It'S Perfect

It'S Perfect
Vlog


__ADS_3

Saga melajukan motornya dengan kecepatan tinggi, ia merasa kesal karena Dikta menuduh Saka akan menghancurkan rumah tangganya.


"gua gak habis pikir sama Dikta, kenapa dia nuduh kak Saka gitu aja. emang gua sempet curiga, tapi setelah liyat kak Saka nolongin gua sama Lesya waktu itu, gua yakin kak Saka bukan orang kayak gitu!" Saga kembali menarik gas dengan dengan kencang. setelah menempuh perjalanan beberapa menit, ia sampai di coffe shop tempat ia bekerja.


ketika Saga sampai, manager ditempat itu menghampiri Saga. "ada apa Saga, ini belum saatnya jam kerjamu!"


"hari ini aku libur sekolah, jadi aku datang lebih awal" ucap Saga dengan senyum tipisnya menutupi kekesalannya.


"ya sudah aku tinggal dulu ya Saga" Saga hanya mengangguki ucapan dari sang manager.


ketika Saga tengah sibuk berkutat dengan ponselnya, saat itu Elsa datang dan bergabung betsama dengan Saga. "gai kak, udah beberapa hari aku gak lihat kakak kerja?" tanya Elsa


mengetahui ada yang mengajaknya bicara, Saga kemudian memasukkan ponselnya disaku jaketnya. "ya, gua emang gak masuk beberapa hari" tukas Saga.


"emm.. gimana kalo kita collabs buat seru-seruan?" Elsa tersenyum manis.


Saga tidak bisa memungkiri bahwa Elsa memang sangat manis, ia juga sangat pandai memadu padankan pakaian sesuai dengaj usianya yang baru enam belas tahun. dengan mode busana kekinian ditambah pasrasnya yang cantik, memang banyak membuat lawan jenis menjadi tertarik kepadanya.


"gimana kak, mau nggak?" sekali lagi Elsa memastikan.


'apa lebih baik gua terima aja ajakan Elsa? lagi pula jam kerja gua masih lama! batin Saga.


"emm.. okey, kita mau collabs apa?" Saga akhirnya menerima tawaran dsei Elsa.


"kita ngevlog disini aja sekalian promot tempat ini biar tambah ramai gimana kak?"


"oke lets go!"


saat itu Elsa memukai vlognya dengan Saga. ia mempromosikan tempat itu dengan sangat baik.hingga tanpa sadar, Saga terus memperhatikan segala tingkah laku dari Elsa.


'ni anak kalo dilihat-lihat manis juga. ah tapi tetep mba istri yang lebih segalanya. walaupun umurnya jarak empat tahun lebih tua dari gua, tapi dia kelihatan lebih muda dari gua! dan yang pasti hatinya baik, dan gak ada yang bisa gantiin posisinya dari hati gua meskipun dulu kita nikah cuman gara-gara terpaksa'


"udah selesai kak, mending kita balik kedepan yuk!" ajak Elsa yang segera menggandeng Saga. namun ketika mereka sampai didepan, banyak sekali penggemar Elsa dan Saga yang datang. sontak coffe shop menjadi sangat ramai.

__ADS_1


***wah kalian pacaran ya?


ya walaupun gue patah hati lihat kak Saga punya cewe, tapi kalo ceweknya kaya Elsa gue rela kok***.


mendengar ucapan para pengunjung sekaligus penggemar Saga dan Elsa, banyak sekali yang berasumsi bahwa Saga dan Elsa adalah pasangan kekasih. bahkan sudah ada yang mengunggah kabar tersebut keakun media sosial.


dan dengan cepat, kabar tersebut menjadi trending topik dan membuat beberapa fans menjuluki mereka sebagai GAEL COUPLE.


_


Dikta yang saat ini tengah berbincang dengan Alden, dikejutkan dengan notifikasi yang masuk diponselnya. salah satu grup penggemar Saga,Dikta dan Alden memposting foto Saga dengan Elsa yang tengah bergandengan dengan Saga yang menatap intens Elsa.


