dan memantau jalannya pemerintahan. Gedung Putih merupakan salah satu bangunan yang paling dikenal di dunia, dengan ikon utamanya Kantor Oval, yang merupakan ruang kerja utama presiden AS.
Gedung Putih juga sering dianggap sebagai lambang supremasi Amerika Serikat sebagai negara adidaya. Gedung Putih ini dibangun pada tahun 1792-1800, dengan gaya arsitektur Georgia akhir, dan dirancang oleh arsitek kelahiran Irlandia, James Hoban. Meskipun Gedung ini dibangun dan diselesaikan dalam masa pemerintahan George Washington, ia sendiri tidak pernah tinggal didalamnya. Gedung ini sendiri pertama kali ditempati oleh Presiden kedua Amerika Serikat, John Adams dan istrinya, Abigail.
Pada tahun 1814, Gedung ini pernah dibakar oleh Inggris, karena perseteruan antara dua negara ini. Saat ini, Gedung ini ditempati oleh Presiden ke-46 Amerika Serikat Joe Biden, dan menarik kunjungan wisatawan hingga 6000 orang setiap harinya).
Cladia yang sedang duduk dalam rengkuhan tangan Ornado hanya bisa tersenyum tipis dan sedikit menahan nafasnya mendengar apa yang baru saja ditawarkan suaminya kepada Alvero dan Tira.
Sebelum menikah... bahkan di awal pernikahan mereka, Cladia hanya mengenal Ornado sebagai seorang pengusaha terkenal biasa, tanpa tahu bahwa ternyata di balik sikap tenang dan percaya dirinya itu, dia adalah orang yang bukan hanya diakui kehebatannya di dunia bisnis legal.
Di dunia bawah dimana banyak kegiatan bisnis ilegal yang berbahaya, kepemimpinan Ornado diakui banyak orang, meskipun dia sendiri tidak pernah terlibat dalam bisnis ilegal, hanya berperan sebagai penengah saat terjadinya konflik diantara kelomok-kelompok bisnis kotor itu.
Dengan kekayaannya yang begitu berlimpah, bisnisnya yang bertebaran di hampir seluruh negara di dunia dan menguasai banyak sektor dan kemampuan pasukan tempurnya, membuat Ornado dihormati oleh banyak orang, bahkan para pemimpin negara-negara besar, meskipun sebenarnya dia sendiri bukanlah seorang pemimpin negara.
__ADS_1
Karena itu, bagi Cladia yang sudah lebih mengenal Ornado tidak heran jika suaminya itu dengan percaya dirinya berbicara seperti itu, seolah gedung putih adalah tempat yang bisa dia masuki dengan begitu mudahnya, padahal dia bukan orang yang berpengaruh di negara Amerika, hanya saja dia memang memiliki pengaruh besar terhadap pergerakan ekonomi dunia yang membuat para pemimpin negara lain begitu menghormatinya.
Jika melihat sosok Ornado dengan mata biru dan rambutnya yang berwarna hitam kelam, wajah tampannya yang terukir sempurna dengan sikap dingin dan wibawanya yanag begitu kuat, disempurnakan dengan tubuh atletisnya yang selalu mengagumkan bagi para wanita dan membuat iri para pria, orang tidak akan menyangka kalau laki-laki tampan yang sikapnya dingin itu, begitu mencintai istrinya dan rela melakukan hal-hal yang tidak masuk akal bagi seorang Ornado demi wanita tercintanya itu.
Dalam hitungan detik, wajah tanpa senyum dan tatapan tajam mata dari Ornado akan berubah menjadi tatapan mata yang memandang dengan sikap lembut dan penuh cinta saat laki-laki itu memandang ke arah Cladia.
Dan Cladia, hingga detik ini, sejak dia bisa dengan tulus mencintai Ornado, selalu merasa menjadi wanita paling beruntung karena bisa mendapatkan cinta yang begitu besar dari Ornado, sejak waktu yang sangat lama.
"Terimakasih untuk tawaran bantuan darimu Ad, tapi Tira adalah sepupuku dan bagiku sudah menjadi tanggungjawabku untuk melindunginya dan membantu membereskan masalahnya. Lagipula ini bukan masalah besar dimana seorang Ornado harus turun tangan langsung." Alvero berkata sambil menatap ke arah Ornado yang merupakan sahabat dekat yang sudah seperti saudara kandung baginya sambil tertawa kecil.
“Cih… untuk keluarga mana ada masalah kecil atau besar? Semuanya harus menjadi yang pertama dan utama jika itu sudah menyangkut keluarga. Benar kan Laurel?” Laurel yang tidak tahu apa-apa dan baru saja datang kembali ke tempat itu bersama Dave, langsung menatap Ornado dengan sedikit melotot.
“Benar Ad, apapun itu, yang kamu katakan memang selalu benar.” Laurel menjawab pertanyaan Ornado sambil mencebikkan bibirnya, membuat yang lain langsung tertawa geli melihat bagaimana dua orang yang sebenarnya dekatnya hubungan mereka bahkan lebih dekat daripada saudara kandung, tapi jika bertemu sudah seperti anjjjjjj….jjjjjingggg dan kucing saat bertemu.
# # # # # # #
Kenapa kamu harus terlihat begitu cantik hari ini?
__ADS_1
Pesan dari balasan dari Ernest setelah secara diam-diam, Tira mengirimkan fotonya bersama Enzo dan Evan yang akan masuk ke dalam mobil untuk bersiap bertemu Luis membuat Tira menyunggingkan sebuah senyum tipis dengan perasaan geli, begitu menyadari ternyata Ernest yang selama ini selalu terlihat kalem di depan semua orang, ternyata mudah sekali terpancing rasa cemburunya.
Apa salahnya menjadi cantik Tuan Ernest? Bukannya aku tidak bisa memilih bagaimana wajahku ketika dilahirkan? Aku rasa bukan dosa bagi seseorang karena dilahirkan lebih cantik dari perempuan lain.
Tira menuliskan pesannya sambil meletakkan telapak tangannya pada bibirnya yang sedang menahan senyumnya saat ini.
Ernest yang membaca pesan balasan dari Tira hanya bisa menahan nafasnya membaca kata-kata dari kekasihnya itu.
Putri… bisa-bisanya kamu tampil begitu cantik dan memikat untuk menemui Luis? Apa kamu benar-benar ingin dia semakin terpesona padamu? Dan kamu ingin aku terkena serangan darah tinggi karena terus memikirkan dan mengkhawatirkanmu?
Ernest mengomel dalam hati karena penampilan Tira saat ini, pasti akan membuat Luis semakin terpukau dan terkagum-kagum padanya.
Apa kamu cemburu tuan Ernest?
Pertanyaan Tira yang dituliskannya setelah beberapa saat setelah Ernest tidak membalas pesannya, membuat hati Ernest yang awalnya tadi biasa-biasa saja, sekarang terasa sedikit panas dan sesak.
Apa aku benar-benar cemburu dengan hal sekecil itu? Tapi… itu bukan masalah kecil. Bagiamana bisa dia tampil begitu cantik untuk menemui orang lain? Tapi itu bukan orang lain, tapi Luis! Luis Anston yang mencurigakan itu! Akh….
__ADS_1
Ernest berkata dalam hati dengan sikap frustasi, tanpa berani menunjukkan ekspresinya karena di sampingnya ada Erich yang sedang fokus pada jalanan di depannya, meskipun Ernest yakin kalau dia bergumam atau sedikit bersuara Erich akan langsung menoleh ke arahnya dan tentunya akan segera meminta penjelasan.