
Aku bangun saat hari masih pagi buta. Seperti biasa aku mengantar Yusuf sekolah, setelah itu baru ke kantor.
Sampai di kantor Pak Amin menggodaku.
" Duh semakin hari aku lihat Pak Pram ssmakin semangat aja. Iya Pak? " Kata Pak Amin sambil senyum-senyum.
Aku tanggapi cuma dengan tersenyum lebar aja. Kemudian Mas Andre ikut menimpali.
"Iya pak, ini namanya CLBK Pak. Bener kan pak Pram? "
"Hush jangan macam-macam. Biasa aja kok, gak ada yang CLBK. " Jawabku.
Aku langsung menuju meja kerjaku. Kemudian membuka file pekerjaan yang sudah aku selesaikan semalam.
Pak Amin kemudian menghampiriku.
"Sudah beres Pak pekerjaan yang aku kasi kemaren?" Tanya Pak Amin kepadaku.
"Sudah Pak, tinggal di cek aja Pak. Ini aku kirim via email ya Pak."
Pak Amin kemudian memeriksa pekerjaanku.
Aku mengambil sebatang rokok yang disediakan Pak Amin, yang tergeletak di meja. Aku menyalakan dna menghisapnya dalam-dalam.
Aku kepikiran ma Ara. Sampai jam 10, Ara belum kirim pesan padaku. " Apakah Ara marah karena jawabanku semalam?" Pikirku.
__ADS_1
"Pak Pram, hari ini kita standby di kantor aja Pak. Kita garap proyek perusahaan X. Besok kalau sudah rampung baru kita ke perusahan X." Kata Pak Amin.
"Baik Pak." Jawabku.
Aku membuka handphone ku, aku ingin mengecek ada pesan dari Ara atau tidak. Ternyata tidak ada. Aku jadi lesu. Dan aku menarik nafas panjang.
Kemudian aku membuka group reseller Azka. Aku memberi salam dan memberi sedikit trik-trik jualan online ke anggota group.
Aku melihat Ara online, kemudian aku mengirim pesan pribadi ke Ara.
"Ara... Kamu baik-baik saja kan... I love you, miss you..."
"***Ar, nanti kalau dah gak sibuk tolong kirim foto barang beberapa aja yaa..."
"Ya Pram. ntar aku kirim. Ini lagi ramai di toko."
Aku menunggu balasan dari Ara, tapi ternyata gak ada. "Apakah Ara masih kecewa dengan jawabanku semalam?" Bathinku.
Aku kemudian melanjutkan menyelesaikan pekerjaan kantorku.
Pak Iman masuk ke ruangan lagi, dan mengajakku diskusi tentang pekerjaan yang sedang kami selesaikan. Mas Andre juga ikut. Diskusikami gak lama, kemudian kami lanjut mengerjakan tugas kami masing-masing.
Saat aku sedang istirahat menikmati kopi dan rokokku.
Ada notifikasi pesan masuk. Kupikir Ara, ternyata bukan. Itu ada pesan dari Group SMA-Bio. Aku membaca pesan group. Di situ aku lihat Wisnu yang menyapa Ara. Wiwik dan Rendi ikut nimrung. Aku lihat Ara lihat chatting Wisnu yang menggoda Ara. Kenapa kok aku tiba-tiba jadi cemburu dan kesal.
__ADS_1
Tiba-tiba saja rada cemburuku semakin memuncak. Akhirnya aku memutuskan keluar dari group.
Dalam waktu yang hampir bersamaan, aku lihat Ara mengirim beberapa foto barang yang dijual.
Aku kemudian menutup handphone ku dan berniat melanjutkan pekerjaanku.
Selang beberapa menit, handphoneku berdering, Ara memanggil. Kemudian aku menerimanya.
"Pram, maaf tadi aku sibuk." Kata Ara.
"Iyaa Ara, gak apa-apa."
"Pram, aku barusan lihat kamu keluar dari group. Ada apa?"
"Gak ada apa-apa Ar, aku mau konsentrasi ke pekerjaanku dulu." Kataku.
"Serius pram... Ada apa?"
"Ara, aku gak bisa liat orang yang aku cintai akrab-akrab dengan orang lain. Aku gak tahan ngeliatnya Ar." Akhirnya aku berterus terang.
"Akrab gimana maksudnya Pram?"
"Aah sudahlah Ara. Mungkin aku yang agak berlebihan menanggapinya."
"Pram, maafkan aku yaa..Aku sudah membuatmu gak nyaman. Maafin aku."
__ADS_1
"Gak apa-apa Ar.. I love you Ara, maafkan aku cemburu."