SPD (Sales Penjual Daster)

SPD (Sales Penjual Daster)
210. Jadi Rumit


__ADS_3

Clara terus menyerang Ayana dengan membabi buta. Sedangkan Wulan masih mencoba menyelamatkan handphonenya dari keduanya teman Clara. Handphone yang masih dalam mode live menayangkan kejadian saat ini.


Ayana nampak kewalahan mengahadapi Clara, karena Clara memakai pisau untuk menyerang Ayana.


"Brukk"


"Akkh"pekik Ayana yang terjatuh karena menghindari pisau Clara.


"Ay!"pekik Wulan saat melihat Ayana jatuh dan Clara mengerahkan pisaunya pada Ayana.


"Akkh"pekik Ayana menutup wajahnya dengan kedua tangannya, karena Clara mengarahkan pisaunya ke arah wajah Ayana, dan dirinya tidak bisa menghindar lagi.


"Dor"


"Tang"


"Tang"


"Akkh"pekik kelima gadis yang sedang berselisih itu bersamaan. Sangat terkejut mendengar suara tembakan.


Saat Clara hendak menghujamkan pisaunya pada Ayana, tiba-tiba terdengar suara tembakan. Dan Clara semakin terkejut saat menyadari tembakan itu mengenai tangannya. Sehingga pisau yang di pegang Clara terjatuh.


Sedangkan Ayana, Wulan dan kedua teman Clara langsung menutup telinga mereka saat mendengar suara tembakan yang tidak pernah mereka duga sebelumnya itu.


"Kalian tidak apa-apa?"tanya suara yang sangat dikenali Wulan dan Ayana.


Ayana dan Wulan pun langsung menoleh pada sumber suara.


"Abang!"


"Babang!"


Pekik Ayana dan Wulan, langsung menghambur memeluk pria yang tidak lain adalah Diky yang sudah tidak jauh lagi dari mereka berdua.

__ADS_1


Clara meringis memegang tangannya yang mengucurkan darah segar karena terkena peluru. Sedangkan kedua teman Clara nampak ketakutan. Melihat Diky dan tiga orang pria di belakang Diky. Dan sialnya kedua gadis yang mereka jahati mengenal pria yang datang itu.Kedua teman Clara pun langsung beringsut mendekati Clara.


"Tidak apa. Tenanglah!"ucap Diky memeluk seraya menenangkan dua wanita yang di cintainya itu. Satunya adalah wanita yang di cintai sebagai adik dan satunya adalah wanita yang di cintai sebagai pasangan hidup.


"Berani sekali kalian mencelakai adik dan calon istriku!"ucap Diky dengan tatapan dingin dan tajam pada Clara dan kedua temannya.


Clara nampak kesakitan karena tangannya yang tertembak. Sedangkan kedua temannya nampak ketakutan melihat tatapan mata Diky.


"Kalian bawa mereka bertiga ke kantor polisi! Tidak akan kubiarkan mereka lolos setelah menyakiti orang-orang yang aku cintai. Biarkan mereka merasakan dinginnya jeruji besi,"titah Diky dengan suara dingin dan datarnya.


"Baik, bos,"sahut ketiga anak buah Diky bergegas menghampiri Clara dan kedua temannya.


Mendengar kata-kata Diky, kedua teman Clara pun berniat melarikan diri. Tidak mau dipenjara karena terlibat dalam urusan yang tidak ada untungnya bagi mereka berdua.


"Jangan berniat untuk kabur! Atau aku akan menembak kalian berdua seperti kawan kalian itu,"ancam Diky membuat membuat nyali kedua teman Clara yang hendak mengambil ancang-ancang untuk kabur itu menjadi ciut.


"Lepaskan kami!"


"Jangan bawa kami ke kantor polisi! Ini semua rencana Clara. Kami tidak tahu apa-apa,"


"Clara yang bersalah dalam hal ini,"


"Dasar pengkhianat!"sergah Natalie mendengar pembelaan diri dari kedua temannya itu. Natalie jadi sangat membenci kedua temannya itu.


"Diam! Berisik! Kalian akan merasakan bagaimana dinginnya jeruji besi. Berani sekali kalian membuat masalah dengan dua wanita kesayangan bos kami! Dan kamu! Berani sekali kamu berniat melukai adik bos! Kamu mencari masalah dengan orang yang salah. Mertua adik bos itu bukan orang sembarangan. Aku yakin, apapun usaha kedua orang tuamu, sebentar lagi pasti akan gulung tikar. Pailit! Karena kamu berani mengusik menantunya,"ketus anak buah Diky.


Wajah Clara dan kedua orang temannya menjadi pias setelah.memdengar apa yang dikatakan oleh anak buah Diky.


