
'akhirnya aku sampai di kota ini. Lesya, aku pulang sayang' batin Saga menatap pagar rumahnya yang tidak pernah berubah, hanya catnya saja yang di perbarui dengan warna yang sama.
"apa ini rumahmu Dewa?" Zora benar-benar menuruti ucapan Saga. ia membawa Saga ke sebuah kota yang disebutkan oleh Saga.
Saga mengangguki ucapan Zora, saat itu Saga segera mendekat ke pos satpam. ia meminta seorang satpam untuk membukakan pintu gerbang.
"den Saga? jadi aden masih hidup?"
ucap sang satpam dengan mulut yang menganga dan kedua mata yang melebar.
Seakan tidak percaya sangat satpam melihat majikannya yang dikabarkan dimakan oleh binatang buas sekarang justru berdiri dihadapannya dengan keadaan yang sangat baik tanpa kurang suatu apapun.
"mang bukain pintu gerbangnya mang"
"b-b-baik den"
Satpam tersebut segera membukakan pintu gerbang dan mengantar Saga untuk menemui Lesya didalam.
"ya udah mang, mamang bisa kembali kedapan"
"baik den! tapi saya bersyukur sekali aden ternyata selamat"
"iya mang ini semua berkat Tuhan yang udah nolongin Saga"
"ya udah den mamang kedapan"
Saga melangkahkan kakinya dan memencet bel pintu rumahnya. ia begitu tidak sabar untuk menemui istrinya. binar kebahagiaan terpancar dari kedua matanya yang berharap-harap cemas akan menemui istrinya yang sudah sekian lama tidak ia temui.
ting tung
__ADS_1
ceklek
Melihat seseorang yang membuka pintu membuat Saga mengukir senyumnya dengan lebar.
"Saga" ucap seseorang tersebut, dan tidak lain adalah Yoo joon. Yoo joon langsung memeluk Saga dengan erat.
"iya ini aku Yoo joon" balas Saga disela-sela pelukannya.
"masuklah Saga, temui istrimu"ucap Yoo joon.
" siapa Joonie? " ucap Lesya yang keluar dengan menggendong Elgara.
kedua matanya membulat sempurna melihat seseorang yang sangat ia rindukan selama beberapa bulan terakhir. Lesya berlari dan memeluk Saga dengan sangat erat dengan Elgara berada didalam gendongannya.
Lesya menangis hari mendapati suaminya yang telah lama menghilang bahkan dinyatakan meninggal kini berada didalam pelukannya.
"sayang, apa ini-"
Lesya mengangguk dan menitikkan air matanya terus menerus. seakan ia masih tidak percaya bahwa kali ini keajaiban benar-benar terjadi didalam hidupnya.
"Ini Elgara anak kita Ga"
Setelah Lesya dan Saga melepas rasa rindu mereka, kini semuanya terduduk di ruang tamu dan justru perhatian terfokus kepada Zora yang duduk di sofa seberang Lesya.
"aku berterima kasih karena kamu menyelamatkan suamiku Zora"
Zora mengulas senyum tipis dan kini bangkit berjalan dan menarik Saga hingga Saga bangkit dari duduknya.
"jangan berterima kasih denganku Lesya, seharusnya aku yang berterimakasih. karena kamu meminjamkan suamimu untuk menemaniku selama beberapa bulan terakhir dengan banyak sekali sikap manisnya kepadaku Lesya. bahkan kami sudah menikah, hanya saja Suamimu-"
__ADS_1
"apa yang kamu bilang Zora? menikah? "
"Zora" Saga terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Zora.
_
Andi berdiri didepan pintu kamar Via yang tak kunjung terbuka. andi sangat sabar menunggui Via membukakan pintu, namun karena jam sudah semakin siang dan harus berangkat ke kantor. akhirnya Andi membuka pintu dengan kunci cadangan.
Ketika Andi membuka pintu kamar, ia mendapati ranjang yang kosong. kedua alisnya bertaut dan mencari keberadaan Via. hingga akhirnya Andi mendapati pintu kamar mandi yang sedikit terbuka.
"Astaga Via" Andi melihat Via yang tergelatak dikamar mandi dengan darah yang mengalir di kakinya.
Dengan Panik Andi membawa Via untuk ke rumah sakit. hingga setelah dokter memeriksa Andi masih tetap sangat cemas karena Via yang belum juga sadar.
"maaf Pak, apa bapak ini suaminya? "
"iya dok, saya suaminya"
"begini pak, kita harus mengoperasi pasien. karena kondisinya harus segera dilakukan tindakan operasi sesar pak. ini demi keselamatan bayi dan juga ibunya"
Andi berpikir tentang langkah apa yang akan ia ambil untuk Via, hingga akhirnya ia memutuskan untuk melakukan operasi.
Setelah menyetujuinya, Andi bertambah cemas karena sudah tiga puluh menit Via melakukan operasi.
"Tuhan, tolong selamatkan Istri dan anakku. aku tidak akan memaafkan diriku jika terjadi apa-apa dengan mereka"
.
. bersambung
__ADS_1