It'S Perfect

It'S Perfect
Berkata Jujur Atau Tidak


__ADS_3

Kericuhan yang terjadi karena ibu mertuanya membuat Via tertekan hingga membuat kepalanya pening. namun Via tidak mengatakan apapun dan memilih untuk diam. tetapi seseorang tiba-tiba kembali membuat kericuhan.


"Tante, kita sudah ditipu oleh perempuan ini!" selorohan Rizza yang baru datang membuat dahi Ibu Andi berkerut.


"apa maksud kamu Rizza? "


"asal tante tau, bayi ini bukan anak Andi tante. bayi ini bayi har*m"


Semua yang mendengar sontak membulatkan kedua matanya karena ucapan dari Rizza. dan hal itu memancing kemarahan dari Andi yang tentu saja tidak Terima jika Rizza berkata seperti itu.


"jangan bicara sembarangan Rizza. selama ini aku mau bertunangan denganmu itu karena mamaku, tapi jika kamu melampaui batas seperti ini aku bisa bertindak diluar yang kau duga" Andi sangat berbeda dari biasanya, ia merasa sakit ketika putri kecilnya di katai sebagai anak Har*m.


"aku tidak sembarangan Andi. lagi pula aku tau siapa ayah dari bayi itu"


"jangan berkata sembarangan ku bilang Rizza"


"kalau kamu tidak percaya, lihat ini. ayahnya ada disini bersama kita"


Rizza menyodorkan ponsel miliknya. Andi enggan untuk meraihnya, namun karena ia juga penasaran apakah Rizza berkata jujur atau tidak akhirnya Andi memutuskan untuk memutar sebuah video.


🎥


"kenapa kau sangat lama? "


"maaf tuan Arga, aku berusaha sampai secepatnya. tapi jalanan macet tuan"


"kalau begitu, kau harus ikut seperti yang intruksikan seperti saat di telefon. aku mau ketika orang-orang sudah tidur kau mengambil rambut dari bayi yang aku jenguk."


"apa bayi itu memang benar anakmu tuan? "


"kau tidak perlu tau, kau hanya perlu mengambil sample rambutnya saja. aku hanya ingin tau bayi itu anak Andi atau anak orang lain yang sudah merenggut kesucian dari Via"


"baik tuan, kalau begitu saya harus mengganti pakaian agar tidak ada yang mencurigai saya" ucap orang surugan Arga dan berlalu pergi.


"apakah kau putriku, atau kau benar-benar darah daging Andi?"


klik


Andi mematikan video yang baru saja ia tonton . Andi melempar ponsel tersebut ke Semarang arah dan menghampiri Arga dan menjatuhkan pukulan tepat di perut Arga hingga membuat Arga kesakitan.

__ADS_1


"jadi kau yang menodai istriku, dan kau tidak mau mengakui anakmu? kau benar-benar biadab tuan Arga"


bug


bug


Lagi-lagi Andi menghujani Arga dengan banyak pukulan. Arga tidak melawan sekalipun. melihat kemarahan Andi, Arga tau jika bayi mungil yang cantik itu adalah darah dagingnya.


"Andi hentikan" ucap Via


"jangan melarang ku Via, aku hanya ingin memberikan pelajaran untuknya yang tidak bertanggung jawab" balas Andi


Hingga Doni saat melerainya. Setelah ia berhasil melerai Andi dan Arga, Doni menatap Arga dengan tatapan kecewa.


"sudahlah Andi, kamu tidak perlu mengotori tanganmu. lagi pula kamu akan segera pisah dari dengannya. mama semakin yakin kamu cerai sama dia, karena kehadiran anak Har*m itu di tengah-tengah kalian"


"mama"


"Andi" pekik Via yang membentak Andi ketika Andi meninggikam suaranya terhadap ibunya.


