
Delvin baru saja selesai mengikuti mata kuliah. Pemuda itu bergegas membereskan alat tulis dan buku-bukunya. Sepanjang mengikuti mata kuliah tadi, Delvin tidak bisa berkonsentrasi pada materi yang dijelaskan oleh dosen. Penyebabnya adalah, saat dosen baru saja sepuluh menit menerangkan materi, Delvin menerima chat dari Axell bahwa Axell sudah mendapatkan informasi tentang Ayana.
Hal itu membuat Delvin tidak sabar untuk segera menemui Axell karena penasaran dengan informasi yang didapatkan oleh Axell. Karena informasi yang didapatkan oleh Axell akan menentukan dirinya akan lanjut mengejar Ayana atau berhenti sampai di sini.
"Bos! Kok, buru-buru amat? Mau ke mana bos?"tanya si keriting yang melihat Delvin begitu buru-buru membereskan semua peralatan tulis dan buku-bukunya.
"Aku ada perlu,"sahut Delvin singkat dan bergegas meninggalkan ruangan kelas itu.
Si keriting dan si gisul menatap Delvin yang dengan langkah cepat keluar dari ruangan kelas itu. Si keriting dan si gisul saling bertatapan setelah Delvin keluar dari kelas itu.
"Kira-kira, bos mau kemana, ya"tanya si keriting.
"Mana aku tahu,"sahut si gisul seraya mengangkat kedua bahunya.
"Bos jadi pendiam semenjak melihat Ayana mencium cowok kemarin,"ujar si keriting.
"Sepertinya bos sangat menyukai Ayana. Jadi si bos syok saat melihat Ayana mencium cowok dengan mata dan kepalanya sendiri,"sahut si gisul merasa kasihan pada Delvin.
"Aku maklum, lah. Kita juga bakal ngerasain seperti apa yang dirasakan oleh bos jika melihat seperti yang kemarin. Melihat cewek yang kita suka di cium cowok lain aja sakit hati. Apalagi yang kemarin itu, ceweknya yang mencium cowoknya. Di depan umum lagi. Kamu tahu apa artinya jika cewek sudah berani mencium cowok duluan, apalagi di depan umum?"tanya si keriting.
"Tentu saja aku tahu. Itu artinya si cewek benar-benar cinta sama cowoknya. Hati cowok mama yang nggak Mak Jleb, jika melihat cewek yang disukai dan di kejar-kejar mencium cowok lain di depan matanya? Rasanya itu seperti di hujam belati yang tidak terlihat. Sakit tapi tidak berdarah,"sahut si gisul penuh penghayatan seraya meletakkan kedua tangannya di dadanya.
"Haiss.. sudahlah! Nggak usah dibahas lagi! Kita lihat dan awasi aja di bos. Jangan sampai bunuh diri karena patah hati! Kalau nggak ada dia, nggak ada yang traktir kita lagi,"sahut si keriting.
"Masalahnya kalau bos lagi galau seperti ini, nggak bakal ada juga yang namanya ditraktir. Kerjaannya cuma diem aja. Lama-lama.aku takut juga kalau bos jadi kesambet,"sahut si gisul.
"Huss! Kalau ngomong itu di filter! Ingat! Kata-kata adalah doa!"ucap si keriting.
"Tumben kamu mendadak jadi religi,"cibir si gisul.
"Ini, nih orang-orang zaman sekarang. Kalau salah di bilang biasa. Kalau benar malah di bilang tumben,"
"Itu karena orang zaman sekarang lebih keseringan berbuat salah dari pada berbuat benar. Makanya kalau salah dibilang sudah biasa, tapi kalau benar di bilang tumben,"
"Iya, juga, ya,"sahut si keriting tersenyum bodoh.
Delvin melajukan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata. Pemuda itu sudah tidak sabar ingin tahu informasi yang diperoleh oleh kakaknya mengenai Ayana. Begitu sampai di parkiran, Delvin langsung bergegas menuju ruangan kakaknya. Bahkan Delvin merasa lift yang dinaikinya menuju lantai atas tempat ruangan kakak nya berada itu berjalan lambat. Hal itu karena Delvin sudah tidak sabar untuk bertemu dengan kakaknya.
__ADS_1
"Kak, bagaimana? Apa yang kakak ketahui tentang Ayana?"tanya Delvin begitu masuk ke dalam ruangan Axell.
"Duduk dulu!"ucap Axell menghela napas panjang.
Delvin pun bergegas duduk di kursi yang ada di depan meja kerja kakaknya. Duduk di hadapan kakaknya yang hanya di sekat meja.
"Katakanlah, kak!"pinta Delvin tidak sabar.
"Ayana adalah putri Tuan Geno. Mempunyai kakak laki-laki yang sudah menjadi duda karena istrinya meninggal dalam kecelakaan. Tuan Geno adalah pengusaha makanan ringan yang akhir-akhir ini perusahaannya berkembang pesat. Dan perkembangan pesat perusahaan Tuan Geno ini terjadi semenjak perusahaan itu dipimpin oleh Dimas. Dimas adalah suami yang sudah di nikahi Ayana sejak duduk di bangku SMU awal semester genap,"jelas Axell.
