
Dengan gerakan cepat, Ernest segera membuka map itu, dimana di sana tertulis beberapa foto dan info tentang Theo, yang namanya disebutkan oleh Erich tadi.
"Seorang pengusaha sukses yang berasal dari salah satu panti asuhan di Amerika, sejak dia lahir. Info tentang siapa orangtuanya tidak diketahui karena dia ditinggalkan begitu saja di depan pintu gerbang panti asuhan ketika usianya masih beberapa hari dari dia dilahirkan." Ernest membaca salah satu keterangan yang dituliskan dalam secarik kertas.
"Sebuah kehidupan tragis bagi seorang anak yang tidak berdosa." Setelah mengucapkan kata-katanya, Ernest mencoba melihat-lihat info lain tentang Theo, yang sampai di usia remajanya terus berada di panti asuhan itu, bahkan ketika teman-temannya yang lain sebagian besar diantaranya sudah ada yang diadopsi.
Dari keterangan yang ada, Ernest melihat bahwa dengan sengaja dia menolak orang yang akan mengadopsinya.
"Hah...." Ernest langsung menghembuskan nafasnya melalui sela-sela bibirnya begitu melihat tentang Theo yang setelah lulus SMA melanjutkan kuliahnya dengan beasiswa yang tidak diketahui berasal dari mana, sehingga menimbulkan kecurigaan.
Belum lagi, setelah lulus dari kuliahnya tiba-tiba saja dia mulai mendirikan perusahaan garmen, entah darimana modal yang didapatnya, tapi perusahaan yang dia dirikan bukanlah perusahaan kecil, tapi sebuah perusahaan yang cukup besar, membuat Ernest semakin mengernyitkan dahinya melihat history tentang perjalan hidup Theo yang baginya terasa ganjil dan jika disebutkan dengan akta beruntung, sepertinya keberuntungan ribuan orang dijadikan satu untuk membuat Theo menjadi seberuntung itu.
(Seringkali, garment dan tekstil dianggap sebagai satu istilah dengan makna yang sama. Padahal, keduanya berbeda, lho.
Garment adalah produsen yang memproduksi pakaian jadi dalam skala besar.
Di dalamnya, ada banyak sekali mesin jahit dan orang yang terlibat dalam proses pembuatannya sehingga bisa menghasilkan hingga ribuan potong pakaian.
Sebuah pabrik garmen biasanya beroperasi dengan berbagai teknologi canggih dan praktis. Jadi, proses produksi jauh lebih efisien untuk menunjang kecepatan kerja dan kualitas produk dalam mencapai target.
Sementara tekstil adalah proses mengubah serat menjadi benang, yang kemudian menjadi bahan atau kain yang siap dijahit.
__ADS_1
Dalam hal ini, proses tekstil meliputi pemintalan, penenunan, perajutan, finishing atau pencelupan, dan pencetakan.
Secara sederhananya, perbedaan garmen dengan tekstil yaitu garmen lebih berfokus pada pembuatan pakaian jadi. Sedangkan tekstil mencakup keseluruhan proses pembuatan pakaian mulai dari serat hingga pakaian jadi).
“Sepertinya tidak banyak info yang bisa kita dapat dari Theo, justru banyak hal aneh dan tidak masuk akal yang aku lihat dari informasi yang terkumpul di sini.” Ernest berkata sambil membolak-balik lembaran kertas yang berisi info tentang Theo.
"Dia datang...." Suara bisikan pelan dari bibir Erich, membuat Ernest menghentikan gerakan tangannya dan meletakkan map yang ada di tangannya, dengan sedikit melempar kea rah bangku penumpang yang kosong di belakang.
Setelah itu, Ernest langsung mengikuti arah mata Erich yang sedang mengikuti pergerakan sebuah mobil jenis Hennessey Venom GT, salah satu mobil mewah buatan Amerika, meskipun bukan mobil paling mahal di dunia.
(Salah satu mobil termahal yang dibuat di Amerika Serikat adalah Hennesey Venom GT. Secara keseluruhan memang perakitan tidak dibuat di sana 100 %. Sejatinya Venom GT memiliki basis Lotus Exige yang dibuat di Hethel Inggris. Dan kemudian, Hennessey membawanya untuk selanjutnya disempurnakan di fasilitas mereka di Houston, Texas.
