MY BELOVED KNIGHT

MY BELOVED KNIGHT
KENAPA TIDAK?


__ADS_3

Meskipun Ernest benar-benar menyukai Tira, bukan berarti tidak akan menjadi masalah jika sampai kondisi mengharuskannya dia harus berpura-pura sebagai kekasih Tira.


Saat harus berpura-pura menjadi kekasih Tira, Ernest harus menunjukkan di depan banyak orang bagaimana layaknya dia memperlakukan Tira sebagai kekasihnya.


Dan Ernest, tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya jika ke depannya, dia harus berpura-pura menjadi kekasih Tira, sedangkan hanya dengan berpura-pura menjadi laki-laki yang mengejar-ngejar Tira saja sudah membuat jantungnya berjumpalitan tidak terkendali di dalam dadanya.


“Kenapa? Apa ada yang salah dengan ucapanku barusan?” Anna berkata sambil meringis karena melihat wajah kaget antara Tira dan juga Ernest karena kata-katanya tadi.


“Aku yakin… peneror itu akan semakin kebakaran jenggot begitu mendengar kalian akhirnya menjadi sepasang kekasih.” Annaa berbisik sangat pelan diantara kepala Ernest dan Tira, membuat Ernest langsung memandang ke arah Tira dengan sedikit mengeryitkan dahinya.


Ide Anna, meskipun tidak sesuai dengan rencana semula, tapi itu mungkin adalah cara yang lebih cepat untuk membuat peneror itu semakin tidak tahan untuk beraksi dan akhirnya membuat kedoknya terbongkar, sehingga mereka bisa segera menangkap pelaku teror itu.


Akan tetapi, bagi Ernest, semuanya itu menjadi hal yang membuatnya merasa galau, karena memikirkan bencana bagi dirinya sendiri jika dia berani menerima ide itu dan melakukannya.


“Tidak perlu bertindak seperti itu. Peristiwa kemarin saja sudah cukup membuat peneror itu bereaksi dengan cepat.” Ernest membalas perkataan Anna setelah memastikan bahwa ternyata hanya mereka bertiga yang tinggal di ruang kelas saat ini, sedang yang lain sudah keluar semua dari tempat itu.

__ADS_1


Baik Ernest, Anna maupun Tira, tampak terlihat masih santai di dalam kelas itu, kerena kebetulan hari ini, mereka hanya memiliki jadwal kelas yang baru merkea selesaikan, sedang mahasiswa yang lain beberapa diantaranya, ada yang harus menghadiri kelas selanjutnya.


Apalagi sesuai dengan jadwal yang ada, ruang kelas yang sedang mereka tempati ini, juga tidak dijadwalkan untuk dipakai mengajar oleh dosen lain sepanjang hari ini.


Kenapa Ernest langsung menolak ide Anna? Apa itu artinya… Ernest tidak memiliki perasaan apapun padaku? Semuanya murnai karena akting yang merupakan tugasnya sebagai pengawal pribadiku?


Tira berkata dalam hati dengan hati yang merasa tidak tenang karena merasa tertolak oleh Ernest.


Padahal tadi begitu dosen memberikan tugas kepada Ernest untuk membuat salah satu kalimat yang akan dijadikan sebuah lirik lagu romantis, hati Tira sudah meleleh.


Salah satu kalimat yang diucapkan oleh Ernest adalah: Aku akan selalu ada untukmu, menjadi malaikat penjagamu.


Sedangkan teman-temannya yang lain, yang tahu pasti bahwa Tira adalah gadis cantik yang baik hati dan lembut, merasa kalau dia begitu cocok dengna sosok Ernest yang tampan dan terlihat begitu mudah untuk diterima kehadirannya oleh orang lain.


Bahkan setiap Ernest mengucapkan kalimat-kalimat romantis yang dipadukan dengan nada lagu yang dibuat oleh dosen pengajar, dimana Ernest harus bisa menyesuaikan panajng kalimat dengan musik yang ada, membuat para mahasiswa yang lain mengeluarkan suara-suara yang membuat riuh kelas, karena Ernest ternyata begitu fasih merangkai kata-kata romantis.

__ADS_1


Sepanjang kelas pagi ini, beberapa kali wajah Tira terlihat gugup dan salah tingkah. Moodnya yang sempat buruk karena peristiwa antara Angel dan Ernest, seolah menghilang begitu saja dari otaknya.


Akan tetapi mendengar jawaban Ernest atas ide Anna agar mereka berpura-pura untuk benar-benar menjadi sepasang kekasih, membuat perasaan Tira memburuk kembali.


Apa Ernest tidak mau melakukan itu karena dia taku Angel akan salah paham dan merusak hubungan mereka?


Tira mulai berusaha untuk menebak-nebak pikiran Ernest dalam hati, tanpa menyadari bahwa Ernest tentu saja tidak berani menjawab iya tanpa persetujuan Tira sebagai majikannya, dan juga rasanya sangat tidak pantas baginya untuk memutuskan hal seperti itu sebelum mereka berdua membicarakannya dengan serius.


“Tapi bukannya dengan berpura-pura menjadi sepasang kekasih akan membuat rencana kalian untuk menjebak peneror itu akan semakin mudah?” Anna kembali bertanya setelah mengambil posisi duduk di bangku yang ada di belakang Tira dan Ernest, sednag Tira maupun Ernest sengaja memiringkan duduknya agar bisa melihat ke arah Anna.


“Anna, sepertinya aku akan menjadi orang yang dianggap tidak mengerti sopan santun jika berani menjawab iya atas idemu itu. Bagaimanapun kami berdua berasal dari Gracetian dengan semua aturan ketat sebagai negara ayng menganut sistem pemerintahan monarki absolut. Apa kamu tahu? Aku bisa-bsia diusir dari Gracetian dan status knightku dicabut jika aku salah bertindak selama menjadi pengawal Putri Tira.” Ernest berkata sambil menyebutkan panggilannya kepada Tira, kembali dengan sebutan putri.


Ernest sengaja melakukan itu untuk menekankan kepada Anna, bahwa mereka memiliki batas-batas antara seorang putri dan knighat yang tidak bisa dilanggar dengan seenaknya.


“Kami adalah warga Gracetian, bukan Amerika, sehingga kami tidak bisa bertindak semaunya meskipun kami sekarang berada jauh dari Graceteian.” Ernest kembali berkata kepada Anna, tanpa menyadari bahwa sebenarnya Tira terus mengamati apa yang dikatakan Ernest, dan juga sikapnya, sehingga tanpa sengaja, Tira bisa melihat aura sedih di wajah Ernest, meskipun hanya sekilas.

__ADS_1


Ada apa dengan Ernest? Apa mungkin… sebenarnya dia juga mencintaiku? Hanya saja kami berdua terpisah oleh perbedaan status yang begitu besar sehingga dia menahan dirinya selama ini? Apa mungkin… sudah sejak lama Ernest sudah menyukaiku? Sehingga dia tidak menolak sama sekali ketika ditugaskan ke Amerika untuk mengawalku? Padahal di Gracetian, Erich sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan acara pernikahannya.


Apa yang dilihat oleh Tira pada Ernest itu, membuat Tira mulai mereka-reka apa yang sebenarnya dirasakan Ernest padanya.


__ADS_2