"coba lu lihat ini Al"


Alden pun menuruti ucapan Dikta dan melihat postingan tersebut. Alden membuka lebar mata dan mulutnya, ia tidak bisa mencerna apa yang saat ini dilakukan oleh sahabatnya yang sedang merajuk dari mereka berdua.


"ini si gila menurut gua Ta. apa Saga gak inget sama pengorbanan mba Lesya yang rela ninggalin kemewahan dan jabatannya demi dia?! Alden terlihat sangat kesal dengan apa yang dilakukan oleh Saga yang ia anggap mengkhianati Lesya.


"gua juga heran sama Saga, Al. padahal dia keselnya sama gua, tapi kenapa dia ngeluapin kekesalannya dengan nyakitin mba Lesya?" ujar Dikta.


Alden yang terlalu gerusah gerusuh tanpa memperdulikan kondisinya saat inipun hendak berbalik, namun karena ia terlalu cepat memutar, kursi rodanya terangkat sebelah. dan saat itu Dikta lagi-lagi menyelamatkan Alden kembali dengan menangkap Alden.


namun saat itu ada yang berbeda dari Dikta, ia merasa ada yang aneh saat ia menatap wajah Alden.


deg deg


lagi-lagi jantungnya berdegup kencang. entah apa yang salah, namun ini tidak wajar untuk Dikta. dan saat itu ia segera membantu Alden kembali duduk diatas kursi rodanya.


"lu itu harus hati-hati Al, lu gak inget sama kaki lu yang masih sakit hmm?"


"iya sorry Ta, gua kesel banget lihat kelakuan si Saga. walaupun gua udah mutusin buat gak ngejar mba Lesya lagi, tapi gua masih perduli sama dia!"


"iya gua tau Al. tapi saat ini ada yang lebih penting, kita harus serahin batu ini supaya kasus Friska bisa cepet kebongkar."

__ADS_1


"bener juga yang lu bilang Ta! tapi mba Lesya gimana Ta?"


"kita lihat nanti Al. oh ya, gua mau nyerahin batu ini, lu dirumah sendiri gak pa-pa kan Al?"


Alden mengangguki ucapan Dikta.


sementara itu, saat ini Saka, Liyora dan juga Ella tengah berkumpul dirumah Saka. mereka begitu penasaran dengan siapa seseorang yang sempat menguping perbincangan mereka siang tadi.


Liyora terlihat cemas, ia menggigiti ujung kukunya untuk mengatasi kegelisahan yang ia rasakan. namun berbeda dengan Ella yang saat itu justru asik memakan salat buah yang ia pesan.


"apa aku menyuruhmu makan Ella?" ucap Saka sembari melirik tajam ke arah Ella.


"enggak kok babe, tapi aku cuman pengen ngemil aja!" sahut Ella dengan santainya. ia justru tidak menatap Saka sehingga membuat Saka meradang.


brakk


Saka menggebrak meja yang ada diruangan itu, seketika Ella menghentikan aktifitasnya dan kini benar-benar memperhatikan rundingan bersama.


"tapi sebenarnya apa yang kamu lakukan Liyora? sebagai anggota, kenapa aku tidak diberitau." ujar Ella.


saat itu Liyora dan Saka hanya saling melempar pandangannya. seakan tau apa yang dipikirkan oleh Ella, Saka menggeleng agar Liyora tidak menceriktakan kepada Ella.


"kamu hanya perlu menuruti apa yang aku peritahkan, kamu tidak perlu mengetahui semuanya"


namun sebelum mereka melakukan apapun, Liyora memberitahu tentang Saga yang kabarkan memjalin hubungam dengan gadis lain. dan disaat itulah Liyora dan Saka tersenyum miring.


"sebaiknya sekarang kamu kirim berita itu kepada Lesya, Liyora. dengan begitu rumah tangga Saga dan Lesya akan terguncang. dan mana tau hal itu bisa membuat mereka bercerai!" Saka begitu yakin dengan ucapannya.


.


.


.bersambung.

__ADS_1


.


__ADS_2