Di dalam mobil itu tampak dua orang pria, satu di posisi pengemudi, dan yang lainnya dujduk tepat di samping tempat duduk pengemudi.
Tidak berapa lama setelah mobil itu berada di depan pintu gerbang, terlihat kalau pintu gerbang itu terbuka secar perlahan, dan mobil itu masuk ke dalam bangunan rumah yang terlihat mewah, meskipun Ernest dan Erich tidak bisa melihat keseluruhan dari bangunan itu.
Di dekat pintu gerbang, tampak dua orang berpakaian security dengan posisi berdiri dengan sikap sigap.
“Sepertinya kehidupan pria itu cukup mewah, yang artinya dia memiliki banyak uang sehingga selama ini dia begitu mudah untuk oulang pergi dari Amerika Gracetian, seolah tidak perlu pusing dengan semua biaya perjalanan itu.” Ernest berkomentar tentang Theo dengan pikiran yang masih belum bisa menemukan alasan kenapa Theo begitu rajin mengunjungi Eliana yang sudah tidak waras itu, dan hubungan apa yang ada diantara Theo dan Eliana.
“Tadi pagi aku mendengar info kalau kemarin dia baru saja pulang dari perjalanannya ke Gracetian.” Erich berkata kepada Ernest, dengan mata tampak masih dengan setia mengamati kondisi bagian luar dari rumah mewah itu.
__ADS_1
“Apa dia kembali menemui Eliana?”
“Ya.” Erich langsung menjawab singkat pertanyaan dari Ernest yang mengedarkan pandangan matanya, untuk melihat posisi cctv yang ada di sekitar tempat itu.
“Rumahnya dengan pagar yang terlalu tinggi, membuat kita tidak bisa dengan mudah mengamati kegiatan yang terjadi di tempat itu.” Ernest berkata kepada Erich yang langsung menganggukkan kepalanya.
“Sepertinya, untuk memastikan orang seperti apa Theo, malam ini kita harus menyusup masuk ke sana.” Sambil berkata, tangan Ernest menunjuk kea rah rumah mewah yang merupakan tempat tinggal Theo.
“Ayo kita lakukan malam ini sesuai dengan perkataanmu.” Erich berkata dengan wajah seriusnya, tapi Ernest bisa melihat dengan jelas bagaimana bersemangatnya Erich terhadap rencana penyusupan mereka.
“Kalau begitu, sekarang kita harus melakukan penyisiran di tempat ini, agar kita tahu dimana letak semua cctv di daerah ini, dan cacra terbaik untuk masuk ke tempat itu.” Erich langsung menaikkan salah satu ujung bibirnya begitu mendengar perkataan dari Ernest.
“Jangan khawatir. Beberapa hari ini karena yang mulia dan permaisuri tinggal di mansion keluarga Shaw, bersama dengan tuan Ornado dan yang lain, ada begitu banyak pengawal yang berjaga di sana, sehingga aku memiliki banyaka kesempatan untuk mengamati tempat ini dengan diam-diam, dan aku sudah tahu dengan detail semua hal tentang daerah sekitar tempat ini.” Erich berkata sambil membuka laci dashboard mobilnya, dan mengeluarkan beberapa lembar kertas yang terlipat dari dalam sana.
“Lihat ini.” Erich berkata sambil menyodorkan lembaran kertas itu pada Ernest yang dengan wajah penasarannya langsung membukanya.
Mata Ernest langsung terbeliak begitu melihat apa yang ada dalam lembaran kertas itu.
Kertas-kertas itu menggambarkan gambar detail dari lokasi sekitar rumah tempat tinggal Theo, baik gambar yang berisi titik-titik lokasi dimana terpasang cctv yang tesebar di daerah itu, ataupun gambar tentang gambaran denah rumah Theo diambil dari posisi atas.
“Sepertinya kamu sudah menyiapkan dengan baik untuk rencana penyusupan kita nanti malam, bahkan sebelum aku mengatakan apapun. Sepertinya kamu benar-benar penasaran tentang keberadaan Theo yang selalu mengunjungi Eliana itu.” Ernest berkata dengan mata masih mengamati lembaran-lembaran kertas di depannya, yang bahkan satu lembar diantaranya menggambarkan rencana jalan masuk dan keluar rencana penyusupan ke dalam rumah itu, yang sudah dibuat oleh Erich.
__ADS_1