MY BELOVED KNIGHT

MY BELOVED KNIGHT
KOMENTAR-KOMENTAR YANG MENGGELISAHKAN


__ADS_3

Tira tahu bahwa apa yang sudah dilakukan Ernest akan menjadi hal yang membuat heboh kampus, tapi dia tidak menyangka akan secepat itu.


Karena perkataan Anna, dengan gerakan cepat, Tira segera meraih handphone yang tergeletak di sampingnya dan membuka media sosial yang dimaksudkan oleh Anna.


Begitu Tira membukanya, Tira bisa melihat, meskipun belum ada satu jam foto-foto Ernest dan dirinya terpasang di sana, ratusan komentar yang mendekati angka seribu sudah terlihat.


Dan komentar-komentar itu terus bertambah tanpa henti bahkan hampir di setiap detik, membuat suasna media sosial kampus itu terliaht begitu ramai dengan orang-orang yang seolah-olah berushaa untuk saling mendahului dalam menuliskan komentar mereka.


Beberapa diantara mereka ada yang menyatakan dukungan mereka karena dianggap sosok tampan Ernest, dan sosok cantik Tira adalah pasangan yang terlihat serasi.


Akan tetapi beberapa komentar yang lain memberikan komentar negatif dan pedas dengan menuduh Tira sebagai wanita penggoda dan murahan, dengan melampirkan beberapa foto yang memperlihatkan Tira dengan pria yang berbeda-beda, yang sebenarnya adalah foto-foto ketika Tira menolak pernyataan cinta dari semua pria itu, namun dengan beberapa bagian yang diedit, dan juga sisi pengambilan foto, membuat seolah-olah di dalam foto itu terlihat bagaimana sikap arogan Tira saat menolak para pria tersebut.


Bahkan ada salah satu foto yang menunjukkan bagaimana seorang pria berlutut di hadapan Tira, namun Tira terlihat berkacak pinggang ke arah pria tersebut, membuat orang berpikir bahwa Tira sedang memaki-maki pria tersebut.


Tidak aku sangka, ternyata Tira yang terlihat begitu lemah lembut dan anggun itu memiliki sifat arogan seperti itu.


*Ternyata seelama ini kita sudah tertipu dengan penampilan Tira yang seperti bidadari. *


Jangan sembarangan menuduh orang, foto itu belum tentu asli.


Apalagi yang perlu dipertanyakan? Di gambar itu benar-benar menunjukkan bagaimana Tira yang ternyata memakai topeng selama ini.

__ADS_1


Sayang sekali orang sekeren Ernest harus jatuh cinta pada Tira.


Aku kenal Tira dengan baik, dia bukan gadis yang seperti itu.


Benar, Tira bukan gadis murahan, mungkin saja itu bukan foto-foto asli.


Seseorang pasti sengaja ingin menjatuhkan dan memfitnah Tira.


Sudah ada buktinya, apalagi yang perlu diragukan kalau Tira memang bermuka dua.


Sayang sekali aku pernah berpikir untuk mendekati Tira.


Kalaupun Tira sikapnya seperti itu, bukankah dia memang sangat cantik? Aku tidak keberatan dengan sikapnya asal dia bersedia tidur denganku.


Apa kita perlu bertanya kepada Ernest, apakah dia sudah berhasil mengajak Tira tidur dengannya?


Bahkan beberapa kata-kata yang mulai menjurus ke arah melecehkannya bisa Tira baca dengan jelas di sana, membuat dia menarik nafas panjang.


“Tira… apa kamu baik-baik saja?” Anna yang masih tersambung dengan Tira dalam panggilan telepon bertanya dengan nada khawatir, karena bagaimanapun juga komentar-komentar pedas dan tidak mengenakkan untuk Tira, sebagian sungguh tiddak pantas untuk dibaca, dan membuat orang sakit hati.


Jangankan Tira, Anna saja merasa emosi membaca komentar-komentar yang kesannya merendahkan Tira, yang dia tahu adalah gadis yang baik hati dan sopan, tidak pernah berbuat yang aneh-aneh atau menyakiti orang lain dengan sengaja.

__ADS_1


“Ah… ya Anna… aku baik-baik saja.” Tira berkata dengan suara pelan.


“Apa kamu bisa menebak kira-kira siapa yang mengunggah foto-foto itu?” Anna bertanya kepasa Tira meskipun pikirannya langsung mengarah kepada Janetta.


“Mungkin saja Janetta. Hanya saja, foto-fotoku dengan beberapa pria yang pernah menyatakan cinta padaku dan diedit itu… apa mungkin Janetta juga memiliki foto-foto seperti itu?” Tira berkata dengan nada bertanya-tanya.


“Belum lagi… jika Janetta mengambil foto saat Ernest memberikan bunga di café tadi, harusnya posisi foto horizontal semuanya. Tapi coba kamu perhatikan, beberapa foto justru tampak diambil dari atas, seperti foto hasil screen shoot rekaman cctv.” Apa yang dikatakan Tira membuat Anna kembali mengamati beberapa foto yang memang seperti kata Tira, seperti diambil dari atas dan menyamping.


“Sepertinya apa yang kamu katakan benar Tira. Lalu selain Janetta, siapa yang bisa mendapatkan foto-foto yang lainnya?” Anna bertanya dengan wajah seriusnya, dan mata menatap dengan seksama foto-foto yang berjumlah lebih dari 10 itu.


“Aku tidak tahu, tapi melihat foto-foto itu, apalagi pelakunya menggunakan nama anonym lebih dari satu, kemungkinan memang yang mengirimkan foto-foto itu lebih dari satu orang.” Tira menjawab pertanyaan Anna.


“Apa salah satunya adalah Janetta, dan yang lainnya adalah peneror itu? Tapi kalau mereka yang melakukannya, apa alasan di balik semua itu? Janetta dan kamu tidak memiliki dendam apapun. Sedangkan peneror gila yang mengaku jatuh cinta padamu itu… masa dia jsutru menyebarkan foto-foto dari gadis yang disukainya seperti itu?” Anna kembali mengucapkan banyak pertanyaan yang dia sendiri bingung untuk menjawabnya, kalau dia menjadi Tira.


Cukup lama Tira fokus melihat foto-foto itu dan membaca komentar-komentar itu, sampai sebuah suara bel terdengar dari arah pintu keluar apartemennya, membuat Tira menghentikan sebentar kegiatannya.


“Anna, sepertinya ada yang datang, aku tutup dulu ya panggilan teleponnya….” Tira berkata dan dengan enggan berjalan ke arah pintu keluar apartemennya.


“Oke… Nanti aku akan menghubungimu lagi. Lebih baik kamu diskusikan kejadian hari ini dengan Ernest.” Anna yang merasa cukup khawatir dengan Tira, langsung mengingat Ernest sebagai pengawal pribadi Tira, dan berharap Ernest bisa membantu Tira keluar dari masalahnya ini.


Siapa yang datang malam-malam begini? Ap aitu Ernest? Tapi bukannya dia bisa langsung masuk dan membuka pintunya tanpa membunyikan bel? Meskipun Ernest pasti tidak akan berani langsung masuk, biasanya dia akan menghubungiku terlebih dahulu sebelum berkunjung ke apartemenku.

__ADS_1


Tira berkata dalam hati dengan sikap malas karena hatinya mengatakan kalau yang datang itu bukan Ernest, ataupun Steven dan Edi.


__ADS_2