
Selain Dikta yang berada didalam menemani Alden yang masih terbaring di atas ranjang rumah sakit, saat itu semuanya keluar dari ruangan termasuk Dita.
"Dita, kenapa kamu ikut keluar?" Tanya Dylan.
"Aku harus pulang kak, sudah lama aku tidak pulang. Aku akan melihat keadaan Kenan sekarang"
"Biar aku antar" Tawar Dylan. Hal itu pun di setujui oleh semuanya. Mereka tau jika tidak baik membiarkan seorang perempuan yang lemah untuk pergi sendiri.
Tetapi semuanya mendadak terpaku dengan dua orang yang tengah melintas sembari mengikuti suster yang mendorong brankar ke ruangan UGD .
"Joonie"
Hingga suara Lesya membuat semuanya tersadar jika memang apa yang mereka lihat benar.
Tetapi karena Yoo joon yang tidak mendengar panggilan dari Lesya, Lesya berlari mengikuti Yoo joon dan di susul oleh Saya. Bahkan Andi pun ikut menyusul karena selain Yoo joon, Via pun turut ikut bersama suster untuk mendorong brankar.
"Aku kira aku hanya melihat orang yang mirip dengan kak Yoo joon. Tapi ternyata itu memang benar kak Yoo joon" Ucap Dita
Melihat Dita yang begitu terpagut melihat ke arah Yoo joon membuat Dylan menautkan kedua alisnya. Ia berpikir apakah Dita masih memiliki perasaan kepada Yoo joon. Tetapi Dylan segera menggeleng.
'Aku tidak bisa berpikir seperti ini. Pasti Dita hanya sekedar khawatir karena memang ia orang yang perduli dengan siapapun"
Dylan tidak ingin berpikir yang tidak-tidak mengenai Dita, hingga ia membuang pikirannya jauh-jauh tentang dugaannya itu.
"Dita, bagaimana kalo kita pergi sekarang. Kau ingin melihat keadaan Kenan bukan?"
__ADS_1
Dita sebenarnya sangat penasaran kenapa Yoo joon yang selama ini lama tidak terlihat, justru mereka kembali bertemu di rumah sakit.
"Emm kak Dylan, apa kak Dylan tidak ingin melihat siapa yang tadi di bawa oleh kak Yoo joon? "
"Aku sangat ingin tau Dita. Tapi bukannya kau ingin melihat Kenan, jadi nanti aku akan melihatnya setelah aku mengantarmu"
Karena Dita tidak ingin membuat dirinya semakin tidak terkendali karena melihat Yoo joon, Dita pun memutuskan untuk tidak melihatnya dan segera pulang untuk menemui adiknya.
-
"Joonie"
Yoo joon menoleh ke sumber suara. Saat itulah ia tau jika Lesya berada di rumah sakit yang sama dengannya. Dengan sedikit berlari Lesya memeluk Yoo joon.
Lesya memang sudah menganggap Yoo joon seperti saudaranya sendiri. Hingga ia tidak sungkan memeluknya meskipun di hadapan banyak orang termasuk di depan suaminya sendiri.
(Joonie, bukannya kamu masih di luar negeri?)
"cham-eulo naneun haeoe Sya, geuleona naneun oneul mag dol-awassda."
(memang aku di luar negeri Sya, tapi hari ini aku baru kembali)
Saga tidak tahan mendengar percakapan mereka, akhirnya Saga berjalan dan menarik tangan Lesya.
Suasana mendadak menjadi tegang. Semuanya khawatir jika Saga akan membuat keributan karena cemburu melihat kedekatan Lesya dengan Yoo joon.
__ADS_1
"Ada apa Saga? " Tanya Lesya dengan tenang
"Aku tidak akan melarang kalian ngobrol, cuman kenapa kalian pakek bahasa yang aku nggak ngerti? "
Lesya dan Yoo joon pun di buat tertawa karena sikap Saga yang menurut mereka menggemaskan karena seperti anak kecil yang kebingungan.
"Kami tidak berbicara yang aneh Saga. Hanya saja Lesya menanyakan kenapa aku sudah ada di Indonesia"
"Eh tapi kenapa kamu ke rumah sakit bersama Via Joonie? Siapa yang sakit? " Lesya kembali membuat suasana seperti semula dengan rasa ingin tau siapa yang di bawa Yoo joon ke rumah sakit.
"Arga" Balasnya singkat.
"Tadi tuan Arga menolongku ketika sebuah mobil melaju dengan kencang dan hampir menabrakku. Tapi karena Tuan Arga mendorongku, jadi dirinyalah yang tertabrak"
_
Saat ini Sharena benar-benar merasa tidak tenang. Ia begitu cemas dengan keadaan Arga yang sudah tertabrak oleh anak buahnya.
"Astaga, bagaimana dengan keadaan bang Arga? Apa dia bisa selamat setelah tertabRak begitu kencang? "
"Gue nggak mau bang Arga kenapa-kenapa. Kalau sampek bang Arga kenapa-napa, itu semua gara-gara Via. Kenapa dia harus melibatkan bang Arga"
Meskipun sudah berbuat salah, Sharena tetap tidak sadar dan justru menyalahkan orang lain. Ia justru semakin membenci Via dan membuat dirinya bertekat untuk mencelakai Via.
.
__ADS_1
. Bersambung