Mencintaimu Dengan Caraku

Mencintaimu Dengan Caraku
BAB 61


__ADS_3

Sesuai janji Ayyub, hari ini mereka pergi jalan-jalan bersama. Sudah sedari pagi triplets terbangun dan terus mengajak ayah dan bundanya pergi.


Berkali-kali Neera memberi pengertian pada triplets bahwa tempat tujuan mereka belum buka tapi berkali-kali juga mereka menanyakan kapan akan berangkat.


Dengan penuh kesabaran Neera menjawab pertanyaan buah hatinya sembari menyiapkan bekal dan segala keperluan mereka nanti.


Sebenernya subuh tadi mereka sudah bangun untuk ibadah namun Ayyub tertidur kembali setelahnya. Neera membiarkan saja karena Neera tau hari ini akan menjadi hari yang melelahkan bagi ayah mereka.


Setelah selesai dengan semua persiapan, Neera beralih dengan menyiapkan baju triplets. Tentu saja mereka mengenakan baju yang sama dengan warna yang juga sama.


Dengan semangat mereka menuruti sang bunda untuk mandi dan bersiap. Tidak seperti biasanya, kali ini mereka sangat mudah untuk diatur.


Hari ini mereka mengenakan baju kaos putih dengan luaran biru dengan tali hingga pundak menutupi bagian depan kaos mereka dipadukan dengan sepatu dan topi berwarna senada menambak keimutan mereka.


Tidak lupa Neera memberikan lotion dan sun cream ke kulit mereka dan juga cologne baby untuk membuat mereka harum sepanjang hari.


Neera sangat puas setelah melihat wujud tiga makhluk kecil didepannya seperti boneka hidup saja hehe.


Setelah selesai dengan urusan triplets Neera segera membersihkan diri dan membiarkan triplets bermain bersama di kasur mereka sembari Neera memutar musik kesukaan mereka dan menyetelnya ke layar monitor yang ada di dinding kamar mereka.


Sekitar lima belas menit Neera sudah selesai dengan urusan mandinya. Yah bagi perempuan itu tergolong cepat, tapi mau bagaimana lagi Neera sudah terbiasa berpacu dengan waktu mengingat kesibukannya sebagai ibu rumah tangga yang bekerja.


Neera keluar kamar mandi dengan bathrobe yang menempel di tubuhnya sementara rambutnya diikat tinggi seperti ceplokan.


Walau belum berhias sedikitpun tapi entah kenapa melihat Neera seperti itu akan terlihat sangat seksi dan mempesona dengan kecantikan alaminya.


Meskipun tidak semampai seperti model tapi tubuh Neera sangat proporsional, lekukan dari tububnya terlihat sempurna dengan tonjolan bagian depan dan belakang yang membuat banyak perempuan iri padanya, montok terkadang orang menyebutnya.


Melihat suaminya yang masih anteng dalam tidurnya Neera segera menghampirinya dan mengusap dada bidang Ayyub yang tidur telentang.


"Uda bangun, mandi dulu uda nanti kita telat" unar Neera ditelinga suaminya sembari terus mengelus dada Ayyub agar ia terbangun.


Hanya geliatan dan jawaban asal yang diterima Neera namun ia tidak berputus asa. Sekali lagi Neera mencoba kali ini ia memilih untuk membelai pipi suaminya yang sedikit kasar karena rambut halus yang mulai tumbuh.

__ADS_1


"Sayang bangun, ayo anak Uda sudah menunggu dari tadi" usaha Neera kali ini.


"Emmmm, sayang cium dulu" pinta Ayyub yang masih memejamkan matanya.


Segera Neera mendaratkan ciuman di pipi suaminya meskipun Ayyub terus berulah dan belum membuka matanya.


"Ayo sayang bangun, katanya minta dicium udah dikasih malah gak bangun-bangun" ungkap Neera sembari menarik tangan besar suaminya.


Kontras sekali perbedaan antara keduanya, badan Ayyub yang tinggi menjulang serta kekar berotot dengan tubuh mungil Neera tentu saja ini bukan apa-apa baginya.


"Sayang, ciumnya masih kurang, yang disini belum yang" balas Ayyub sembari memonyongkan bibirnya.


"Ini bapak, anaknya ada disini malah minta yang aneh-aneh. Nanti kalo dikasih bakal kebablasan ini" batin Neera sembari terus menarik tangan suaminya yang terasa sia-sia.


