
Seketika mata Neera berbinar melihat banyak album serta pernak pernik kpop yang berada di kotak tersebut.
Neera bukanlah penggemar fanatik kpop tetapi ia hanya penikmat musik mereka yang sering mencover lagu idol korea tersebut.
Seketika ia tersadar dari kekagumannya dan berusaha bersikap biasa di depan Ayyub dan ketiga buah hatinya.
Neera yakin mereka belum mengetahui kegemarannya yang satu ini karena Neera menjaga sekali dunianya ini hanya untuk dirinya.
Suatu hal yang konyol jika Ayyub sampai tau hal ini begitu pikir Neera. Tetapi alangkah lucunya itu bagi Ayyub.
Tentu saja ia sudah tau kegemaran istrinya itu, bahkan ia sudah menonton semua video cover dari istrinya itu.
Sekuat tenaga ia berusaha menahan tawa saat melihat wajah berbinar istrinya yang tiba-tiba berubah menjadi masa bodoh.
Lain halnya dengan triplets, mereka terlihat bingung dengan wajah penuh tanya. Ketika mereka akan mengacak acak berbagai album dan kelengkapan kpop tersebut Neera sempat panik namun ia berusaha menutupinya.
Ayyub ingin melihat seberapa kuat istrinya itu menahan keinginannya untuk tidak menyentuh oleh oleh yang dibawakannya itu, apakah Neera benar-benar tahan akan benda tersebut.
Memang jumlah nominalnya sangat mahal karena Ayyub hampir membelikan semua album keluaran idol disana, tetapi ia berusaha terlihat biasa saja agar dia bisa mengungkap jati diri istri cantiknya itu.
"Sayang, untuk siapa ini semua ?" tanya Neera yang sudah mulai gusar dengan tangan nakal triplets yang sudah mengacak-acak album itu.
"Tidak ada, Uda hanya membelinya saja, mana tau ada yang suka" pancing Ayyub
"Loh tapikan anak-anak gak suka malahan mereka sama sekali tidak tahu" jawab Neera.
"Yasudah kalau begitu untuk kamu saja yang" ucap Ayyub.
"Loh tapi buat apa" ucap Neera berusaha acuh.
"Hmmm begitu, biar saja nanti Uda bakal kasih ke teman-teman yang suka itu. Sayang juga sudah mahal dan susah juga dicari" tentu saja pancingan Ayyub sedikit berhasil.
__ADS_1
"Kalau begitu biar Neera simpan dulu" ucap Neera masih mempertahankan gengsinya.
"Ah tidak usah, biar Uda yang simpan saja. Biar dikirim sebentar lagi"
Seketika Neera menghela napas panjang melihat Ayyub yang sudah membereskan kotak itu dan mengambil benda pipih seperti akan menghubungi seseorang.
Melihat itu Neera semakin gusar dan akhirnya ia menatap Ayyub dan mengambil kardus itu.
"Baiklah, Uda bolehkah ini untuk Neera saja ?" tanya Neera sembari menutup mata.
Melihat itu Ayyub tidak mampu lagi menahan kegemasannya pada istri cantiknya itu. Segera Ayyub menggeser tubuh mungil Neera dan mendudukkan diatas pangkuannya yang tengah bersila.
"Uda tau sayang, Neera sangat menyukai ini bahkan Uda sudah menonton semua video cover kamu" ucap gemas Ayyub sembari memeluk dan menciumi tengkuk Neera.
"Uda, ternyata Uda itu ya, suka gitu deh, kan malu Neera" sungut Neera.
"Uda malah makin gemes lihat kamu kayak gini, jadi pingin makan" gemay Ayyub sembari mengeratkan pelukan dan menggigit pelan tengkuk Neera.
Melihat ayah dan bunda yang tengah berpelukan membuat triplets cemburu dan akhirnya menyerbu sang ayah karena juga ingin dipeluk.
Alhasil terjadilah adegan tubruk menubruk diantara mereka yang berakhir dengan kericuhan akibat digelitik sang ayah.
Sungguh suasana yang hangat, inilah yang membuat Ayyub ingin segera berbagi pada keluarganya. Kebahagian keluarga kecilnya, dengan harapan nanti mereka akan mendapatkan restu dan hidup bahagia.
