It'S Perfect

It'S Perfect
Arti Diamnya Seseorang


__ADS_3

Kedua mata Lesya terbelalak melihat Saga yang membuka pintu di ruang pribadinya yang berada di kantor. bukan karena apa-apa saat itu Lesya takut jika Saga salah paham karena melihatnya yang tengah berada di atas Yoo joon yang saat itu sebenarnya terjatuh.


"kalian, apa yang kalian lakukan hmm? "


"Saga, ini semua tidak seperti yang kamu pikirkan" jawab Yoo joon yang segera membantu Lesya untuk bangkit dari posisinya.


Saat itu ketika Yoo joon berusaha menjelaskannya, Lesya justru terdiam tanpa menjawab apapun sehingga membuat Yoo joon menghentikan ucapannya. sementara Saga, Saga tak lagi mendengarkan Yoo joon dan segera menarik Lesya dan memegang kedua pundak Lesya dan menatapnya lekat.


"kenapa kamu diam Lesya, kamu tidak berusaha menjelaskan apa yang terjadi? "


Lesya masih terdiam, saat itulah Yoo joon teringat dengan apa yang di katakan oleh Lesya. dan Akhirnya Yoo joon memilih untuk pergi dari ruangan.


Saga lalu mengguncang tubuh Lesya yang saat itu diam seribu bahasa. dengan begitu Saga tidak ingin terburu-buru dengan apa yang ia duga, Saga berusaha menenangkan dirinya dan ingin memastikannya sekali lagi terhadap Lesya.


"Lesya, apa yang sebenarnya tidak seperti yang aku pikirkan kan?"


Saat itulah Lesya memberanikan dirinya untuk menatap kedua mata Saga dengan lekat. menatap semakin dalam, dan semakin dalam. dan tanpa mengatakan apapun, jauh didalam sanubarinya Lesya merasa hancur ketika ia melihat kepercayaan di mata Saga dan akan segera ia patahkan kepercayaan itu.


"kamu tentu taukan Saga, apa arti dari diamnya seseorang"


deg

__ADS_1


Ucapan Lesya kali ini berhasil membuat Saga membulatkan kedua matanya. Saga menggeleng dan memegang pundak Lesya dengan erat.


"apa maksudmu Lesya? apa? "


"kamu bukan anak kecil lagi kan Saga? dan kamu tentu tau selama kamu menghilang, Yoo joon yang selalu bersamaku. menemaniku dan memberiku semangat untuk melanjutkan hidupku dengan Elgara"


"apa ini Lesya, sebelumnya tidak begini"


"memang tidak, tapi kamu bisa lihat beberapa menit lalu jika aku dan Yoo joon-"


"Lesya" Saga membentak Lesya dengan mengangkat tangannya.


Yoo joon tidak tega melihat keadaan sahabatnya saat ini yang berada di rumahnya dalam keadaan kacau. mata yang sembab dan rambut yang acak-acakan.


"aku benci dengan keadaan ini Joonie, untuk apa banyak uang dan harta jika itu semua tidak ada gunanya untuk melindungi keluargaku Joonie? kenapa aku harus mengorbankan salah satu orang yang sangat aku sayangi Joonie kenapa?"


"tenang Lesya tenang, saat ini kau sedang kalut. kita akan melakukan sesuatu untuk rumah tanggamu, tapi kau harus tenang"


Yoo joon berusaha menenangkan Lesya. ia bahkan membuat suatu rencana tanpa di ketahui oleh Lesya saat ini.dan mendengar ucapan dari Yoo joon, Lesya menautkan kedua alisnya dan menatap Yoo joon penuh tanya.


Sementara itu Saga yang pergi dengan amarah segera menuju ke sebuah klub untuk melampiaskan amarahnya dengan minuman. berulang kali bayangan ketika Lesya bersama dengan Yoo joon terus menguasai benaknya.

__ADS_1


Kesadaran yang sudah semakin berkurang membuat keadaan Saga semakin kacau. setelah merasakan amat pusing, Saga meninggalkan klub tersebut dengan berjalan kaki.


Langkah kaki yang gontai membuat Saga dihindari oleh orang-orang yang melintas.


brugh


Saga terjatuh karena menabrak seseorang. ia memegangi kepalanya yang terasa sangat sakit tujuh keliling.


Saga berusaha bangkit, namun ia begitu kesusahan karena kepalanya terasa berputar.


"biar aku bantu" seseorang mengulurkan tangannya.


Saga tidak melihat siapa yang mengulurkan tangan dan berniat untuk meraihnya, namun ketika Saga hampir menyentuh tangan tersebut, sang pemilik tangan segera menarik tangannya dan membuat tangan Saga terjatuh karena sudah hampir kehilangan kesadarannya.


Dengan sisa tenaganya Saga mendongak dan melihat sosok yang berdiri dihadapannya dengan senyum yang terluas di wajahnya.


"kau"


.


. bersambung

__ADS_1


__ADS_2