
Warning : Nanti malam sudah mulai ke kisah anak-anak mereka ya. Jangan lihat judul awal novel ini, Hampir semua tokoh lelaki di novel ini mengikuti jejak kedua orang tua mereka yang menjadi dokter tapi bukan duda ya hahaha.
Kisah mereka akan tetap di upload di novel ini. Ada beberapa alasan sih yang membuat aku menulis kisah anak-anak mereka di sini. Pertama males kontrak lagi, malas revisi lagi. Nyaman di sini deh.
Ada yang punya saran kisah para pemeran di bawah ini di kasih judul apa yang tepat?
****
Zayden Alfahri (23 th) sangat mencintai kakak sepupunya sendiri, ia sudah mengklaim Cantika Anastasya Samudra (23 th) sebagai miliknya tak ada yang bisa memiliki Cika selain dirinya bahkan kembarannya saja tidak diperbolehkan untuk mendekati Cika ataupun sekedar mengobrol dengan Cika.
__ADS_1
"Lo milik gue Cika Sampai kapanpun akan tetap menjadi milik gue!" gumam Zayden menatap Cika dengan tajam.
Posesif, arogan, dingin, kasar, dan toxic membuat Cika seakan ingin menyerah dengan hubungannya pada Zayden tetapi ia sadar rasa cintanya juga besar untuk Zayden hingga ia memutuskan bertahan walau hatinya terkadang merasa tertekan setiap kali sifat arogan dan kasar Zayden membuatnya muak. Cika ingin melepaskan Zayden tetapi hatinya pun tak bisa. Banyak yang tak tahu jika Zayden memiliki kepribadian Ganda, keduanya sangat mencintai Cika. Jika Zayden bisa bersikap sangat manja berbeda halnya dengan Aiden yang bisa melukai Cika di saat ia merasa cemberu. Mampukah Cika menaklukkan Aiden? Atau memilih menyerah dan memilih Zayyen yang diam-diam juga mencintainya.
"Zayden, please jangan seperti ini! Zayden-nya Cika gak pernah kasar hiks.. " Cika meringkuk ketakutan saat Zayden menyakitinya. Tetapi mengapa ia tetap mencintai lelaki ini?
Zayyen Alfahri (23 th) diam-diam mencintai kekasih kembarannya sendiri hingga ia memutuskan menjadikan Delisha Ivana Mahendra (16 th) menjadi kekasihnya sebagai pelampiasan agar bisa melupakan Cika. Delisha yang polos tak menyadari hal itu, ia pikir Zayyen benar-benar mencintainya karena sejak kecil Delisha sangat mencintai Zayyen hingga ia mengetahui fakta jika Zayyen hanya menjadikan dirinya pelampiasan. Delisha bimbang ingin mengakhiri hubungannya atau tidak dengan Zayyen tetapi rasa cintanya membuat dirinya bodoh, ia tetap bertahan ketika Zayyen tetap dingin dan tak acuh kepadanya. Senyum yang seharusnya diberikan Zayyen untuknya tidak pernah Delisha dapatkan. Hingga Delisha menyerah namun Zayyen menariknya untuk kembali.
"Gue emang pacar lo tapi maaf untuk hati, gue gak bisa memberikannya." gumam Zayyen di dalam hati ketika melihat Delisha. Sekeras apapun ia mencoba mencintai Delisha tetap saja ia tidak bisa. Zayyen terluka dan Delisha lebih terluka.
__ADS_1
"Delisha bodoh ya, Kak? Mencintai lelaki yang tak pernah mencintai Delisha?" gumam Delisha saat mengetahui fakta yang sangat menyakitkan untuknya. Delisha beruntung di sayangi dan di manja keluarganya tetapi Delisha juga ingin merasakan Zayyen memanjakannya walau hanya sedetik saja.
Haidar Erlangga (23 th) adalah sahabat dari Zayyen dan Zayden. Tanpa di sadari oleh Zayyen, Haidar selalu menolong Delisha di saat Zayyen tak ada untuk Delisha, perhatian kecil yang di lakukannya untuk Delisha membuat rasa cinta dan sayang itu tumbuh. Haidar tidak akan membiarkan Delisha terluka walaupun cintanya tak terbalas kepada gadis itu. Haidar seperti musuh untuk Delisha karena setiap kali mereka bertemu mereka selalu berantem, Haidar selalu membuatnya kesal. Tetapi Haidar juga tak menyadari jika Zevana Griselda Alfahri (17 th) menyimpan rasa kepada dirinya bahkan Zenava selalu mencari perhatian kepada Haidar saat lelaki itu datang ke rumahnya untuk bermain dengan kedua kakaknya yang tak pernah akur. Zevana tidak tahu penyebab kedua kakak posesifnya itu bermusuhan yang jelas Zenava selalu merinding ketika melihat manik mata keduanya yang memperlihatkan aura permusuhan. Zevana sakit karena cintanya tak terbalas tetapi ia hanya bisa diam melihat Haidar tak pernah peka dengan perasaannya.
"Gue akan merebut Delisha dari Zayyen! Demi apapun gue gak suka lihat Delisha menangis!" ucap Haidar di depan Zenava, lelaki itu tidak tahu betapa sakitnya hati seorang Zevana saat ini.
"Kamu gak bisa melihat Delisha menangis?! Tapi mengapa kamu selalu membuatku menangis?" gumam Zevana di dalam hati.
Akankah semua tokoh di cerita ini menemukan kebahagiaannya? Ikuti kisah mereka sampai selesai.
__ADS_1