MY BELOVED KNIGHT

MY BELOVED KNIGHT
SEMAKIN MERINDUKANNYA DALAM DIAM


__ADS_3

Guys… bagaimana dengan rencana latihan kita selanjutnya, sepertinya di pertemuan terakhir kita, karena terlalu bersemangat, kita lupa untuk membahas pertemuan selanjutnya untuk kita melakukan latihan berikutnya.


Sebuah pesan dari Bram membuat sebuah senyum lebar tersungging di bibir Ernest.


Kebetulan aku sedang bebas sepanjang hari ini. Kita bisa berlatih hari ini jika kalian semua ada waktu.


Sebuah pesan yang begitu cepat dituliskan oleh Ernest membuat Bram sebagai ketua terlihat cukup kaget, karena selama ini dia melihat sosok Ernest sebagai teman yang selalu terliaht tenang, tidak terburu-buru dan memilih untuk melihat keadaan sekitar, baru dia akan mengeluarkan pendapatnya.


Tapi barusan Bram bisa merasakan bagaimana Ernest terlihat begitu terburu-buru mengetikkan pesannya sehingga ada beberapa kata yang terlihat kurang atau kelebihan satu dua huruf yang memang dia ketik dengan gerakan tangan secepat yang dia bisa.


Bagaimana dengan yang lain? Janetta dan Tira, apa kalian bisa berlatih band hari ini? Kalau aku, sama seperti Ernest, jadwalku sedang kosong hari ini.


Pesan berikutnya dari Bram membuat Ernest mengetuk-ngetukkan ujung jarinya di atas dashboard mobilnya dengan sikap tidak tenang, hati tidak sabar menunggu tanggapan dan jawaban dari yang lain, terutama Tira.


Saat ini Ernest sungguh berharap jika Tira juga bersedia untuk berlatih band hari ini, yang artinya bisa memberikan kesempatan untuk Ernest bisa berkomunikasi dengan Tira meskipun mungkin tidak bisa berbicara secara pribadi, hanya berdua.


Tapi bagi Ernest itu adalah hal yang jauh lebih baik daripada hatinya yang terus tidak tenang karena setelah merasa terbiasa selalu berada di dekat Tira, namun kemarin malam dia tidak bisa mendekati Tira yang bahkan terlihat tidak mau menatapnya sama sekali.

__ADS_1


Aku juga bisa berlatih hari ini, meskipun sebenarnya aku berencana ke pameran lukisan bersama dengan temanku, tapi aku bisa menundanya besok atau lusa jika memang diperlukan.


Jawaban Janetta terhadap pesan Bram membuat senyum di bibir Ernest semakin melebar.


Bahkan saat ini hati Ernest sangat berdebar-debar seperti sedang menunggu hasil pengumuman tes ujian masuk universitas karena begitu mengharapkan Tira segera menuliskan pesan yang juga menyatakan kesanggupannya untuk berlatih band hari ini.


Bagi Ernest rasanya tidak sabar saat dia membayangkan bisa bertemu dengan Tira di latihan band hari ini.


Mohon maaf untuk semuanya, hari ini aku tidak bis ajika harus latihan band, karena aku sedang ada acara dengan saudara-saudaraku yang datang dari Gracetian. Mungkin tiga atau empat hari lagi aku baru bisa. Mungkin bisa dijadwalkan ulang untuk rencana latihan kita.


Pesan jawaban di grup dari Tira membuat tubuh Ernest menjadi lemas dengan helaan nafas panjang penuh dengan rasa kecewa.


“Semoga saja saat aku bertemu dengan putri, aku bisa mengendalikan dan menyembunyikan rasa cinta dan rinduku di hadapannya hingga tidak terlihat sedikitpun olehnya.” Ernest berkata pelan dan akhirnya kembali duduk dengan tegak, berusaha mengendalikan hatinya yang terasa berantakan hari ini, namun dia ingat bahwa masih banyak hal yang harus dia lakukan saat ini, termasuk melanjutkan penyelidikannya tentang peneror Tira, yang kemarin sedikit menemukan sedikit petunjuk.


