
Hari ini adalah hari libur. Jadi toko offlineku tutup juga. Aku bersiap untuk mandi setelah selesai membersihkan taman kecilku.
Saat aku akan masuk kamar mandi, aku mendengar suara notifikasi pesan masuk. Aku melihat pesan yang masuk, ternyata dari Pram, dan akupun membuka pesannya.
"Ar... Smoga kamu selalu sehat yaa.. Aamiin.."
"Aku yang selalu menyayangimu."
Hatiku berbunga-bunga membaca pesan Pram. Dan akupun langsung membalas pesan Pram.
"Aku sehat Pram... Kamu juga sehat slalu yaa..."
"Aku gak ke toko hari ini Pram."
Pram langsung membalas chatting ku.
"Aku pingin liat kamu Ar... miss you..."
"Miss you too Pram.."
Saat aku akan menulis pesan lagi, tiba-tiba suamiku masuk kamar dan langsung memeluk dan menciumku. Aku kemudian menaruh handphone ku di atas meja riasku.
Kemudian suamiku mencumbuku, dan aku sudah mengerti dengan gelagatnya kalau sudah seperti itu. Suamiku sedang menginginkanku.
Aku kemudian berusaha mengimbangi suamiku, namun aku tidak fokus karena handphone ku gak berhenti berbunyi, tanda ada pesan masuk. " Duh, pasti ini dari Pram...." Pikirku
Tak lama kemudian, handphone ku berdering, ada panggilan masuk. Aku jadi tambah bingung.
Kemudian suamiku menghentikan aksinya, dan menyuruhku memeriksa handphoneku. Akupun membuka pesan yang masuk, ternyata Pram mengirim 4 pesan dan 2 panggilan tak terjawab.
"Ara, bener kamu juga rindu ma aku?"
"Ara... kok kamu gak jawab pesanku?"
"Ara..."
"Aku berharap hari ini bisa melihatmu, kalau kamu gak sibuk Ar..."
Aku bingung harus menjawab apa. Kemudian suamiku bertanya padaku.
"Ma... Siapa yang menelpon tadi?"
__ADS_1
Aku berusaha untuk tenang, kemudian aku berkata," Ini ada customer yang menanyakan produk yang sudah aku share di group Pa..." Aku berbohong.
"Oh... Sini dulu Ma.." Kata Suamiku, sambil menepuk kasur memberi isyarat agak aku duduk di sebelahnya.
"Hmmm.. yaa Pa... Mama balas pesan ini dulu yaa."Kataku.
Suamiku mengangguk.
,
Kemudian aku membalas pesan Pram.
"Pram... aku mandi dulu yaa..Nanti aku usahakan ketoko yaaa."
"Tolong jangan telpon yaa"
Aku melihat Pram online dan membaca pesanku, namun dia tidak membalas pesanku.
Kemudian aku balik ke tempat tidur, dan duduk di sebelah suamiku. Suamiku tersenyum, dan memulai lagi dari awal aksinya mencumbuku.
Aku menikmati semua cumbuan suamiku. Suamiku begitu rakus mencium bibirku, dan semakin lama ciumannya semakin menuntut lebih. Dan akhirnya kami berhasil melakukan penyatuan.
Setelah itu suamiku mencium keningku.
Setelah ritual mandi selesai, aku minta ijin ke suamiku untuk ke toko. Dan suamiku mengijinkan.
"Ma.. Aku antar ke toko yaa? " Kata suamiku.
"Gak usah Pa... Biar mama sendiri aja, Papa istirahat aja yaa"
"Ooh gitu... Yaa sudah, hati-hati di jalan yaa Ma..."
"Iya Pa..."
Aku dandan sederhana aja, dan kemudian menuju ke tokoku. Aku gak sabar sampai di toko, karena aku begitu merindukan Pram juga.
Setiap hari aku slalu merindukannya dan demikian juga dengan Pram.
Sampai toko aku langsung membuka pesan, dam ku lihat Pram online, aku langsung menulis pesan.
"Pram... Aku sudah di toko."
__ADS_1
Pram langsung membaca pesanku, dan kemudian Pram menelpon..
"Ara...Hmmm dari tadi aku menunggumu. Aku gak tahu kenapa aku sangat merindukanmu."
"Perasaan gak lama kok Pram... Itu hanya perasaanmu aja." Kataku.
Dan Pram langsung mengalihkan panggilan ke panggilan video. Dan akupun langsung menerimanya.
Saat tampak wajah Pram di layar handphone ku, aku langsung senyum, dan Pram langsung menciumku..
"I love you Ara..." Kata Pram.
Aku hanya tersenyum melihat tingkah Pram yang menciumku lewat handphone nya. Namun entah mengapa, aku seperti benar-benar merasakan dan menikmati ciumannya.
"Ara...Kamu bisa merasakan apa yang aku rasakan?" Tanya Pram sambil menatap lembut ke mataku.
"Yaa Pram..Aku bisa merasakannya. Peluk," Kataku.
"Sini sayang.... Sini aku peluk..Hmmm... Mmuuah... mmmuah...Aku kangen Ar..." Kata Pram.
"Aku juga Pram, aku kangen banget ma kamu Pram." Kataku. Hatiku bergetar gak menentu dan bermacam-macam rasa berkecamuk dalam hati dan ragaku. Rasa yang menenangkan dan membahagiakan.
"Ar...Aku sayang ma kamu...Aku cinta ma kamu Ar..."Kata Pram sambil menciumiku.
Dan aku mendengar ******* dan nafas Pram...
"Pram...." Aku memejamkan mataku,menikmati semua sentuhan-sentuhan Pram.
"Ara... jangan tinggalin aku yaa.... Tetaplah di sampingku... " Pram memandangku sendu.. Tatapan teduh Pram membuatku terbuai akan cintanya.
Aku tersenyum dan berkata, " love you... Mmmmmuah .... mmmuah.... "
Kemudian aku rebahan.. Pram menciumku.
"Ara..... mmmuah .....mmmuah..... mmmmuah....." Aku melihat Pram menciumku sambil memejamkan matanya...
Aku menikmatinya. Aku merasakan sentuhan-sentuhannya... Ada perasaan yang tiba-tiba semakin menggila dalam ragaku.
Aku menatap Pram, aku bahagia dan bisa merasakan kebahagiaan. Kekasihku yang sangat aku sayang dan aku cintai.
"Pram... Jangan tinggalin aku yaa..."
__ADS_1
Pram mengangguk.
"Gak akan sayang, aku sudah terlalu lama mencarimu, dan aku tak akan melepaskanmu lagi. I love you...mmmuuah.."