Cintaku Gak Salah

Cintaku Gak Salah
Pram kecewa


__ADS_3

Selesai mandi, aku bersiap-siap untuk berangkat ke tokoku. Aku sudah mulai tenang dan bisa mengontrol emosiku.


Setelah siap, aku berangkat ke toko.


"Bik... Aku jalan yaa...Nanti bibi masak seperti menu yang sudah aku tulis itu yaa..." Kataku pada bibiku yang. Aku biasanya menulis menu yang akan dimasak di secarik kertas yang aku taruh si atas kulkas.


"Yaa Nyonya.. Nanti bibi liat di kertas tu." Kata bibi sambil tetap menyapu halaman.


Aku kemudian meninggalkan rumahku.


Sampai di toko, aku lihat karyawan ku sudah menunggu di sana. Sejak usahaku maju, aku mempekerjakan 1orang karyawan untuk membantu usaha online ku.


"Siti... lama nunggunya yaaa? Maaf tadi aku selesaikan kerjaan yang di rumah dulu, baru jalan ke toko." Kataku pada Siti sambil tersenyum.


"Gak apa-apa Bu.. aku juga baru aja datang kok." Siti tersenyum dan mengambil kunci yang aku sodorkan...


Kemudian Siti langsung menyiapkan dan merapikan barang-barang pajangan. Membersihkan meja-meja dan kursi dengan sapu bulu, kemudian menyapu lantai.


Sementara Siti beres-beres, aku menuliskan orderan yang masuk. Aku menulisnya secara rinci dan aku list dari customer yang order pertama.


Setelah Siti selesai beres-beres aku memberikan list orderan yang tadi aku tulis.


"Siti... Sekarang bantu ibu siapkan semua orderan yang sudah ibu list itu yaa.." Kataku pada Siti.

__ADS_1


Siti mengangguk sambil memperhatikan list orderan yang aku berikan.


"Bu.. ini aku siapkan dulu yaa barang-barangnya." Kata Siti sambil menyiapkan barang-barang yang diorder.


Aku kemudian mengecek lagi pesan-pesan yang masuk kemarin. Setelah semua benar, aku juga membantu Siti menyiapkan orderan.


Aku menyiapkan alamat customer.


"Bu... ini dari nomor 1-5 sudah beres, bisa ibu cek lagi."


Aku mengangguk dan mengecek barang-barang orderan yang sudah disiapkan Siti.


Tak berapa lama ada yang datang mengunjungi tokoku. Siti berdiri dari duduknya dan melayaninya. Aku mulai packing orderan.


Aku kemudian menghitung ulang untuk menentukan berapa diskon yang akan kuberikan. Kemudian aku memberikan kalkulator yang sudah menunjukkan harga pas yang bisa diberikan. Deal... syukurlah, orangnya mau dan langsung menyelesaikan pembayaran.


Setelah selesai melayani pembeli, Siti melanjutkan menyiapkan orderan yang tertulis di list.


Begitulah aktivitasku bersama Siti dalam 1 tahun ini. Siti sudah bekerja di tokoku kurang lebih 1 tahun. Awalnya memang belum cekatan, tapi dalam waktu 1 bulan Siti sudah bisa menghandle orderan yang masuk dan sudah pandai pula melayani pembeli offline.


Sekitar jam 12 siang ada notifikasi pesan masuk. Aku lihat nama Pram.


Tiba-tiba hatiku terhentak. "Ooh.. Pram chatting pribadi. Aku ragu-ragu untuk membuka pesannya. " Ahh nanti saja, pas jam istirahat. Toh setengah jam lagi jam istirahat," pikirku.

__ADS_1


Aku lanjut menyelesaikan orderan, ditemani Siti.


PRAM


Subuh-subuh aku sudah di rumah. Aku biasanya pulang dari kantor subuh. Sampai di rumah, aku mandi kemudian bersiap-siap mengantar Yusuf ke sekolah. Pipin sudah menyiapkan sarapan dengan menu yang sederhana.


"Pa... ini nasi Papa..." Kata Yusuf sambil memberiku sepiring nasi di depanku.


Aku tersenyum, "Makasih Yusuf..."


Kemudian kita makan bersama.


Selesai sarapan, aku langsung bersiap-siap berangkat mengantar Yusuf sekolah,dan kemudian ke kantorku.


Skitar Setengah jam, kami sudah sampai di sekolah Yusuf.


"Pa...Yusuf masuk dulu yaa..." Kata Yusuf sambil mencium tanganku. Lalu aku meninggalkan sekolah dan menuju kantorku.


Sebelum melanjutkan perjalanan aku membuka notifikasi pesan yang masuk. Tujuanku hanya satu ARa... Tapi ternyata Ara tidak ada komen.


Ada rasa kecewa, karena aku hanya ingin tahu kabar Ara saja. Sementara yang dikangenin gak ada muncul.


Aku akhirnya melanjutkan jalan ke kantor.

__ADS_1


__ADS_2