
Sesuai rencana keluarga kecil Ayyub hari ini mengunjungi mall terbesar di negara maju itu. Berbagai barang branded terpampang di setiap outlet yang dilewati tetapi sayang, wanita yang kini tengah memegangi tangan buah hatinya itu tidak tertarik sama sekali meskipun suaminya sudah berkali-kali menawarkan.
Dengan sedikit paksaan dan dalih mematuhi suami akhirnya Neera menurut juga saat disana juga terdapat pakaian balita untuk anak mereka.
Triplets yang semangat ikut memilih pakaian yang mereka suka tanpa tau berapa kocek yang harus dikeluarkan ayahnya. Berbeda dengan Neera yang sudah menghela napas melihat belanjaan suami dan anak-anaknya yang sudah pasti bisa membawa pulang satu mobil mewah.
Karena tidak tahan dan geregetan sendiri dengan pilihan Ayyub dan triplet, Neera ikut turun tangan memilah baju yang sekiranya cocok dan nyaman dipakai karena keempat manusia yang kini tengah mengikuti ratu di rumah mereka itu mengambil secara serampangan.
Akhirnya setelah menghabiskan waktu dua jam mereka selesai membeli baju bahkan cukup untuk kebutuhan mereka berbulan-bulan disana.
Seperti biasa Ayyub akan meminta baju matching dengan istrinya bahkan baju tidur juga mau yang sama padahal kebiasaan lelaki tampan itu selalu tidur tanpa atasan jika bukan di musim dingin.
Lelah berbelanja mereka memilih mengistirahatkan diri di restoran sembari mengisi perut kembali sebelum menggunakan energi lagi.
Ayyub sengaja membawa mereka ke restoran mewah yang memiliki fasilitas private sehingga anak dan istrinya bebas makan tanpa khawatir akan tatapan orang-orang. Jujur saja meskipun lelaki itu tidak begitu terkenal di negaranya tetapi kiprahnya yang begitu besar dalam dunia bisnis di negara ini menjadi perbincangan hangat terutama restoran yang mereka singgahi merupakan tempat favorit para pebisnis untuk melakukan perbincangan kesepakatan.
Puas memenuhi isi perut dan bersantai sejenak Ayyub kembali membawa buah hati mereka bermain sepuasnya di arena permainan anak.
Sementara sibuk menemani triplets bermain Ayyub terus memantau istrinya yang terlihat santai memotret kegitan mereka dengab kamera polaroid dan kamera DSLR andalannya.
__ADS_1
Memang sedari awal Ayyub meminta Neera duduk dan beristirahat saja karena kehamilan Neera yang sudah mulai terlihat. Body ibu muda itu semakin berisi dan menambah pesona kecantikannya.
Berkali-kali juga Ayyub menggeretakkan gerahamnya saat melihat para lelaki yang sepertinya mencoba membuka pembicaraan dengannya. Meskipun tidak mendengar dengan jelas tetapi sebagai lelaki ia tau tatapan memuja dari mata para buaya itu. Beruntung Neera adalah istri yang selalu menjaga marwah dan kehormatan suaminya.
Berulang kali juga perempuan itu menolak setiap perbincangan atau malah berjalan menjauh hingga kini wanita itu memilih membeli minuman milkshake di dekat area bermain dan menawarkan triplets yang segera berlari ke dekat bundanya.
Meminum sebentar lalu berlalu lagi seperti pengisian pom bensin. Ayyub yang melalihat kelakuan triplets juga ikut-ikutan dalam aksi tersebut sehingga minuman itu sudah tandas hanya dalam beberapa saat.
Melihat itu Neera kembali membeli smooties berukuran jumbo untuk mereka semua. Kembali seperti semula jika merasa haus mereka akan mendekati Neera di pinggir arena sehingga wanita itu memilih duduk disamping tempat permainan agar memunahkan anak dan suaminya.
