
Sial! Ernest! Kamu benar-benar sudah melanggar batasanmu! Tindakanmu hari ini benar-benar tidak bisa dimaafkan!
Ernest memaki dirinya sendiri dengan sikap penuh penyesalan, sambil berjalan dengan sikap terburu-buru masuk ke dalam apartemennya dan langsung menuju kamarnya.
“Tuan Ernest, apa semuanya sudah beres?” Suara pertanyaan dari Edi mau tidak mau membuat Ernest menoleh sejenak ke arah Edi.
“Ya. Kita tinggal menunggu kabar kedatangan yang mulia Alvero dan yang lain. Aku akan bersiap-siap dan membersihkan diri terlebih dahulu.” Ernest berkata dan kembali bergegas menuju kamarnya.
Apa yang terjadi pada tuan Ernest? Kenapa dia seperti seseorang yang baru saja selesai menonton film horror? Wajahnya kacau sekali. Baru pertama kali ini aku melihat wajah tuan Ernest seperti itu.
Edi berkata dalam hati sambil mengernyitkan dahinya, tapi sedetik kemudian dia tampak mengangkat bahu dan menganggap itu hanya sebuah kebetulan saja.
# # # # # # #
Begitu sampai di kamarnya, Ernest buru-buru mengunci pintu kamarnya dan melepaskan pakaiannya, sambil berjalan ke arah kamar mandi yang ada di dalam kamarnya.
Yang aku butuhkan saat ini adalah siraman air dingin agar otakku dan tubuhku bisa dingin kembali.
Ernest berkata dalam hati sambil menyalakan musik keras-keras sebelum dia menyalakan shower air dingin di atas kepalanya yang terus saja terbayang tentang kejadian yang baru saja dia alami bersama dengan Tira.
Sambil mendongakkan kepalanya, membiarkan siraman air dingin di kepala dan wajahnya, Ernest sungguh berharap bisa menghapuskan kenangan tentang apa yang tejadi tadi, meskipun di sisi hatinya yang lain, dia ingin terus mengenang kejadian hari ini sebagai kenangan yang sangat berharga dan indah baginya.
Sayangnya lagu pertama yang mengalun justru membuat hatinya terasa semakin kacau, dan membuat pikirannya justru terus dipenuhi oleh kenangan peristiwa tadi, terutama saat bagaimana bibirnya dan Tira bersentuhan, sehingga dia bisa merasakan bagaimana lembut, manis, dan memabukkannya bibir putri cantik itu.
Lagu In Case You Didn’t Know yang dibawakan oleh Brett Young, yang seolah mengerti tentang isi hati Ernest saat ini, justru membuat Ernest terlarut dalam kenangan ciuman mereka berdua dan semakin sulit untuk dia hapuskan dari ingatannya.
In Case You Didn't Know - Brett Young
I can't count the times
Aku tidak bisa menghitung waktu
I almost said what's on my mind
Aku hampir mengatakan apa yang ada di pikiranku
But I didn't
Tapi aku tidak melakukannya
And Just the other day
Dan beberapa hari yang lalu
I wrote down all the things I'd say
Aku menuliskan semua hal yang akan aku katakan
But I couldn't
Tapi aku tidak bisa
I just couldn't
Aku tidak bisa
Baby I know that you've been wondering
Sayang, aku tahu kamu bertanya-tanya
Mmm, so here goes nothing
Mmm, jadi tak apa-apa
In case you didn't know
__ADS_1
Hanya jika kau tidak tahu
Baby I'm crazy bout you
Sayang aku tergila-gila padamu
And I would be lying if I said
Dan aku akan berbohong jika aku mengatakan
That I could live this life without you
Bahwa aku bisa menjalani hidup ini tanpamu
Even though I don't tell you all the time
Meskipun aku tidak memberitahumu sepanjang waktu
You had my heart a long long time ago
Kamu telah memiliki hatiku sejak lama sekali
In case you didn't know
Hanya jika kau tidak tahu
The way you look tonight That second glass of wine
Penampilanmu malam ini membuatku terpesona
That did it, mmm
Itu berhasil, mmm
There was something bout that kiss
Girl it did me in
Sayang itu membuatku hanyut
Got me thinking
Membuatku berpikir
I'm thinking
Aku berpikir
All of the things that I've been feeling
Semua hal yang pernah aku rasakan
Mmm, it's time you hear’ em
Mmm, saatnya untuk kau mendengarkan
In case you didn't know
Hanya Jika kau tidak tahu
Baby I'm crazy bout you
Sayang aku tergila-gila padamu
And I would be lying if I said
__ADS_1
Dan aku akan berbohong jika aku mengatakannya
That I could live this life without you
Bahwa aku bisa menjalani hidup ini tanpamu
Even though I don't tell you all the time
Meskipun aku tidak memberitahumu sepanjang waktu
You had my heart a long long time ago
Kamu telah memiliki hatiku sejak lama sekali
In case you didn't know
Hanya jika kau tidak tahu
You've got all of me
Kau memiliki semuanya tentang aku
I belong to you
aku bagian dari kamu
Yeah, you're my everything
Ya, kamu adalah segalanya bagiku
In case you didn't know
Hanya jika kau tidak tahu
I'm crazy bout you
Aku tergila-gila padamu
I would be lying if I said
Aku akan berbohong jika aku mengatakan
That I could live this life without you
Bahwa aku bisa menjalani hidup ini tanpamu
Even though I don't tell you all the time
Meskipun aku tidak memberitahumu sepanjang waktu
You had my heart a long long time ago
Kamu telah memiliki hatiku sejak lama sekali
Yeah, you had my heart a long long time ago, mmm
Ya, kamu memiliki hatiku sejak lama sekali, mmm
In case you didn't know, know, know
Hanya jika kau tidak tahu, tahu, tahu
In case you didn't know
Jika kau tidak tahu
__ADS_1
Lagu yang menggambarkan isi hatinya itu justru membuat pikiran Ernest semakin terpaku pada kenangan itu, dan membuat Ernest beberapa kali menjambak rambut di kepalanya, berharap seolah tindakannya itu bisa menghapuskan ingatannya tentang kejadian tadi, sayangnya, itu tidak berhasil sedikitpun, dan ingatan itu justru membuat debaran di hatinya semakin menggila.