MY BELOVED KNIGHT

MY BELOVED KNIGHT
BADAI DALAM HATI ERNEST


__ADS_3

Hah, akhirnya putri pergi tanpa mengatakan apa-apa padaku. Sebenarnya apa yang terjadi pada putri? Kenapa dia begitu menghindariku? Kalau masalah ciuman yang tidak disengaja kemarin… aku sudah meminta maaf padanya. Mengingat sifat putri yang lembut dan bukan tipe pendendam, aku rasa bukan karena kejadian itu putri menghindariku.


Ernest berkata dalam hati sambil diam termenung, dan menghela nafas panjang melihat kepergian Tira di pintu gerbang.


Ernest… dia bahkan mengikuti Tira sampai ke pintu gerbang, meskipun sedari tadi Tira tidak perduli dengan kehadirannya sama sekali. Eh…


Angel berkata dalam hati sambil melirik ke arah sabuk yang dikenakan oleh Ernest, yang tanpa sadar karena t shirt yang dikenakannya sedikit naik gara-gara dia berlarian tadi membuat sabuk yang dikenakannya jadi terlihat.


Sosok Angel merupakan gadis yang begitu menggilai barang-barang branded dan mewah, sehingga dia termasuk orang yang jeli saat melihat suatu benda mewah, dan memiliki kemampuan untuk membedakan mana yang asli dan palsu, juga kisaran harga benda-benda mewah tersebut.


Bukannya sabuk yang sedang dikenakan oleh Ernest… adalah sabuk merk Billionaire Couture? Seperti dugaanku, Ernest bukan laki-laki biasa. Latar belakangnya pastilah orang hebat dan kaya sehingga untuk sebuah sabuk dia rela mengeluarkan uang puluhan juta.


Angel yang diam-diam mengamati sabuk yang dikenakan Ernest berkata dalam hati dengan tatapan mata terkagum-kagum dan berbinar-binar.


(Billionaire Couture telah membuat ikat pinggang mewah pria selama bertahun-tahun. Salah satu sabuk termahalnya adalah sabuk Billionaire Italian Couture Alligator. Aksesori pria berasal dari kulit buaya dan menggunakan desain tradisional Italia untuk membentuknya.


Sabuk perak ini dibanderol USD2.850 atau Rp41 juta. Billionaire Couture menargetkan kelas atas, itulah mengapa produknya tidak ada yang kurang dari USD400 atau Rp5,7 juta).

__ADS_1


Sudah tampannya maksimal, ramah, tapi dia juga laki-laki kaya raya. Benar-benar sosok laki-laki sempurna bagi para wanita. Sepertinya aku harus segera membuatnya berpaling dari Tira dan memindahkan hatinya padaku sebelum Tira menyadari kalau dia sedang mengacuhkan sebuah tambang emas.


Lagi-lagi Angel berkata dalam hati dan berusaha mengalihkan pandangan matanya dari pinggang Ernest, yang sebenarnya ingin lebih tahu benda mewah apalagi yang sebenarnya dikenakan dan dimiliki oleh Ernest yang dia belum tahu.


“Ernest… jangan terlalu memaksakan diri untuk mengejar orang yang bahkan tidak ingin bersamamu sama sekali. Sayang sekali kamu sudah menyia-nyiakan perasaanmu untuk orang yang tidak memiliki perasaan padamu.” Angel yang sedari tadi sengaja mengikuti Ernest langsung berkata tanpa perduli dengan wajah Ernest yang masih terlihat bingung melihat sikap Tira hari ini.


Sampai dengan detik ini, Angel merasa kalau Tira berniat menolak Ernest, sehingga dia berharap memiliki kesempatan untuk mendapatkan hati Ernest.


“Eh?” Perkataan Angel membuat Ernest langsung menoleh dan baru tersadar bahwa sedari tadi Angel terus mengikutinya, bahkan seolah sudah sengaja membuat dia kehilangan sosok Tira.


Hah, kenapa gadis ini terus menempel padaku seperti lintah? Apa dia berpikir untuk mendekatiku sementara Tira mengacuhkanku hari ini?


Apalagi sampai sekarang Ernest berpikir Tira tidak suka jika dia dekat dengan Angel, sehingga dia harus sebisa mungkin menghindari sosok Angel.


Meskipun sebenarnya Ernest tidak tahu Tira tidak suka karena dia cemburu, sedangkan dalam pikiran Ernest, Tira tidak suka dia dekat dengan Angel karena takut kalau penyamarannya bisa terbongkar karena itu.


“Jangan mengkhawatirkan aku Angel. Aku tipe orang yang tidak mudah menyerah meskipun ditolak mentah-mentah. Apalagi, Tira belum menolakku. Dia sedang banyak acara karena ada saudaranya yang datang, sehingga tidak bisa menemuiku hari ini. Tapi aku yakin, beberapa hari ke depan semuanya akan kembali normal.” Dengan sikap tenang, Ernest berkata untuk menegaskan pada Angel bahwa antara dia dan Tira sedang tidak ada masalah.

__ADS_1


“Beberapa hari ke depan, aku pastikan, Tira akan menerima pernyataan cintaku, dan membuatnya menjadi kekasihku.” Ernest berkata dengan sikap percaya diri sambil tersenyum, membuat wajah Angel yang tadi sudah terlihat mendung karena kata-kata Ernest sebelumnya, semakin terlihat mendung.


“Maaf Angel, aku harus pergi dulu karena ada sesuatu yang harus aku kerjakan.” Ernest berkata sambil berjalan meninggalkan Angel, berjalan menuju tempat parkir.


Menjadi kekasih Tira? Andai saja kata-kata itu bukan sekedar omong kosong dari bibirku yang tidak tahu diri ini.


Ernest berkata dalam hati sambil berjalan dengan cepat ke arah mobilnya.


“Sebenarnya kenapa putri tidak mengatakan apapun padaku tentang kondisinya saat ini? Aku benar-benar mengkhawatirkannya. Lebih baik jika dia memarahiku, menunjukkan rasa kecewanya di hadapanku secara langsung, tapi menghindariku seperti ini tanpa ada penjelasan apapun sangat membuat hatiku tidak tenang.” Ernest yang sudah berada di mobilnya bergumam pelan sambil menyandarkan kepalanya di atas setir mobilnya.


Hatinya benar-benar merasa gundah gulana karena apa yang sedang dialaminya sekarang.


Ernest begitu ingin berada di dekat Tira, tapi gadis itu terlihat jelas justru sedang menghindarinya.


Ingin bertanya kepada Erich yang mungkin tahu apa yang sudah terjadi pada Tira karena dia juga berada di mansion keluarga Shaw sejak kemarin malam bersama Tira, tapi Ernest jelas tidak berani melakukan itu.


Pesan-pesan Erich kemarin sudah membuat Ernest terpojok, apalagi jika dia berani bertanya kepada Erich tentang Tira, itu sama saja dengan cari mati bagi Ernest mengingat bagaimana Erich yang sepertinya sudah curiga tentang apa yang sudah terjadi antara dia dan Tira.

__ADS_1


Sebuah notifikasi suara pesan masuk ke handphonenya, membuat Ernest dengan sikap enggan menoleh ke arah layar handphonenya dimana mata Ernest langsung terbeliak begitu melihat bagaimana ada sebuah pesan masuk dari grup kelompok band yang dibentuk untuk menyelesaikan tugas kuliah menampilkan sebuah lagu berjenis instrumental, dimana itu akan menjadi kesempatan untuk Ernest berkomunikasi dengan Tira secara tidak langsung.


__ADS_2