Cukup lama Neera bertahan disana hingga akhirnya triplets lelah dan keluar dari arena bermain dan ikut duduk bersama bundanya. Perlahan Neera mengusap keringat ketiganya dengan penuh kasih sayang, beruntung wanita itu selalu siap sedia dengan perlengkapan anaknya kemanapun mereka pergi.
Bukan hanya triplets saja, bapak triplets pun juga ikutan antri diperhatikan ratu hati mereka, lelaki itu sengaja memilih giliran terakhir agar puas bermesraan bersama istrinya.
Sungguh banyak yang harus mereka siapkan karena Neera berencana akan menyetok belanjaannya untuk dua minggu kedepan. Hari-hari yang akan mereka lewati sangat sibuk kedepannya sehingga Ayyub mengikuti kemauan istrinya meskipun ia terkadang khawatir dengan kehamilan istrinya.
Mulai dari daging-dagingan, seafood, sayuran, bumbu dapur, buah hingga keperluan mandi dan rumah Neera beli tanpa terlewat sedikitpun bahkan snack triplets juga tidak lolos dari list ibu muda itu.
Tidak hanya itu makanan kesukaan Ayyub juga menjadi perhatiannya karena mengenyangkan suami juga salah satu kepuasan yang dapat ia tawarkan dalam baktinya kepada suami.
__ADS_1
Setelah menyelesaikan belanjanya mereka memutuskan pulang langsung ke apartemen sementara pakaian mereka sebagian juga sudah Ayyub minta pada pelayan untuk menatanya disana begitu juga sebagian lagi ditinggal di rumah.
Tidak terlalu banyak karena Neera kesini hanya membawa pakaian yang perlu saja beruntung tadi mereka membeli banyak baju sehingga mereka tidak akan kesulitan.
Begitu memasuki basemant apartemen mewah itu Ayyub meminta petugas disana untuk membawa barang belanjaan mereka sementara dirinya memilih menggendong triplets dengan gendongan sehingga ketiga anaknya tetap nyaman.
Ayyub langsung memasuki lift khusus yang hanya bisa dibuka dengan sidik jarinya sendiri, semua orang ikut masuk hingga lift itu berhenti di lantai teratas gedung pencakar langit itu.
Setelah meletakkan belanjaan di sana petugas tersebut pamit pergi yang dilepas rasa terima kasih dan bingkisan makanan oleh Neera.
Jarang-jarang ada penghuni gedung yang begitu memiliki rasa kepedulian seperti wanita cantik itu sehingga membuat lelaki itu sejenak tercenung menerima rasa terima kasih dan bingkisan dari Neera.
Selepas melepas kepergian petugas itu dan menutup pintu Neera segera membereskan belanjaannya dan menyusun semua pada tempat yang seharusnya.
Seperti yang mereka inginkan apartemen ini tidak memiliki asiaten yang tinggal disana, hanya ada petugas yang datang pagi dan sore untuk membersihkan rumah dan loundry.
Selesai berkemas Neera memasuki kamar triplets untuk memastikan kenyaman buah hati mereka. Benar saja, Ayyub ternyata sudah sangat mengerti apa yang harus dilakukan pada ketiga balita itu.
Baju ketiganya sudah berganti dan tentu saja sudah di lap oleh ayah mereka karena wangi ketiganya sudah bukan wangi keringat lagi. Selimut juga sudah menangkring indah di tubuh ketiganya.
__ADS_1
Segera Neera beralih ke kamar utama yang menjadi kamar mereka. Mengetahui Ayyub sedang mandi Neera segera saja menyiapkan baju santai untuk suaminya. Neera sudah sangat hafal kebiasaan pria itu yang lebih memilih kaos longgar tanpa lengan serta celana pendek sebagai pakaian hariannya.
Sembari menunggu Ayyub selesai mandi Neera memilih untuk mandi di kamar mandi lain karena ia merasa sudah sangat gerah. Karena baju yang ia bawa tidak ada terpaksa Neera menggunakan gaun santai yang mereka beli tadi, beruntung di kamar mandi luar juga terdapat perlengkapan mandi baru.