Cintaku Gak Salah

Cintaku Gak Salah
20 tahun berlalu


__ADS_3

ARA


Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun. Sekarang sudah memasuki tahun 2017.


Sekarang sudah ada handphone dengan bermacam-macam merk, dan sosial media semakin berkembang. Sudah ada facebook dan WhatsApp.


Zaman semakin berkembang.


Aku sekarang sudah dikaruniai 4 orang anak. 2 laki-laki dan 2 perempuan. Urutan dari yang paling besar, Aldi, Arjun, Azka dan paling kecil bernama Arini.


Aldi dan Arjun sudah tumbuh menjadi remaja yang pandai dan sehat.Dan Azka tumbuh menjadi gadis yang periang dan suka membantu. Sedangkan anakku yang bungsu Arini, tumbuh menjadi gadis kecil yang cerdas cuma agak manja.


Suamiku sudah mengambil pensiun dini dari perusahaan swasta tempatnya bekerja. Sedangkan aku sekarang menjadi pemilik sebuah toko aksesoris.


Sejak suamiku pensiun, aku mulai mencoba bisnis online aksesoris lewat sosial media di samping mengelola toko offline juga. Aku menjalani bisnisku dengan santai tapi pasti.


Sejak suamiku berhenti bekerja di perusahaan asing swasta suamiku sekarang bekerja di perusahaan swasta yang lain lagi.


"Dek, besok hari Sabtu kita akan pergi ke tempat wisata X. Kita akan menginap semalam di sana. Semua membawa keluarga. " Kata suamiku di telpon.


"Oh iyaa bang... Nanti aku sampaikan ke anak-anak. Pasti mereka senang sekali, karena sudah lama sekali kita tidak pergi liburan."


"Iyaa... Nanti aku usahakan pulang cepat yaa.. karena aku pingin ngajak anak-anak jalan ke Mall untuk membeli keperluan liburan besok."


"Iya bang...nanti aku selesaikan orderan ini dulu terus langsung aku kirim, baru aku pulang bang." Kataku.


"Iyaa dek..." Kata suamiku kemudian mengakhiri telpon.


Karena aku takut lupa, aku langsung menulis pesan di group keluarga, kalau nanti sore papanya akan cepat pulang dan akan mengajak mereka jalan-jalan ke mall. Anak-anakku seneng sekali.


Aku melanjutkan menyelesaikan orderan kota J agar hisa segera langsung dikirim.


Sore harinya suamiku sudah lebih dulu sampai di rumah.


Sampai di rumah aku langsung bersiap-siap untuk pergi jalan-jalan. Semua sudah siap, dan kita pun berangkat.

__ADS_1


Di Mall kami membeli keperluan liburan secukupnya saja. Karena di tempat wisata itupun banyak minimarket.


selesai berbelanja, kami pergi ke lesehan asri yang letaknya tidak jauh dari Mall. Kami makan malam bersama.


"Ma... besok siapa aja yang ikut ma? " Tanya Aldi yang sekarang sudah menjadi remaja.


"Kata Papa, besok itu kita akan pergi dengan Om Ahmad dan Om Zul... Semua membawa keluarganya." Kataku sambil menyuapi Arini yang makannya masih belepotan.


"Ooh berarti 3 keluarga yaa Ma.." Kata Aldi. Dan aku pun mengangguk.


"Wah bakal asyik besok tu Ma, ada anak-anaknya Om Zul. Arjun lebih suka sama anak-anak Om Zul Ma, lebih asyik dibandingkan dengan anak-anak Om Ahmad." Kata Arjun menimpali.


Aku hanya tersenyum saja. Papanya juga ikut tersenyum. Memang anak-anakku lebih nyambung ngobrolnya kalau pergi dengan keluarga Om Zul. Kata mereka, kalau anak-anak Om Ahmad terlalu serius jadi gak santai ngobrolnya.


"Sudahlah,, besok kalian harus gabung dengan semua anggota yaa... Jangan pilih-pilih. Siapa tahu sekarang setelah anak-anak Om Ahmad bertambah besar, mereka gak terlalu serius. Ok..." Kataku


"Iya Ma..." Kata Aldi dan Arjun hampir bersamaan.


"Kalau Arini lebih suka sama kakak Yani, anaknya Om Ahmad. Arini bisa main petak umpet." Tiba-tiba saja Arini nyeletuk.


"Iya.. Arini mau berenang besok. Kakak Azka juga berenang yaa... Temenin. Arini." Kata Arini sambil menyenggol tangan kakak Azka nya. Dan Azka hanya mengangguk


"Azka, besok bantu adikmu siapin baju renang sama perlengkapan baju yang mau dibawa yaa." Kataku pada Azka.


"Iya Ma..."


Setelah selesai makan malam, kami pun beranjak pulang.


Sesampainya di rumah aku dibantu Azka, anak gadisku menyiapkan pakaian dan perlengkapan yang akan dibawa untuk berlibur.


Setelah semua beres, aku menyuruh semua untuk istirahat lebih awal supaya besok bisa berangkat pagi.


***


Pagi-pagi sekali kami semua sudah siap untuk berangkat berlibur ke daerah wisata X, letaknya di pegunungan.

__ADS_1


"Bagaimana anak-anak? Sudah siap semua kan... Sehat-sehat semua yaa anakku?"


"Ya Pa..." Anak-anak menjawab hampir bersamaan kecuali Arini yang sibuk dengan bonekanya.


"Bang, nanti kita ketemu di mana dengan Om Zul ma Om Ahmad?" Aku bertanya kepada suamiku.


"Nanti kita bertemu di Perempatan Halte bis X. Tadi aku sudah telponan dengan Zul ma Ahmad."Kata suamiku.


"Ooh iyaa bang..."


Sekitar setengah jam perjalanan, akhirnya kita sampai di perempatan halte bis yang dimaksud. Dan benar saja di sana sudah menunggu Om Ahmad dan keluarga. Kalau Om Zul mungkin masih dalam perjalanan.


Aku dan suami keluar menyapa Om Ahmad dan keluarga, sedang anak-anak tetap di dalam mobil


"Hai... bagaimana ne pasukan Om Ahmad, sudah siap ne mau berlibur? " Kata suamiku menyapa anak-anak Om Ahmad.


"Siap Om.." Kata Yani.


"Tante... Arini ikut kan tante..." Yani bertanya kepadaku.


"Yaa sayang.. Adek Arini ikut. Tu duduk di dalam mobil ma bonek kesayangannnya." Kataku sambil tersenyum.


Tak berapa lama Om Zul akhirnya datang juga. Setelah semua siap, kami berangkat beriringan.


Mobil Om Ahmad posisi di paling depan, mobil rombonganku di tengah dan mobil Om Zul paling belakang.


Jalan yang kami lalui untu sampai ke daerah wisata pegunungan X itu boleh dibilang berliku dan agak extrim. Jadi harus extra hati-hati.


Setelah hampir 4 jam perjalanan, akhirnya kita sampai di tujuan.


Kami langsung keluar dari mobil masing-masing dan menuju resepsionis hotel tempat kami menginap.


Untuk kamar hotel sudah dibooking oleh suamiku, jadi setelah semua urusan administrasi beres, kami masuk ke kamar masing-masing.


Perjalanan yang lama, berliku-liku dan extrim membuat kami harus beristirahat dulu di kamar masing-masing.

__ADS_1


__ADS_2