MY BELOVED KNIGHT

MY BELOVED KNIGHT
NASEHAT EVAN


__ADS_3

Ah, kenapa duke Evan bisa mengetahui hubunganku dengan putri secepat itu? Dan celakanya, bisa-bisanya karena kaget aku melotot di depan duke Evan seperti ini? Dimana sopan santunku? Aku benar-benar keterlaluan.


Ernest berkata dalam hati dengan sikap menyesal dan salah tingkah.


“Maaf… maafkan saya Duke Evan….” Ernest yang akhirnya menyadari bagaimana tidak sopannya sikapnya terhadap Evan, berkata sambil sedikit menundukkan kepalanya, membuat Evan tersenyum tipis.


“Kenapa harus meminta maaf padaku? Aku bahkan tidak berhak menghalangi seseorang jatuh cinta pada orang lain.” Evan berakta dengan sikap tenang sedangkan Ernest tampak gugup karena dari kata-katanya terlihat jelas bagaimana tentang Evan yang sudah tahu hubungan antara dia dan Tira.


“Maaf… karena saya sudah berani bersikap tidak sopan kepada duke Evan, dengan melotot di depan Duke Evan. Saya benar-benar….”


“Tenang saja Ernest, kalau aku jadi kamu pasti kaget juga mendengar apa yang baru saja aku katakan padamu, padahal sepertinya kalian berdua tidak ingin hubungan kalian diketahui oleh orang lain untuk saat ini.” Kata-kata Evan hampir saja membuat Ernest kembali melotot karena sejak tadi apa yang dikatakan oleh Evan, begitu tepat sasaran.


“Darimana… Duke Evan tahu kalau saya dan putri Tira… ah….” Ernest menghentikan bicaranya, karena merasa lidahnya kaku untuk menanyakan hal itu pada Evaan.


“Awalnya aku tidak tahu, tapi kalian sendiri yang memberitahuku.” Evan berkata sambil tersenyum dengan wajah tetap tenang seperti biasanya, tidak ingin membuat Ernest merasa tertekana saat berbicara dengannya seperti saat ini.


“Kami? Tapi… kapan kami pernah….” Ernest yang tampak bingung dengan pernyataan Evan, kembali bertanya dengan sikap ragu.

__ADS_1


“Barusan.” Evan berkata dengan singkat sambil melebarkan senyum malaikatnya, yang selalu membuat banyak wanita terpesona dan tergila-gila padanya, bahkan sampai berbuat nekat seperti duchess Kattie waktu itu.


“Sebenarnya, aku masih menebak-nebaknya, karena sikap kalian berdua sungguh mencurigakan, karena itu aku dengan percaya diri mengatakan hal seperti itu. Dan tidak aku sangka, ternyata kamu begitu saja terpancing dan mengatakan bahwa dugaanku ternyata benar.” Ernest hanya bisa menahan nafasnya begitu mendengar apa yang baru saja dikatakan oleh Evan.


Astaga… ternyata… duke Evan benar-benar membuatku terjebak dan tanapa sadar dengan begitu saja mengakui hubunganku dengan putri tanpa berpikir panjang bahwa perkataannya tadi hanyalah sekedar pancingan untukku. Maaf Tira… aku benar-benar ceroboh sampai tidak sadar kalau duke Evan sudah memancingku.


Ernest berkata dalam hati dengan sikap pasrah, sungguh tidak menyangka kalau Evan bisa menggiringnya seperti itu, seperti sapi yang dibawa ke tempat penyembelihan yang tidak bisa melawan dan hanya menurut saja saat Evan menggiringnya untuk mengatakan hal yang sebenarnya masih menjadi sebuaha rahasia besar antara dia dan Tira.


“Tenang saja Ernest, aku tidak akan mengatakan kepada orang lain tentang hubungan kalian berdua, sebelum kalian sendiri yang mengatakannya kepada yang lain.” Evan yang bisa melihat wajah Ernest yang begitu tidak nyaman dan sedikit pucat, langsung mengucapkan perkataan untuk menenangkan hati Ernest dan tidak merasa takut dia akan membocorkan rahasia itu kepada yang lain.


“Kalau aku memang tidak ingin ikut merahasiakannya, tidak mungkin aku mengajakmu bicara di tempat sesepi ini.” Evan kembali menegaskan niatnya untuk ditak membocorkan masalah itu.


“Jangan cemas, karena sebenarnya jika boleh jujur, yang perlu kamu cemaskan adalah tanggapan dari yang mulia Alvero dan keluarga putri Tira itu sendiri. Kamu tahu kan konsekwensi dari hubungan kalian kalau itu sampai berlanjut ke jenjang pernikahan? Apa kalian berdua sudah membicarakan tentang hal itu?” Pertanyaan Evan membuat Ernest menghela nafasnya dengan berat hati.


