Cintaku Gak Salah

Cintaku Gak Salah
Fix you


__ADS_3

Ini hari ketiga aku demam. Aku masih lemes gak bertenaga. Dan entah kenapa bukan hanya badan yang lemes tp jiwaku juga lemes. Aku seperti tak mempunyai keinginan apa-apa.


Aku hajya ingin menangis dan tidur. Aku merasa hidupku seperti akan berakhir. Aku tak tahu aku sakit apa


"Ma... Nanti kita ke dokter lagi yaa." Kata suamiku.


Aku hanya menggeleng.


"Ma... Mama pucat sekali. Badan Mama juga drastis turun, dan demamnya juga gak turun-turun." Kata suamiku yang meraba dahiku. Tampak cemas di wajahnya.


Aku menggeleng lagi.


Kemudian suamiku duduk di samping tempat tidurku dan menatapku. Aku hanya melihatnya sekilas dengan tatapan kosong.


"Ma... Papa serius, please kita ke dokter lagi nanti malam. Yaa .."


"Pa... Mama gak mau, maafin Mama. Mama sudah baikan. Paling besok Mama dah lebih baik." Kataku pelan sambil memeluk gulingku.


" Ma, gimana mau cepet sembuh. Makan aja Mama susah. Makan cuma 1 sendok, gak pakai lauk cuma pakai sayur aja. Nanti malam kita ke dokter yaa Ma... Biar Mama bisa cepet sembuh."


Aku diam saja dan memejamkan mataku. Aku malas berdebat.


Suamiku akhirnya keluar dari kamarku.


Mataku terpejam, namun pikiranku ke Pram. Namun entah mengapa aku aeperti kehilangan tenaga dan keinginan. Aku tak tahu aku ini sakit apa. Namun aku berfikir mungkin karena aku mengalami demam tinggi sampai 3 hari yang membuatku tak bertenaga jiwa dan raga.


Handphone ku berdering, aku tak tahu itu panggilan dari siapa. Aku tak menerimanya, karena aku ingin tidur.


Sore aku bangun, demamku sudah mulai berkurang. Aku mengambil handphone ku. Aku lihat tak ada pesan dari Pram, namun saat kulihat status, aku melihat status Pram.


Status Pram berisi puisi tentang kegelisahan seorang pecinta.

__ADS_1


"I love you Pram... " Bathinku.


Aku bisa merasakan kegelisahan dan kekhawatiran Pram. "Maafin aku Pram...Jiwa dan ragaku lemes banget Pram." Kataku dalam hati. Tak terasa air mataku menetes.


Aku ingin cepat sembuh, aku menyemangati diriku. Aku berusaha bangun dari tidurku dan kemudian aku berjalan perlahan ke dapur .


Aku mengambil nasi dan lauk serta sayur. Cuma aku belum berani porsi besar. Karena masih terasa mual dan pahit


"Ma... Udah bisa ke dapur sendiri? " Tanya suamiku.


Aku tersenyum.


Azka menyapaku dari belakangku.


" Mama dah baikan yaa?" Tanya Azka dan duduk di kursi depan meja makan.


Aku mengangguk dan tersenyum.


Kami ngobrol seputar sakit yang aku rasakan. Tak lama kemudian aku masuk kama lagi.


Di kamar aku melihat handphone ku yang sedang dicash. Aku rindu Pram, namun tak kuasa jiwa dan ragaku lemah tak bertenaga.


"Ma... Papa pergi kantor pos yaa. Ada yang Papa urus sebentar." Kata suamiku.


"Iya Pa, hati-hati di jalan."


"Iyaa, Mama jangan banyak beraktivitas dulu. Mama istrirahat aja dulu yaa."


Aku mrngangguk. Kemudian suamiku pergi.


Aku melihat foto profil Pram. Wajah dengan tatapan mata yang penuh kesedihan. Kemudian aku membuka media sosial milik Pram.

__ADS_1


Aku lihat Pram mengupdate statusnya kemarin malam. Statusnya berjudul "Fix You" ternyata isinya lirik lagu Fix You ~ Coldplay


When you try your best, but you don't succeed


When you get what you want, but not what you need


When you feel so tired, but you can't sleep


Stuck in reverse


And the tears come streaming down your face


When you lose something you can't replace


When you love someone, but it goes to waste


Could it be worse?


Lights will guide you home


And ignite your bones


And I will try to fix you


And high up above, or down below


When you're too in love to let it go


But if you never try, you'll never know


Just what you're worth

__ADS_1


Aku menangis. "Pram, tetaplah semangat untukku..." bathinku.


__ADS_2