Cintaku Gak Salah

Cintaku Gak Salah
Maafin Papa yaa Bu....


__ADS_3

Pagi-pagi aku bangun. Aku buat naai goreng untuk istri dan anak-anakku. Aku audah mendingan, badan sudah bisa dipakai kerja.


"Ayooo semua sarapan dulu nih... Papa buat nasi goreng... " Aku memanggil anak-anakku untuk sarapan.


Yusuf langsung mencariku ke dapur dan membantuku menata piring-piring yang sudah terisi nasi goreng.


"Yusuf, Papa mau bawain nasi goreng ini ke kamar untuk ibumu dulu yaa...Ajak kakak-kakakmu sarapan yaa Nak." Kataku pada Yusuf.


"Iya Pa... "


Aku masuk kamar, dan kulihat istriku masih tidur.


"Bu... Bangun, sarapan dulu yuuuk..."


"Ooh sudah pagi yaa Pa... " Kata istriku.


"Iyaa Bu ... Sarapan dulu yaa, Papa buat nasi goreng... Papa suapin yaa..." Kataku.


Istriku mengangguk dan akupun mulai menyuapi istriku.


Melihat istriku lahap menyantap sarapannya membuatku bahagia...


"Bu... Papa sayang ma ibu... Ibu harus banyak makan yaa, trus minum obat.Yaa..." Kataku.


Istriku tersenyum. "Makasi yaa Pa..."


Aku tersenyum dan mengecup keningnya.


"Ibu mau tambah nasi goreng lagi?" Tanyaku.


"Gak Pa... Ibu dah makan banyak sekali pagi ini. Cukup Pa...Oh iyaa, Papa sendiri dah sarapan atau belum?" Tanya istriku.


" Papa gampang, ntar Papa sarapan. Papa buat nasi goreng banyak lho..." Kataku.


" Iyaa udah, kalau gitu Papa sarapan dulu yaa..


Inu mau mandi."


" Iyaa yaa... Papa audah siapkan air hangat untuk ibu mandi."


Istriku tersnyum kemudian menggenggam tanganku.


" Pa... Ibu cinta banget ma Papa. Maafin ibu yaa, selama ini sering berkata kasar ke Papa."

__ADS_1


" Duh... Bu, yang harus minta maaf itu Papa... Ibu gak salah... Maafin Papa yaa Bu..." Sambil kutatap mata istriku.


" Hmm sekarang sebaiknya ibu mandi dulu yaa.. Takutnya nanti air hangat nya keburu dingin." Kataku sambil merangkul istriku.


Muncul Sabila dari pintu kamarnya.


"Ooh ibu mau mandi yaa? " Tanya Sabila.


"Iyaa sayang .."


"Kalau begitu, ibu mandinya Sabila temani yaaa Bu..."Pinta Sabila.


Istriku mengangguk.


"Iya udah klo gitu Papa sarapan dulu ya..." Kataku berpamitan ke istri dan anakku.


Aku melihat nasi gorengnya sisa sedikit


"Yusuf, kakak-kakakmu sudah sarapan semua?"


"Sudah Pa...Tinggal Papa aja yang belum."


"Ooh gitu, Papa sarapan dulu yaa Nak."


Selesai sarapan aku langsung mandi dan bersiap-aiap untuk ke kantor.


"Pa... Papa mau ke mana?" Tanya adek.


" Papa mau ke kantor Dek..." kataku.


"Ooh Papa dah sehat yaa? Maksud adek Papa sudah bener-bener sembuh?"


" Iyaa Dek...Badan Papa sudah baikn Dek."


Kemudian aku ke kamar untuk pamitan dwngan istriku.


" Bu... aku mau ke kantor dulu yaaa.. Nanti aiang Papa bawakan masakan yang sudah matang yaa..."


"Iya Pa... Maafin ibu yaa..Ibu belum bisa masak. Besok kalau ibu sembuh, ibu langsung siapan sarapannya"


"Iyaa... Tapi sekarang Papa minta ma ibu...Ibu harus bener-bener sehat yaaa... Papa gak mau liat ibu capek. Yaa ???"


Istriku mengangguk.

__ADS_1


*Sekarang Papa berangkat yaa... Yusuf sudah berangkat duluan tadi Ma.


"Iyaa Pa... Hati-hati di jalan yaa.." .


"Iyaa Bu..


Aku kemudian melihat pesan-pesan yang masuk.


"Dek... Kamu jalan sama Papa pakai mutor aja yaa?"


"Hmmm , Adek mau ke tempatnya temen adek dulu bentar . Boleh yaa Pa?


" Iyaa... tapi jangan lama-lama yaa Dek. Biar adek bisa bantu Papa , maklum Papa baru ngerasa baikan.."


"Iyaa Pa..."


Kemudian aku dan Rahma sama-sama meninggalkan rumah dengan tujuan berbeda.


Sampai di kantor, aku langsung membuat desain untuk beberapa orderan yang sudah masuk.


Sekitar jam 11, aku istirahat dan menelpon istriku. Aku khawatir karena istriku sendirian di rumah dalam keadaan masih kurang sehat.


Telponku diterima.


"Bu... Lagi ngapain?" Tanyaku.


"Ibu lagi coba menyapu lantai kamar Pa." Kata istriku.


"Lho Bu, tolong ibu jangan kerjain apa-apa dulu yaa... Biarkan dulu. Ibu istirahat aja dulu. Tadi obatnya sudah diminum kan?"


"Iyaa sudah Pa. Ini ibu selesaikan sedikitblagi, trus ibu tidur."


"Dengerin Papa, ibu jangan kerjakan apapun!!! Seoarang ibu istirahat, tidur!!! Kalau belum ngantuk, ibu baring-baring aja di yempat tidur yaaa... Tolong dengerin Papa, ibu istirahat dulu yaa... Please..."


"Iyaa Pa...."


"iya udah, sekarang Papa kerja dulu bentar, nanti siang Papa pulang yaa. Udah dulu yaa Bu.."


Kemudian telepon pun berakhir.


"Yaa Tuhanku... Bantu aku membangun usahaku ini. Aku ingin membahagiakan istri dan anak-anakku." Doaku.


Aku harus sehat, harus kuat dan semangat tinggi untuk mewujudkan semuanya.

__ADS_1


__ADS_2