Lelah dengan adegan itu Neera memutuskan untuk mengikuti kemauan suaminya, kali ini Neera mencium bibir Ayyub niatnya hanya kecupan singkat tapi naas tubuh mungilnya tertarik badan kekar dengan tinggi 195 cm itu dengan sempurna.


Dengan sekali sentakan Ayyub mengungkung tubuh Neera dan menekan tengkuknya agar ******* bibirnya tidak terlepas dan bisa memperdalam ciumana mereka.


Berkali-kali Neera berusaha menepuk dada bidang suaminya agar berhenti karena triplets masih ada di kamar mereka beruntung ketiganya masih fokus dengan tontonan mereka.


"Sayang, kamu seksi banget wangi lagi. Gimana kalau kita main dulu satu kali" ajak Ayyub dengan kerlingan nakalnya.


"Husssh sayang, Uda gak lihat anak-anak masih disini, jangan sampai Uda mengajarkan hal mesum pada mereka.


Ayyub yang mendengar itu segera mengedarkan pandangannya dan melihat ketiga buah hati mereka terduduk di kasur dan fokus pada layar yang ada di depannya.


Saat Ayyub terpaku pada triplets Neera berusaha bangkit dari tubuh suaminya tapi sedetik setelahnya tertarik kembali karena tangan kekar Ayyub.


"Aaaaaa" sontak teriakan Neera mengalihakan fokus mereka yang ada disana termasuk suaminya yang kini berada dibawahnya. Tentu saja ia kaget karena secara tiba-tiba terjatuh lagi di tubuh Ayyub.


Melihat ayah dan bundanya dengan posisi seperti itu membuat triplets berpikir bahwa mereka sedang bermain dan akhirnya tanpa aba-aba mereka semua mendekat dan ikut menindih tubuh besar ayahnya.


Ayyub yang awalnya tercengang sekarang malah tertawa lepas melihat tingkah ketiga anaknya.

__ADS_1


Dengan sekali gerakan Ayyub mampu membali tubuh triplets dan menghempaskan lembut dikasur, sementara Neera ia gunakan sebagai tameng, hingga terjadilah adegan kekacauan di kamar itu.


Aksi tindih menindih dan dorong mendorong yang akhirnya dimenangkan oleh sang bunda dan ketiga buah hatinya.


Bukannya tidak bisa menang, Ayyub memilih untuk mengalah dan menyimpan tenaganya karena jika digunakan sudah pasti tubuh anak dan istrinya akan sakit akibat tenaga kudanya.


Terlebih lagi sekarang ia bisa merasakan kehangatan tubuh mereka diatas tubuhnya yang masih telentang dibawah.


"Yeayyyyy menang" teriak keempat orang diatasnya yang membuat Ayyub tersenyum hangat dan pasrah.


"Yasudah karena Ayah kalah, jadi Ayah harus mandi dulu, Oke ?" ucap Ayyub pada keempat orang terkasih yang masih anteng diatas tubuhnya.


Serentak ketiganya turun dan membiarkan Ayyub bangkit dan melangkah ke kamar mandi.


Neera juga bergegas ke ruang wardrobe dan mengganti memasang baju dengn warna senada dengan triplet dan suaminya nanti, segera ia mengambil sepatu dan tas untuk nanti dibawa setelah sebelumnya menyiapkan pakaian untuk suami tercintanya.


Sembari menunggu Ayyub bersiap Neera yang cekatan telah selesai membereskan kamar mereka yang seperti kapal pecah dan mengkah keluar bersama triplets dan menyuapi mereka sarapan agar cepat selesai karena di buru waktu.


Setelah semua persiapan selesai dan semua barang sudah dipindahkan ke mobil, Ayyub dan Neera segera mendudukkan ketiga buah hatinya pada dudukan anak yang sudah dipasang di mobil Ayyub.


Memang mereka memilih pergi dengan mobil Range Rover Ayyub yang baru beberapa hari sampai agar lebih leluasa dan legah bagi triplets.


Setelah berdo'a bersama kini mereka melesat meninggalkan rumah sederhana mereka untuk menikmati hari yang akan sangat menyenangkan nanti.



Dear Readers...


Author minta maaf karena kelamaan up karena author patah semangat dengan kontrak mangatoon 😑


Tapi melihat cinta dan respon yang kalian berikan author merasa terharu dan kembali bersemangat. Terima kasih readers tanpa kalian author bukan apa\-apa.


Jangan bosan untuk like dan beri masukan lewat komen, lalu vote juga yaaaa

__ADS_1


Author cinta kalian chu~~~~~


__ADS_2