"sekarang kita akhiri ini, lagi pula kita menikah cuman gara-gara nenek. jadi tunggu apa lagi, semuanya juga sudah tau"


"Via"


"udahlah Andi, istri kamu ini pengen kalian cepet pisah. dengan begitu dia akan lebih mudah dekat dengan tuan Arga ini, orang jauh lebih kaya dari kamu Andi. Via itu gak kayak aku yang lebih memilih kamu dari pada harta Andi"


Ucapan Rizza berhasil menghasut Andi dan menandatangani surat cerai mereka. setelah menandatangani surat tersebut, Andi pergi meninggalkan ruangan dan disusul oleh Riza dan juga ibunya yang tersenyum puas karena Andi dan Via sudah bercerai.


Sementara itu Via menahan tangisnya didalam dadanya. hingga akhirnya tangisnya pecah di hadapan Arga dan juga Doni yang masih tertegun dengan apa yang baru saja terjadi.


Saat itu Doni yang merasa marah dengan Arga tidak mengatakan apapun terhadap Arga. Doni memilih untuk menghibur Via yang tengah menangis tersedu-sedu.


"nona Via, tenanglah. kau baru saja melahirkan jangan sampai kami tertekan dan bersedih seperti ini. lihatlah putri kecilmu yang masih membutuhkan kenangan dari ibunya. kamu harus bisa tegar untuk outrimu kan? "


Arga yang kini sudah tau jika anak itu adalah darah dagingnya pun mendekat dan hendak menggendong putrinya.


"jangan menyentuhnya, kau bilang anak itu bukan anakmu. dia hanyalah anak dari beberapa pria bukan? jadi sekarang pergilah, anak ini adalah anakku bukan anak siapapun kecuali aku! " tegas Via yang menyeka air matanya dengan kasar.


"apa maksudmu nona Via, kenapa kau berkata seperti itu.. kau ini wanita baik-baik. mana mungkin kami berpendapat seperti itu"

__ADS_1


"mungkin kau memang menganggap ku seperti itu pak Doni, tapi tidak dengan orang lain. orang lain bahkan memudahkan sudah tidur dengan banyak pria. padahal aku dan Andi saja tidak pernah melampaui batas karena kami tidak ingin membuat satu sama lain tidak nyaman. "


_


Lesya dan juga Saga memutuskan untuk pergi kerumah Dikta bersama dengan Yoo joon. mereka tau jika ssat ini mereka tidak aman karena Zora. adalah anak dari seorang mafia.


Ting tung


Dikta membukakan pintu apartemen nya karena sebelumnya Lesya sudah menghubunginya. kedua matanya membulat sempurna ketika mendapati Saga yang masih berdiri tegap di hadapannya tanpa kurang suatu apapun.


Dikta memeluk Saga sekilas "ternyata lo masih idup Ga, gue kira lo benaran udah nggak ada"


"heh cingur lo dijaga Ta, mana bisa gue gak ada semudah itu Ha? "


"iya sorrylah Ga, gue kira lo itu, ah udahlah lupain"


"tapi gimana lo bisa selamat? "


"gue di tolong sama orang yang dulu baik sama gue! "


"dulu? "


"ya itu dulu. sekarang Ormas itu justru orang yang paling pingin ngerusak rumah tangga gua Ta"


"Bodyguard" teriak Zora yang memeriksa kamar Saga.


"dimana Saga? kenapa kalian gak cegah dia pergi hmm? "


Zora kebingungan mencari keberadaan Saga yang tidak ada di kamarnya. bahkan ia mengerahkan semua bodyguard untuk mencari keberadaan Saga.


"maaf non, sepertinya tuan Saga kabur . aku meminta orang CCTV memperlihatkan rekaman beberapa jam lalu. dan ternyata tuan Arga kambur melalui kolam renang di bawah non.


prank


Zora mengamuk, ia meminta untuk segera menemukan Saga. Zora pun memerintahkan semua orangnya untuk mencari kekediamannya.


.


. bersambung

__ADS_1


__ADS_2