"Jadi benar Maba itu sudah menikah? Siapa mertuanya? Apa benar-benar menakutkan seperti yang di katakan oleh orang ini? Dan siapa orang-orang ini? Sepertinya mereka bukan orang-orang sembarangan. Bahkan salah satu dari mereka bisa menembak aku. Sepertinya mereka orang-orang yang terlatih,"gumam Clara.


"Siapa orang-orang ini? Apa mereka polisi? Bagaimana nanti saat kedua orang tuaku tahu jika aku terlihat kasus dan masuk penjara? Siall! Seharusnya aku tidak mengikuti Clara,"gumam teman Clara dalam hati.


"Seharusnya aku tidak menuruti perintah Clara. Clara telah menyeret kami dalam masalah besar. Ini pasti masuk tindak kejahatan percobaan pembunuhan. Bagaimana nasibku nanti?"gumam teman Clara satunya lagi dalam hati.

__ADS_1


Clara dan kedua temannya pun dibawa anak buah Diky. Sedangkan Diky masih memeluk Ayana dan Wulan.


"Kalian tidak perlu khawatir! Mereka tidak akan bisa menyakiti kalian lagi. Ayo, kita ke kantor polisi untuk membuat laporan! Biar mereka mendapatkan hukuman atas perbuatan mereka,"ucap Diky menggandeng adik dan calon istrinya ke mobil.


Sebelumnya Diky sedang berada di kantornya. Namun Diky mendapatkan notifikasi bahwa Wulan sedang live di Instagram nya. Karena sebelumnya Wulan tidak pernah live di Instagram nya, Diky pun penasaran. Namun saat melihat apa yang terjadi melalui Instagram Wulan, Diky pun menjadi geram. Diky bergegas menuju lokasi Wulan berada bersama seorang anak buahnya yang bertugas mengemudikan mobil.


Karena Diky telah memasang chip di handphone Wulan, dengan mudah Diky bisa melacak keberadaan Wulan melalui GPS. Karena dengan memasang GPS, walaupun handphone Wulan mati sekalipun, Diky tetap bisa melacak handphone Wulan.


Dalam perjalanan, dari Instagram Wulan, Diky melihat keadaan Wulan dan Ayana yang tidak kondusif. Diky pun segera menghubungi dua orang anak buahnya yang berada tidak jauh dari lokasi Wulan berada. Diky tiba di lokasi Wulan berada dan melihat Clara ingin mengayunkannya pisau lipatnya pada Ayana.


Sebagai detektif, anak buah Diky pun langsung membuat rekaman video tentang kejadian itu untuk barang bukti.


Sedangkan Diky merasa tidak akan keburu jika harus menyelamatkan Ayana dengan posisinya yang masih berada di dalam mobil. Sedangkan Clara sudah bersiap mengayunkan pisaunya pada Ayana. Akhirnya Diky memutuskan untuk menyelamatkan Ayana dengan cara menembak tangan Clara.


"Apa kalian mengenal ketiga gadis tadi?"tanya Diky setelah mereka berada di dalam mobil.


"Aku tidak mengenal mereka, bang,"sahut Wulan.


"Aku juga baru melihat mereka hari ini, bang,"sahut Ayana.


"Lalu, Delvin siapa yang mereka maksud?"tanya Diky yang mengetahuinya dari vidio live Wulan di Instagramnya tadi.


"Dia senior kami. Para mahasiswa mengatakan, jika dia adalah anak pengusaha terkaya di negeri ini. Dia selalu mencari cara untuk mendekati aku. Walaupun aku bilang jika aku sudah menikah, dia tetap saja tidak percaya. Dan masih tetap mendekati dan mengejar-ngejar aku,"jelas Ayana.


Diky sangat terkejut mendengar penuturan Ayana,"Anak pengusaha terkaya di negeri ini. Berarti Delvin yang dimaksud mereka adalah Delvin putra Tuan Buston. Astagaa.! Kenapa jadi rumit seperti ini? Adik ipar mengejar-ngejar kakak ipar. Aku harus mencari solusi agar Delvin tidak mengejar-ngejar Ayana lagi,"gumam Diky dalam hati.


....🌸❤️🌸...


Notebook :


Chip disebut juga dengan integrated circuit (IC). Secara umum merupakan bagian kecil dan tipis dari silikon tempat transistor penyusun mikro processor ditanamkan. Chip dapat sebesar satu inci dan dapat mengandung sepuluh juta transistor


GPS (Global Positioning System) adalah sistem navigasi berbasis satelit yang terdiri dari setidaknya 24 satelit. GPS berfungsi dalam segala kondisi cuaca, di mana pun di dunia, 24 jam sehari, tanpa biaya berlangganan atau biaya penyiapan.

__ADS_1


.


To be continued


__ADS_2