SPD (Sales Penjual Daster)

SPD (Sales Penjual Daster)
118. Glamor


__ADS_3

Waktu terus berputar, tidak terasa hari di mana Diky dan Wulan mengikat janji pun akhirnya tiba. Karena rumah Pak Parman yang tidak terlalu besar, akhirnya Pak Parman meminta izin pada kepala desa untuk mengadakan pesta pernikahan di lapangan desa. Para tamu undangan yang rata-rata orang desa pun merasa takjub dengan dekorasi pelaminan dan juga hidangan yang tersaji.


Pesta pernikahan Diky dan Wulan tercatat sebagai pesta pernikahan yang paling mewah dan paling heboh di kampung Pak Parman.


Diky menambah uang untuk pesta pernikahannya agar lebih mewah dan tidak memalukan. Karena ada banyak kenalan Diky dari kota yang diundang Diky. Sehingga pesta pernikahan itu begitu mewah bagi warga kampung.


Toyib dan Dimas bahkan mengundang empat orang artis ibu kota untuk memeriahkan acara resepsi pernikahan Diky. Sehingga acara itu benar-benar megah, mewah, heboh dan meriah bagi warga kampung Pak Parman. Bahkan banyak warga dari kampung lain yang berbondong-bondong ke kampung Pak Parman hanya untuk melihat biduan yang memeriahkan acara pesta pernikahan Diky dan Wulan.


"Nggak nyangka, ya, anak Pak Parman masih muda sudah menikah?"


"Iya. Dulu saya menyangka, si Wulan itu di kekang sama Bu Lastri dan Pak Parman. Soalnya nggak kemana-mana selain ke sekolah. Lah, tahu-tahu langsung dilamar orang dan nggak lama langsung menikah,"


"Saya suka dengan Wulan yang nggak banyak tingkah dan nggak suka keluyuran. Karena itu, saya berencana melamar Wulan untuk anak saya. Eh, nggak tahunya malah keduluan orang,"


"Barang bagus memang cepat laku, Bu,"


"Gadis yang cantik, manis dan nggak banyak tingkah seperti Wulan, siapa sih, yang nggak ingin menjadikannya menantu, Bu? Kalau anak saya ada yang belum menikah, pasti akan saya lamar untuk anak saya,"


"Pak Parman dan Bu Lastri beruntung sekali memiliki anak gadis yang penurut,"


"Iya. Mana suaminya ganteng dan kaya lagi,"


"Mana mengundang biduan artis ibu kota lagi. Saya nanti pengen foto bareng, ah, sama biduannya,"


"Saya juga,"


"Ngomong-ngomong, pekerjaan menantu pak Parman itu apa, ya? Bisa mengadakan pesta resepsi pernikahan sebesar ini,"


"Kata Pak Parman sih, detektif,"


"Wahh.. keren, ya?"


"Detektif itu orang yang suka melakukan penyelidikan, ya?"


"Iya,"


"Pasti gajinya besar. Pernikahannya saja mewah begini. Ini adalah pernikahan termegah dan termewah di kampung kita,"


"Hiburannya artis ibu kota yang terkenal. Makanannya banyak pilihan dan enak-enak. Jadi malu kalau cuma ngisi amplop sedikit,"


"Iya, benar. Mana punjungan nya nggak nanggung -nannggung lagi isinya. Ada daging dan ayam yang potongan nya besar. Mie dan sambal kentangnya juga banyak. Plus kerupuk udang lagi. Malu kalau cuma ngisi amplopnya sedikit,"

__ADS_1


Itulah kasak-kusuk para tamu undangan yang hadir di acara pesta pernikahan Diky dan Wulan. Mereka merasa sangat senang menghadiri undangan pesta pernikahan Diky dan Wulan.


"Apa kamu tidak ingin kita mengadakan resepsi pernikahan seperti ini?"tanya Dimas yang duduk di kursi paling depan bersama Ayana. Kursi khusus untuk keluarga dekat dan juga para pejabat daerah yang di undang.


Melihat meriahnya pesta pernikahan Diky dan Wulan, Dimas menjadi tidak enak hati pada Ayana. Mengingat bagaimana mereka menikah dulu dan hingga kini tidak mengadakan resepsi pernikahan. Apalagi Dimas tidak kekurangan uang, jika hanya untuk mengadakan resepsi pernikahan mereka berdua.


"Nggak, kak. Tapi kalau kakak ingin, aku akan menurut,"sahut Ayana yang memeluk lengan Dimas.


"Aku terserah kamu aja. Kalau kamu ingin, aku akan mengadakan pesta resepsi pernikahan sesuai dengan keinginan kamu,"ucap Dimas sesuai dengan kata hatinya.


"Kita tidak perlu mengadakan pesta resepsi pernikahan. Berdiri menyambut banyak tamu undangan akan membuat kakiku pegal. Apalagi rekan bisnis papa dan kakak banyak sekali. Kalau kakak punya waktu luang, aku ingin kita menginap di pinggir pantai saja,"


"Oke, apa, sih, yang tidak untuk kamu?"ucap Dimas mencubit hidung Ayana gemas. Sikap Ayana yang manja kepadanya itu membuat Dimas selalu saja merasa gemas.


"Bagaimana kalau kita mencicipi makanan resepsi pernikahan Diky. Aku lihat ada es krim juga di sana,"ucap Dimas penuh senyuman.


"Mau,"sahut Ayana antusias.


Dimas merangkul pinggang Ayana dan berjalan menuju tempat makanan disajikan. Sedangkan Toyib, pria itu membawakan minuman isotonik untuk Diky.


