MY BELOVED KNIGHT

MY BELOVED KNIGHT
CEMBURUNYA ERNEST


__ADS_3

Memang sejak awal, Luis adalah orang yang mencurigakan. Ke depannya, kamu tidak boleh lagi mendekatinya, dan juga berkomunikasi dengannya, sampai aku menemukan bukti tentang teror yang sudah dilakukannya padamu. Hindari dia sebisa mungkin, bahkan hanya sekedar menatapnya, karena itu akan membuatnya besar kepala, berpikir kamu memberikan perhatian lebih padanya.


Jangan membalas tatapan matanya, yang seringkali menatap ke arahmu dengan tatapan mengerikan itu. Lebih baik kamu menghindar untuk berpapasan dengannya dan pergi segera menjauh begitu kamu melihat sosoknya.


Aku sungguh tidak tenang sebelum aku benar-benar bisa membuktikan kejahatannya dan membuatnya tertangkap oleh aparat hukum. Dia laki-laki yang sangat berbahaya untukmu.


Tolong jangan membiarkan dirimu terlalu dekat dengannya, dalam jangkauannya.


Sebenarnya tidak adil jika orang seperti Luis mendapatkan ucapan terimakasih seperti itu, meskipun mereka yang merasa dia adalah pahlawan pasti tidak tahu apa yang sudah dilakukan Luis di belakang semua orang.


Semua pesan-pesan dari Ernest yang beruntutan dan tiada hentinya, bahkan tidak memberikan sedikitpun kesempatan pada Tira untuk mengetikkan satu saja pesan balasan, justru membuat Tira tersenyum-senyum sendiri.


Aduh... ternyata Ernest memiliki sisi lucu seperti ini. Ernest yang selalu sabar dan ramah,  ternyata kadang bisa juga bersikap begitu menggemaskan. Apa ini akan selalu terjadi kalau dia terlihat sedang cemburu seperti ini? Cute sekali pria milikku ini....


Tira berkata dalam hati sambil menyungingkan senyum gelinya karena pesan-pesan dari Ernest yang panjang lebar itu menunjukkan kalau saat ini Ernest sedang dilanda rasa cemburu.


Apa kamu sekarang kamu sedang begitu cemburu Tuan Ernest?


Pesan balasan singkat dari Tira yang tidak mengiyakan satupun dari permintaannya, justru menuduhnya sedang cemburu, membuat mata Ernest melotot.


"Hah...." Suara dess....ssahan disertai dengan helaan nafas yang cukup keras dari Ernest yang merasa kaget karena dituduh sedang cemburu oleh Tira, membuat Erich yang tadinya tidak terlalu perduli dengan Ernest yang tampak begitu fokus pada layar handphonenya karena dia sendiri sedang fokus menyetir sekaligus memikirkan rencana penyusupan nanti malam, langsung menoleh ke arah Ernest.


"Kenapa denganmu Ernest? Apa ada masalah?"

__ADS_1


"Eh... tidak... hanya saja banyak tugas dari kampus yang ternyata belum aku selesaikan." Dengan cepat Ernest langsung menjawab pertanyaan Erich agar saudara kembarnya itu tidak curiga, sambil membetulkan posisi duduknya.


"Pasti berat untukmu harus menyamar menjadi anak kampus, karena sebenarnya kita yang sejak kecil dilatih di istana, tidak pernah menjalani kehidupan sekolah formal pada umumnya, karena sejak kecil kita dididik dengan sistem pengajaran home schooling sejak kita masuk istana waktu itu sehingga tidak banyak bersosialisasi dengan teman seumuran kita." Erich berkata sambil kembali fokus pada tugasnya menyetir.


(Sekolah rumah atau homeschooling adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan/informal. Sekolah rumah dilakukan di rumah, dan tidak dilaksanakan di tempat formal lainnya seperti di sekolah negeri, sekolah swasta, atau di institusi pendidikan lainnya dengan model kegiatan belajar terstruktur dan kolektif.


Sekolah rumah bukanlah lembaga pendidikan, bukan juga bimbingan belajar yang dilaksanakan di sebuah lembaga, melainkan model pembelajaran di rumah dengan orang tua sebagai penanggung jawab utama.


Sekolah rumah bukan berarti kegiatannya selalu di rumah. Siswa dapat belajar di alam bebas baik di laboratorium, perpustakaan, museum, tempat wisata, dan lingkungan sekitarnya.


Para orang tua memiliki sejumlah alasan yang membuat mereka memilih model pendidikan homeschooling untuk anak-anak mereka. Tiga alasan yang kebanyakan dipilih di Amerika Serikat adalah masalah mengenai lingkungan sekolah yang tidak kondusif, untuk lebih menekankan pengajaran agama atau moral, dan ketidaksetujuan dengan pengajaran akademik di sekolah negeri maupun sekolah swasta.