“Mungkin ini yang terbaik bagiku, segera menemukan peneror itu dan kembali ke Gracetian, menjalani kehidupanku seperti yang sebelumnya.” Ernest berkata pelan dengan sikap pasrah, berusaha menarik nafas dalam-dalam sebelum akhirnya dia memutuskan untuk segera kembali ke apartemen meskipun ada rasa yang begitu menyesakkan dadanya begitu dia sadar tentang siapa dia dan posisinya sebagai seorang knigh, yang merupakan pengawal pribadi Alvero Adalvino, raja Gracetian.


# # # # # # #

__ADS_1


Tira yang sedang berada di dalam mobil bersama dengan Steven sebagai pengemudi dan Edi yang duduk di samping Steven tampak beberapa kali memegang dadanya yang berdebar-debar sejak dia melihat sosok Ernest di kelas tadi.


Meskipun matanya tidak menatap ke arah Ernest dan tidak ada komunikasi diantara mereka tadi, bagi Tira menyadari keberadaan Ernest di dekatnya sudah cukup untuk membuat hatinya bergejolak hebat.


Jika boleh jujur, bagi Tira begitu sulit untuk tidak mengarahkan matanya kepada Ernest yang begitu dikaguminya itu, tapi Tira tahu, jika dia berani mengarahkan pandangan matanya kepada Ernest, maka usahanya untuk menahan diri menenangkan hatinya saat nanti berhadapan muka dan muka dengan Ernest akan gagal.


Seperti yang dialami oleh Ernest, hati Tira juga tidak tenang semenjak mereka berpisah, karena rasa rindu dan rasa cintanya pada Ernest, begitu memenuhi seluruh rongga hatinya, dan hampir membuatnya berlari ke pelukan Ernest setiap kali sadar bahwa Ernest sedang berada di dekatnya.


Saat ini, Tira dengan sengaja menghindari Ernest untuk menata hatinya, dan juga berniat membuat Ernest menyadari arti dirinya bagi Ernest yang pasti akan lebih terasa saat mereka terpisah untuk beberapa saat.


Tira ingin saat waktunya tiba, Ernest tidak bisa lagi mengelak saat dia mempertanyakan apa arti dirinya bagi Ernest, dan bagaimana sebenarnya perasaan Ernest terhadapnya.


Apakah dia adalah gadis yang dicintai oleh Ernest, Tira benar-benar ingin memastikan itu tanpa memberikan kesempatan bagi Ernest untuk menyembunyikannya.


Bagi Tira dengan sikap Ernest dan tindakan Ernest selama beberapa lama ini padanya, Tira bisa merasakan bahwa laki-laki yang sudah berhasil membuatnya jatuh cinta itu juga memiliki perasaan cinta padanya, meskipun di beberapa kesempatan saat Tira meminta Ernest mengakuinya, laki-laki itu selalu terlihat menghindar.


Kali ini… aku akan membuatmu mengakui semuanya, dan tidak akan memberimu kesempatan untuk terus berkelit lagi. Untuk itu, aku juga harus membuat diriku bisa menguasai hatiku saat berhadapan denganmu nanti. Dengan karakter kuatmu sebagai seorang knight yang begitu setia pada kerajaan Gracetian dan kak Alvero, aku yakin selamanya kamu akan menghindariku jika aku tidak berindak. Aku akan membuatmu tidak lagi perduli dengan statusmu atau jarak diantara kita dan jujur tentang apa yang kamu rasakan diantara kita berdua.

__ADS_1


Dengan sebuah tekad yang besar, Tira berkata dalam hati dan sengaja menuliskan pesan di grup menolak untuk berlatih band, agar selama beberapa hari ini dia dan Ernest tidak bertemu untuk sementara waktu, agar jika saatnya tiba, Tira berencana akan membuat Ernest tidak berkutik dan mengakui perasaan cintanya.


__ADS_2