"Ini, minum yang banyak, biar tidak kekurangan ion! Nanti malam, 'kan, mau olahraga belah duren lagi. Apa perlu aku belikan suplemen penambah stamina juga?"goda Toyib yang berbisik pada Diky.


"Eh, sejak belah duren yang pertama kali, kamu nggak belah duren lagi, 'kan?"tanya Toyib menyelidik, masih berbisik pada Diky.


"Enggak. Aku nggak nemuin Wulan kalau nggak penting,"sahut Diky.


"Wahh.. di jamin bakal hot, nih, nanti malam. Mandi keringat sampai pagiii.!"goda Toyib kemudian terkekeh.


Wulan yang berada di sebelah Diky pun mengernyitkan keningnya menatap dua orang sahabat yang saling berbisik-bisik dan terkekeh itu.


"Mereka ngobrolin apa, sih? Kok sepertinya seru banget,"gumam Wulan dalam hati.


Sedangkan Dimas dan Ayana nampak sudah berada di tempat makanan di disajikan. Mereka melihat apa saja yang tersaji dan apa yang ingin mereka makan.


"Kamu ingin makan apa, Ay?"tanya Dimas seraya mengambil piring.


"Terserah kakak, aja. Kakak ambilkan makanan, ya? Aku ingin mengambil es buah dan es krim di sebelah sana,"ucap Ayana menunjuk ke arah tempat orang-orang mengambil es krim dan es buah yang bersebelahan.


"Iya,"sahut Dimas.


Ayana berjalan ke arah es krim dan juga es buah di sajikan. Sedangkan Dimas mulai mengambil makanan.

__ADS_1


"Eh, kak Dimas. Sudah lama tidak ketemu. Makin ganteng aja. Apa kabar, kak?"ujar wanita cantik yang tiba-tiba berada di sebelah Dimas. Wanita yang tidak lain adalah janda terkaya di kampung Pak Parman. Janda itu tidak sengaja melihat Dimas dan langsung bergerak cepat mendekati Dimas.


"Baik, Bu,"sahut Dimas sopan setelah melihat siapa yang menyapanya.


"Iiihh.. kak Dimas jangan panggil ibu, dong! Adik gitu, biar lebih mesra,"ucap janda itu pura-pura merajuk.


Tapi, sayangnya aksi pura-pura merajuk janda itu, tidak direspon Dimas. Jangankan di respon, di lirik Dimas pun tidak. Pria tampan itu sibuk mengambil makanan yang disajikan di meja prasmanan.


Tidak mendapatkan respon dari Dimas, janda itu pun menyudahi aksi pura-pura merajuknya. Sementara itu, Ayana masih mengantri mengambil es buah dan es krim.


"Kak Dimas kemana aja selama ini? Kok, nggak pernah jualan keliling lagi di kampung ini?"tanya janda itu terus mendekati Dimas yang bergeser mengambil makanan yang lain.


"Saya berhenti berjualan pakaian keliling,"sahut Dimas tanpa melirik, apalagi menatap janda di sebelahnya yang nampak glamor itu.


Janda kaya itu memakai dress berwarna hijau dengan kalung beberapa susun. Dari kalung yang kecil dan pendek melingkar di leher lalu beberapa lagi yang semakin panjang dan besar, hingga panjangnya sampai di bawah dada. Tidak lupa dengan kedua lengannya yang dipenuhi dengan gelang dan hampir seluruh jemari tangannya memakai cincin. Anggap saja ini penampakan si janda.



"Kak Dimas, nikah sama saya, yuk! Jika kak Dimas mau menikah dengan saya, akan saya adakan resepsi pernikahan yang sama mewahnya dengan resepsi pernikahan Wulan ini. Akan saya bangunkan toko pakaian besar di daerah yang strategis untuk kak Dimas,"ucap janda itu masih mencoba merayu Dimas.


...🌸❤️🌸...


Notebook :


•Punjungan adalah pemberian hadiah, berupa makanan sewaktu mau punya hajat dan sebagainya yang biasanya di lakukan orang-orang di daerah pedesaan, khususnya orang Jawa. Punjungan biasanya di sertai kartu undangan.


•Minuman isotonik merupakan salah satu jenis minuman olahraga yang terbuat dari campuran air, gula atau karbohidrat, dan elektrolit. Minuman ini baik dikonsumsi untuk menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang saat berolahraga serta untuk menjaga stamina tubuh.


•Ion adalah bagian dari elektrolit, yaitu garam-garam mineral yang secara alami ada di dalam tubuh kita. Elektrolit di dalam tubuh kita akan terurai menjadi ion, baik yang bermuatan positif dan negatif dan penting untuk membantu semua proses yang ada di dalam tubuh.


•Suplemen adalah produk buatan yang menambah nilai gizi atau meningkatkan kesehatan.


•Perbedaan suplemen dan vitamin adalah vitamin bersifat organik dan berasal dari makanan atau buah-buahan, sedangkan suplemen umumnya di produksi olahan oleh pabrik. Dalam satu suplemenm, biasanya mengandung bermacam-macam vitamin, mineral, asam amino dan lainnya.


•Stamina adalah kemampuan daya tahan lama organisme manusia untuk melawan kelelahan dalam batas waktu tertentu, dimana aktivitas dilakukan dengan intensitas tinggi (tempo tinggi, frekuensi tinggi, dan selalu mengunakan power).


•Glamor artinya serba gemerlapan.


.


To be continued

__ADS_1


__ADS_2