Sungguh sanggat menguras energi, mereka kini sudah bercucuran keringat dengan sisa-sisa tawa yang enggan berhenti.
"Udah sayang, gimana kalau kita coba baju yang dibelikan ayah ?" tawar Neera mengalihkan ketiga buah hatinya.
"Ayooooo bunda" serentak ketiganya mengambil baju itu.
Dengan lihai Neera memakaikan satu persatu hanbok ke tubuh kecil mereka, tak lupa juga dirinya menata sedikit penampilan ketiganya.
__ADS_1
Begitupun dengan dirinya dan Ayyub, setelahnya Neera mengajak mereka ke tempat yang disebutnya bengkel bunda.
Ayyub yang bingung hanya mengikuti triplets yang sudah berlari dengan semangat. Mereka mengarah pada satu pintu kecil yang sekilas terlihat seperti dinding biasa.
Saat pintu itu terbuka, terlihatlah satu ruangan seperti studio, yang terdapat perlengkapan kamera beserta background, blizt dan sebagainya, dibagian lain terdapat satu perlengkapan rekaman dan disisi lainnya terdapat kaca besar dengan ruangan lepas seperti tempat latihan dance atau olahraga sementara sedikit ke ujung terdapat tiang pole dance yang mengjulang hampir mengenai bagian atas.
Ruangan itu begitu luas jika disatukan, ternyata inilah yang menjadi tempat rahasia istrinya itu, disanalah dunianya berasal.
Tidak heran juga badan istrinya terlihat bagus karena selain olah raga fisik sepertinya istrinya ini juga melakukan olehraga artistik seperti dance, yoga, pole dance dan senam.
Tentu saja Ayyub sudah kesemsem sendiri menahan senyumnya melihat ruang rahasia Neera, bagaimana bisa gadis yang terlihat diam, tegas dan berpendidikan ternyata memiliki sisi lain yang tidak semua orang ketahui.
Sayang sekali ia melewatkannya selama ini, berarti selama menikah dulu Ayyub belum benar-benar mengenal dan memahami istrinya. Hanya Neera lah satu satunya pihak yang memberikan pengertian dan perhatian penuh padanya.
Beruntung saat ini Tuhan memberikan satu kesempatan lagi padanya untuk menebus segala kekurangannya dimasa lalu sebagai suami.
Akhirnya setelah bermain dengan beberapa pengaturan kamera yang diatur Ayyub mereka melakukan beberapa photoshoot dengan menggunakan gaun tradisional korea itu.
Terasa seru memiliki studio sendiri dibawah rumah yang selalu siap digunakan untuk berfoto apapun momentnya.
Bagi Neera itu merupakan hal yang wajar karena bisnisnya yang bergelut dengan dunia fashion akan selalu terkait dengan photografi, ditambah kesibukan sehari-hari yang membuatnya tidak bisa kemana-mana apalagi dengan tiga anak membuat Neera memutuskan untuk melakukan pemotretan modelnya dirumah dengan mendatangkan photografer dan terkadang ia juga mengambil foto dirinya dan triplets juga.
Ruangan ini bisa diatur memiliki studio saja sehingga ruang rekaman dan dance akan tertutup seolah itu tembok dan lagi ruangan ini memiliki pintu akses dari taman yang dibuat kamuflase layaknya bunga.
Sungguh istrinya ini memiliki hal-hal baru yang tiada henti membuat Ayyub terkagum-kagum, gambaran sosok sempurna mungkin melekat pada dirinya.
Akantetapi istrinya itu tidak pernah meninggi ataupun besar kepala pada dirinya, ia tetap bersikap patuh, hormat dan santun pada Ayyub sehingga membuat diri Ayyub sebagai kepala keluarga terjaga marwahnya.
Meskipun Ayyub sejatinya lebih kaya dan berpangkat tinggi juga tetapi ia pernah pada satu posisi yang bisa membuat Neera menyalahkan dirinya bahkan memandang rendah Ayyub atas apa yang telah ia lakukan.
Tetapi istrinya itu malah menerima dan semakin menghargai Ayyub sebagai suami tanpa menampakkan keegoisannya sebagai wanita. Itulah yang membuat Ayyub akhirnya sadar dan semakin mencintai istriny itu
__ADS_1