Saat ini, homeschooling sangat populer di Amerika Serikat, dengan persentase anak-anak 5-17 tahun yang diberikan homeschooling meningkat dari 1.7% pada 1999 menjadi 2.9% pada 2007.


Di Gracetian, orang-orang yang terpilih untuk menjadi pengawal ataupun pelayan dan para pekerja di istana yang secara pribadi melayani anggota kerajaan, seperti halnya Ernest dan Erich, mereka dipersiapkan sejak masa kanak-kanak untuk masuk ke istana, dan menjalani perlatihan serta pendidikan dengan sistem home schooling.


"Tapi kamu tidak perlu khawatir tentang hal itu Ernest. Begitu masalah peneror putri Tira sudah selesai, kamu bisa kembali ke Gracetian tanpa lagi harus memikirkan tentang tugas-tugas kampus seperti saat ini. Kita bisa kembali mengerjakan tugas kita sebagai pengawal pribadi yang mulia Alvero, karena memang disitulah tempat kita seharusnya berada." Kata-akta Erich mau tidak mau membuat Ernest menyungingkan senyum dengan terpaksa, karena dia tahu bahwa semua itu sebenarnya bukanlah masalah berat untuknya.


Semua tugas-tugas yang menumpuk, antara tugas yang harus dia kerjakan sebagai seorang mahasiswa, dan tugasnya sebagai pengawal pribadi Tira, bagi Ernest tidaklah berat, akan tetapi, membayangkan harus berpisah dari Tira, itu adalah hal terberat bagi Ernest.


Ernest? Apa kamu benar-benar cemburu?


Sebuah pesan baru dari Tira membuat Ernest kembali fokus pada layar handphonenya.

__ADS_1


Tidak.


Jawaban Ernest yang begitu singkat langsung membuat Tira tertawa kecil, sehingga Enzo maupun Evan sedikit menoleh ke arahnya.


"Eh, maaf... ada yang lucu di grup kampus." Dengan cepat dan sikap salah tingkah Tira yang sadar kalau kedua sepupunya itu sedang mengamatinya dan butuh jawaban kenapa dia tiba-tiba tertawa kecil langsung memberikan alasan dengan senyum malu-malu.


Enzo yang mendengar jawaban Tira, langsung mengernyitkan dahinya dengan wajah tidak percaya, dan langsung mendekatkan tubuh dan wajahnya ke arah Evan yang sedang menyetir.


"Aku rasa dia sedang saling berkirim pesan dengan laki-laki idolanya, orang yang disukainya." Enzo langsung berbisik pelan kepada Evan yang hanya tersenyum mendengar perkataan Enzo, dan mereka kembali mengalihkan perhatiannya dari Tira.


Evan sendiri, bukannya tidak tahu bagaimana dari spion terlihat jelas bagaimana sikap dan tingkah aneh Tira selama saling berkirim pesan dengan Ernest, yang baginya menggambarkan dengan jelas kalau seperti kata Enzo, Tira pasti sedang saling berkirim pesan dengan laki-laki yang disukainya, namun Evan memilih untuk berpura-pura tidak tahu, dan hanya menyunggingkan senyum tipis melihat bagaimana tingkah Tira.


Evan sengaja berpura-pura tidak menanggapi tebakan tepat dari Enzo tentang apa yang sedang terjadi pada Tira, agar Enzo tidak menggoda Tira.


Kata-kata Enzo hanya ditanggapi dengan sebuah senyuman oleh Evan, karena dia tidak ingin mengusik kebahagiaan Tira.


“Biarkan saja, bukannya gadis seumuran Tira, sudah waktunya untuk merasakan bagaimana rasanya jatuh cinta. Itu hal yang sangat normal sekali kan Enzo?” Evan berbisik pelan membalas perkataan Enzo.


"Tapi kan...." Enzo berniat untuk menyanggah kata-kata Evan, karena saat ini dia begitu ingin menggoda Tira.


“Biarkan saja Enzo, jangan mengganggunya. Harusnya kita bersyukur dengan peristiwa teror yang menimpanya, Tira tidak mengalami trauma. Di tengah-tengah kejadian yang menimpanya, kalau dia masih bisa mempercayai seorang pria dan jatuh cinta padanya, itu bagus sekali, berarti dia tidak terguncang dengan peristiwa teror itu. Kita harus memberikan dukungan penuh padanya, agar dia tetap kuat dan merasa aman.” Evan kembali berkata dengan suara pelan kepada Enzo yang akhirnya memutuskan untuk diam, membatalkan niatnya untuk menggoda Tira setelah mendengar kata-kata bijak dari Evan.


Tira sendiri, tidak terlalu memperdulikan pembicaraan antara Enzo dan Evan yang diucapkan mereka dengan kata-kata yang cukup pelan, karena Tira sendiri sedang fokus pada layar handphonenya, mengamati pesan-pesan dari Ernest untuknya.

__ADS_1


__ADS_2