Evan, sabagai seorang duke adalah bangsawan dengan tingkatan tertinggi setelah raja dan putra mahkota di Gracetian, yang pastinya mengerti dengan sangat baik semua aturan yang ada di Gracetian tentang masalah status kebangsawanan di negara itu.


Apalagi sebentar lagi, semua orang tahu bahwa Evan akan diangkat sebagai seorang grand duke oleh Alvero, dimana diantara para bangsawan dengan status duke semuanya akan berada satu tingkat di bawah Evan.

__ADS_1


“Saya….” Ernest kembali menghentikan bicaranya, karena rasanya pembicaraan tentang masalah hubungan pria dan wanita dengan perbedaan status yang besar sepertinya dan Tira, dimana pihak wanita memiliki status kebangsawanan yang jauh lebih tinggi dibanding dengan pria, seringkali tidak memiliki ending yang bahagia.


“Itu pasti akan menjadi hal yang berat untuk kalian. Kamu tahu aturan baku di Gracetian, saat seorang wanita menikah dengan pria di Gracetian, dia harus mengikuti status pria yang dinikahinya. Bahkan jika sebelumnya wanita itu adalah seorang putri, jika dia menikah dengan rakyat biasa, statusnya sebagai putri akan hilang, dan dia tidak akan lagi dianggap sebagai bangsawan.” Evan menghentikan bicaranya sebentar sambil menatap ke arah Ernest, dimana wajah tampan laki-laki itu terlihat menyiratkan kesedihan.


Bukan karena Ernest takut dia akan dicap sebagai orang kurang ajar karena hanya seorang knight (kelas bangsawan paing rendah di Gracetian) yang sudah berani jatuh cinta pada seorang putri, tapi Ernest sungguh khawatir, bagaimana nasib dan masa depan Tira saat hidup bersamanya, dan bagaimana orang akana memperlakukan Tira di amsa depan, apakah semua orang akan membicarakan dia di belakangnya, terutama teman-teman dan saudara-saudaranya yang memiliki status sama dengannya saat ini, status kebangsawanan yang cukup tinggi di Gracetian.


Secara keuangan, Ernest bukanlah seorang knight biasa yang mungkin tidak bisa bersaing dengan kaum bangsawan dengan posisi di atasnya.


Karena statusnya sebagai poengawal pribadi Alvero, Ernest memiliki gaji dan tunjangan yang sangat besar, dan dia sendiri bersama Erich, sudah membangun bisnisnya di Belanda, sehingga jika dibandingkan dengan seorang Earl di Gracetian, kekayaan Ernest boleh dibilang tidak akan kalah.


Akan tetapi dengan kekayaan yang dimilikinya, Ernest sadar bahwa dia tidak bisa membeli status sosial, dan membuat Tira mempertahankan status kebangsawanannya jika menikah dengan seorang knight sepertinya.


“Kamu dan Tira tahu resikonya jika kalian menikah. Tira tidak akan bisa lagi masuk ke dalam istana Gracetian sebagai seorang putri, karena posisimu sebagai seorang knight yang menjadi suaminya. Mau tidak mau, secara tidak langsung, hubungan Tira dan keluarga sedikit demi sedikit pasti akan menjauh, dan bisa jadi di masa depan, ada kemungkinan akan putus. Aku ikut bersimpati padamu karena kenyataan itu, tapi kita memang hidup di Gracetian dan harus mentaati semua aturan yang ada.” Kata-kata Evan, membaut dada Ernest terasa begitu sesak, namun, meskipun rasanya sangat menyakitkan Ernest tahu bahwa semua yang dikatakan oleh Evan semuanya adalah kebenaran yang tidak bsia dia pungkiri.


Apa kamu siap menghadapi resiko besar untuk tetap bersamaku putri? Kalaupun kamu siap… apakah aku tega melihatmu direndahkan orang lain karena statusmu yang turun drastis karena menikah denganku? Aku… tidak masalah jika orang memandang rendah kepadaku, mencap aku sebagai orang kurang ajar, tapi kamu… apa aku bisa bertahan jika harus melihatmu menderita?


Ernest berkata dalam hati dengan detakan dadanya yang terasa begitu menyakitkan di dalam sana, seolah dia sangat sulit untuk bernafas sekarang ini.

__ADS_1


“Hah… memang tidak mudah Ernest, tapi jika kalian memang percaya dan memegang teguh cinta kalian, aku yakin akan ada jalan keluar untuk kalian. Kalau saja di Gracetian kalian akan hidup dengan sulit karena masalah status sosial, aku rasa kamu dan Tira bisa memulai hidup baru kalian di negara lain. Hanya saja, nasehat dariku, tetaplah berjuang untuk mendapatkan restu dari Alvero dan orangtua Tira, agar kehidupan pernikahan kalian bsia bahagia.” Evan berkata sambil menepuk pelan bahu Ernest, membuat Ernest terharu, karena Evan sudah berusaha menghibur dan menenangkannya, seperti seorang sahabat dekat.


__ADS_2