Delvin merasa lemas mendengar penjelasan kakaknya. Kenyataan Ayana sudah menikah, bahkan saat masih duduk di bangku SMU membuat Delvin terpukul.
"Jadi, Ayana benar-benar sudah menikah?"tanya Delvin dengan kepala tertunduk.
"Iya,"sahut Axell menjadi prihatin melihat kekecewaan yang tergurat di wajah adiknya itu.
"Siapa orang yang bernama Dimas itu?"
"Kakak kesulitan untuk mendapatkan informasi tentang suami Ayana ini. Kakak hanya mengetahui pria yang bernama Dimas itu memiliki saham di beberapa perusahaan. Termasuk di perusahaan Tuan Geno sendiri. Bahkan papa juga memiliki saham di perusahaan Tuan Geno yang sama besarnya dengan Dimas,"
"Kakak tidak tahu latar belakangnya?"tanya Delvin penasaran.
Diky memang menutup informasi tentang Dimas dengan kecerdasan anak buahnya dalam bidang IT serta menggunakan koneksinya dengan pihak kepolisian. Tuan Buston juga menutup rapat informasi tentang Dimas dengan kekuasaannya. Sehingga hanya sebagian kecil informasi tentang Dimas yang bisa diketahui oleh publik.
"Kenapa orang yang bernama Dimas itu misterius sekali?"ujar Delvin yang menjadi penasaran dengan sosok Dimas, pria yang ternyata adalah suami Ayana.
"Kakak juga merasa begitu. Namun wajar saja, sahabat orang yang bernama Dimas itu adalah seorang detektif terkenal yang ternyata juga tinggal bersama Ayana dan pria yang bernama Dimas itu,"
"Detektif terkenal itu sahabatnya? Menarik sekali. Kenapa Ayana menikah begitu muda?"
"Sepertinya, orang yang kamu taksir itu sangat mencintai suaminya,"ucap Axell santai.
"Tapi kenapa harus menutup informasi tentang pria itu? Tidakkah menurut kakak ini sangat mencurigakan?
"Memang sangat mencurigakan. Namun percuma saja jika kita tetap mencari informasi tentang pria itu. Kita hanya akan membuang-buang waktu dan uang kita. Namun, yang pasti Ayana sudah menikah. Sebaiknya kamu jangan mengejar dia lagi. Apalagi papa Ayana adalah rekan bisnis papa,"ucap Axell seraya meletakkan amplop coklat di depan Delvin.
Delvin mengambil amplop coklat itu dan mengeluarkan isinya. Ternyata dalam amplop berwarna coklat itu berisi foto-foto kebersamaan Dimas dan Ayana yang terlihat begitu mesra dan bahagia. Delvin tidak melihat semua foto itu. Baru seperempat melihatnya saja sudah membuat hatinya terasa sakit. Apalagi kalau semuanya.
__ADS_1
"Sudahlah! Lupakan dia! Meskipun dia cantik, dia wanita yang sudah bersuami dan mereka saling mencintai. Jangan mengusik kebahagiaan orang lain. Apalagi pasangan suami-isteri. Jangan menjadi pebinor!"ujar Axell mengingatkan adiknya.
"Berapa usia orang yang bernama Dimas itu?"
"Dia berusia dua tahun lebih tua dari kakak, dan sepuluh tahun lebih tua dari istrinya,"
"Ayana menyukai pria dewasa,"ucap Delvin tersenyum masam.
"Apa kakak juga harus mencari istri yang lebih muda juga?"gumam Axell.
...🌟🌟🌟...
...Jangan terlalu banyak berharap untuk orang yang bukan milikmu....
...Kamu bisa menjalin cinta yang indah, tanpa harus membuat hati orang lain patah....
...Apapun cerita sebenarnya, bagaimana pun kondisi dan perasaanmu. Tidak akan ada yang bersimpati padamu, jika kamu menjadi penganggu....
...Sekolah yang bener biar bisa jadi orang berguna, bukan jadi orang ketiga....
....Kamu bisa bersembunyi dari kesalahanmu, tapi tidak dari penyesalanmu....
...Kamu bisa bermain dengan dramamu, tapi tidak dengan karmamu....
...🌸❤️🌸...
Notebook ;
•Arti 'mak jleb' dalam bahasa gaul. Mak jleb itu di adopsi / diambil dari bahasa Jawa. Biasanya diucapkan ketika sesuatu atau perkataan orang lain itu benar-benar nembus sampai hati, lambung, usus, wkwk. Efeknya kerasa banget gitu.
•Kesambet, memiliki arti; sakit dan mendadak pingsan karena gangguan roh jahat (orang halus, hantu)
•Arti filter di KBBI adalah: alat untuk menyaring; penyaring; penapis.
•Religi adalah segala sistem perbuatan manusia untuk mencapai maksud dengan cara menyadarkan diri pada kekuasaan"sesuatu" ( roh-roh nenek moyang, dewa-dewa,Tuhan ) yang diagungkan.
•IT (Information AND Technology) , merupakan singkatan/akronim tidak resmi dalam bahasa Indonesia. IT merupakan istilah umum untuk teknologi yang membantu manusia dalam hal membuat, mengubah, menyimpan, mengkomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi.
__ADS_1
.
To be continued