
Esok harinya aku menunggu kabar dari Pram. Tapi sampai malam tiba Pram tidak juga mengirim pesan. Aku mulai khawatir.
Aku ingin mengirim pesan, namun takut kalau nanti jadi masalah. Aku menenangkan diriku. Aku berdoa smoga Pram keadaaannya sudah membaik dan sehat kembali.
Aku menyibukkan diriku dengan pekerjaanku. Aku menyiapkan orderan yang harus aku kirim hari ini.
Saat aku kan menutup toko, tiba-tiba ada telepon masuk. Aku langsung melihat siapa penelpinnya. Ternyata dari Pram(pakai nomor yang biasa dipakai telepon selain nomor pribadinya).
Aku langsung menerima panggilannya.
"Hai Pram..."
"Ara .." Kata Pram.
" Kamu dah sehat Pram? "
" Sudah baikan Ar. Cuma aku tadi ada jerjaan numpuk dari Pak Amin. Jadi aku selesein dulu Ar. Maaf yaa sayang..." Kata Pram
"Ooh gitu... Iyaa sayang. Yang penting kamu dah sehat. " Kataku.
"Ar ..Kamu sehat kan..."Tanya Pram.
"Aku sehat Pram."
"Syukurlah... Sehat dan baik-baik saja yaa sayang..." Tanya Pram lagi.
"Iyaa Pram. Aku sehat dan baik-baik saja. Kamu jangan vanyak begadang yaa sayang...Inget Pram, kita ini dah umur, gak baik sering-sering begadang."
"Iyaaa ... Besok kalau kita dah bareng baru boleh begadang sering-sering yaa .."Pram menggodaku.
"Iiii ngomong apa sih... Gak lah..." Kataku malu.
Pram kemudian mengalihkan ke panggilan video dan akupun menerimanya.
"Ar... Aku kangeeeen banget ma kamu Ar.... I love you..." Kata Pram dan mencium keningku lewat handphone nya
__ADS_1
"Iyaa Pram, aku juga kangen. Kangen banget Pram."
"Bener Ar?" Tanya Pram sambil menatapku.
"Iya bener." Kataku sambil menatap Pram
"Ar .... senalam aku mimpi, kamu mau denger gak?" Kata Pram.
Aku mengangguk, " Mimpi apa Pram?"
"Aku mimpiin kamu Ar. Tahu gak Ar, selama kita deket ini, aku gak pernah mimpiin kamu."
" Berarti sebelumnya gak pernah kangen mungkin Pram."Kataku seadanya.
" Bukan begitu Ar. Aku mimpinya tu mimpi kita dah jadi suami istri."
"Maksudnya? Hmmm gini dah ceritain aja dah mimpinya, Aku dengerin."Kataku.
"Gini Ar, aku mimpi kita tu dah suami istri. Kita dalam satu kamar Ar."Kata Pram.
"Trus yaaaa begitu..." Kata Pram sambil mengalihkan pandangannya.
"Begitu, maksudnya gimana sih? Gak jelas Pram."
"Maksudku, kita melakukan hubungan suami istri. Aku merasakan semua kelembutanmu, sentuhamu... Begitu nyata seolah-olah bukan mimpi. Dan semua itu buat bulu kudukku berdiri. " Kata Pram sambil memandangku.
Pram cerita seperti itu saja, sungguh membuat hatiku bergetar dan ada keindahan tersendiri kurasakan dlaam hatiku.
"Ara... aku berharap suatu hari nanti kamu benar-benar menjadi istriku. Aku sungguh mencintaimu. "
"Iyaa Pram... Aamiin ..Kita berdoa semoga semua keinginn kita dikabulkan Tuhan.. Yàaa..."
" Iyaa Ar .. Aku ingin segera menjadi suamimu. Aku akan lebih semangat lagi bekerja supaya semua mimpiku dan mimpimu bisa segera terwujud."
"Oh iyaa Ar, tahu gak diakhir mimpiku, setelah kita selesai berhubungan tahu gak kamu bilang apa?" Tanya Pram.
__ADS_1
Aku menggeleng.
"Kamu bilang, jangan tinggalkan aku... Aku langsung memelukku. Tapi aku tak tahu apa arti mimpiku itu Ar. " Kata Pram menatap jauh ke depan.
"He he .. Itu artinya aku sayang banget ma kamu, dan aku gak mau kamu tinggalkan. Itu artinya Pram." Kataku sambil tersenyum dan mengecup Pram lewat handphone ku.
Pram memandangku dan tersenyum. Namun tampak ada kesedihan di matanya
" Kok gak happy sih? Kok malah sedih begitu??" Kataku.
Pram mengecup keningku.
"I love you Ara ... Aku sayang banget ma kamu. Aku ingin membahagiakanmu. Sebelum Tuhan mencabut nyawaku, aku ingin membahagiakanmu. Itu aja keinginanku Ar..."
"Hmmm jangan ngomong gitu Pram... Aku takut. Please, aku ingin kamu temenin aku selamanya. Aku ingin saat aku menutup mata, aku ada di pangkuanmu Pram." Kataku dengan mata berkaca-kaca.
"Sayangku, cintaku... Kita berdoa yaa smoga Tuhan mengijinkan kita bersama. Banyak-banyak berdoa sayang... Yàah..." Pinta Pram.
Aku mengangguk. "I love you Pram...."
Begitu banyak angan dan mimpi kami untuk bisa bersatu. Kami bahagia dengan kebersamaan kami. Bahagia dari sekarang, itu selalu dikatakan Pram kepadaku.
Tuhan tidak pernah keliru menganugerahkan cinta kepada hambanya...
Karena sebuah cinta yang datang itu ada makna dan alasanNya...
Hanya Dia yang tahu...
Dicintai dengan mendalam oleh seseorang
Akan memberimu kekuatan...
Dan mencintai seseorang dengan mendalam
Akan memberimu keberanian...
__ADS_1