Cintaku Gak Salah

Cintaku Gak Salah
Love you....


__ADS_3

Pagi-pagi aku sudah balik ke rumah, dan aku menjalani rutinitas ku setiap hari seperti biasa.


Badanku sudah terasa segar dan bugar. Aku bahagia hari ini, entah mengapa aku tak tahu sebabnya. Sejak aku balik dari kantor aku merasa bahagia dan sangat bersemangat.


Sampai rumah, seperti biasa aku mengucap salam ke keluargaku dna seperti biasa aku disambut hangat hanya oleh Yusuf aja. Aku tetap bahagia menerima kenyataan itu.


Aku mencari istriku yang sedang menyiapkan nasi goreng untuk sarapan kami.


"Bu... Buat nasi goreng yaa... Hmmmm yummy, baunya sampe ke luar. Papa jadi lapar nih." Kataku sambil mencium kening istriku.


Istriku hanya mengangguk dan aku tahu sikapnya seadanya saja. Tapi tak kupermasalahkan karena aku mencintainya.


"Papa tunggu di luar yaa Bu.." Kataku sambil mengambil segelas air putih hangat.


Aku duduk di teras.


"Pa... Hari ini Yusuf diantar ke sekolah agak pagi yaa Pa...Soalnya Yusuf piket hari ini." Kata Yusuf.


"Iya Nak... Sekarang kamu siap-siap dulu. Buku-buku pelajaran jangan sampai ada yang lupa dimasukkan yaa Nak. Ntar kalau sarapan dah siap, kamu tinggal makan aja. Oke."


" Iya Pa."


Tak sampai 5 menit, sarapan dah siap, dan seperti biasa Yusuf menyediakan sarapan untukku. Kemudian aku sarapan bareng Yusuf aja. Anak-anak gadisku dan ibunya kasih masih siap-siap di kamar.


Selesai sarapan aku dan Yusuf bersiap berangkat ke sekolah.

__ADS_1


"Pa.... Ntar balik dari sekolah, antar ibu ke tempat foto kopi yaa... Trus baru ke sekolah." Kata istriku memanggilku dari kamar.


" Iya Bu... Tunggu Papa yaa..." Kataku sambil berlalu bersama Yusuf.


Jalan masih sepi, jadi aku bisa mengantar Yusuf lebih cepat karena jalanan tidak macet.


Aku langsung balik ke rumah setelah selesai mengantar Yusuf.


Sampai rumah, aku melihat istriku sudah siap. Dan istriku tampak cantik sekali, sayang tanpa senyum.


"Dah siap Bu? " Tanyaku.


"Iya..." Jawab istriku singkat tanpa senyum.


Di perjalanan, istriku diam saja. Aku berusaha menghidupkan suasana yang hening dengan candaan-candaanku, tapi istriku tetap dingin. Akhirnya aku memilih untuk diam saja.


Setelah beres foto kopi berkas-berkasnya, kami lanjut ke sekolah istriku. Tak sampai setengah jam kami sudah sampai di sekolah.


"Bu... Nanti Papa jemput yaa pulangnya..." Kataku saat istriku turun dari motor dan menyalamiku.


"Gak usah, nanti ibu pulang dengan Bu Dewi aja." Kata istriku dingin.


"Ooh gitu... Iya udah, hati-hati nanti pulangnya yaa..." Kataku dan tersenyum.


Istriku mengangguk sambil merapikan bajunya.

__ADS_1


Aku lalu balik ke kantor.


Sampai di kantor, aku langsung dijejali dengan tumpukan pekerjaan yang harus aku selesaikan .


Dan kulihat wajah Pak Amin kurang bersahabat, mungkin kesal karena aku datang ke kantornya kesiangan.


Aku diam saja. Karena tadi aku sudah minta ijin ke Pak Amin lewat pesan. "Ahh sudahlah.." Pikirku yang penting aku sudah memberitahukannya. Soal marah atau tidak urusan lain.


Sampai siang pekerjaanku belum juga selesai. Aku kepikiran Ara dan sejujurnya aku sangat merindukannya saat ini.


Sejak terbangun dari mimpiku, aku ingin hari cepat terang karena aku ingin menelpon Ara. Aku rindu. Ternyata benar kalau rindu itu berat..


Namun harapanku untuk segera menelpon Ara terhalang pekerjaanku yang menumpuk.


Aku berusaha semangat mengerjakan pekerjaanku yang menumpuk dengan harapan cepat selesai dan bisa segera telpon Ara.


Siang aku hanya menjemput Yusuf terus langsung balik ke kantor lagi. Aku gak sempat makan siang di rumah. Aku ingin tugasku segera selesai.


Sebenarnya aku ingin menelpon Ara sebentar saja hanya mengabari kalau aku sudah sehat namun aku sadar kalau aku dan Ara kalau sudah telponan suka lupa waktu, gak bisa sebentar.


Sorepun tiba. Akhirnya pekerjaanku selesai dan langsung aku serahkan ke bosku. Lalu aku keluar mencari warung dekat kantor untuk makan siangku yang terlambat


Selesai makan aku langsung menelpon kekasihku.


Aku bahagia mendengar suaranya dan melihatnya bahagia.. Ara, aku sungguh mencintaimu. Love you....

__ADS_1


__ADS_2